Dikabarkan Mengalami Tekanan, Ini Komentar Demas Agil

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Dok SPORTKU | 9 September 2017

SPORTKU.COM

Peslalom Demas Agil sempat dikabarkan tertekan atas kekalahannya dari Anjasara, rekan satu timnya. Namun, kini rock star tersebut angkat bicara.

Dua seri yang dilakoni Demas Agil dalam kejuaraan Gymkhana yakni putaran ketiga yang berlangsung di Bandung dan seri gymkhana Asia di Semarang, harus diterima Demas dengan lapang dada. Pasalnya, dalam dua laga tersebut, Demas, harus mengakui kehebatan rekan satu timnya di Toyota Team Indonesia, Anjasara Wahyu. Atas hasil yang kurang memuaskan tersebut, putera Agus Djohansyah, dikabarkan mengalami tekanan.

Ketika dihubungi, Demas, dengan jantan mengatakan bahwa rumor tersebut tidak benar. Dirinya tidak sama sekali merasa tertekan. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang lumrah dalam setiap balapan. "Buat saya tidak ada masalah, orang-orang sempat mikir bahwa saya sekarang tertekan karena punya team mate yang muda-muda. Tadinya saya pikir juga seperti itu," buka Demas.

Baca juga:
MENERKA DOMINASI AGYA 1.2 DI LINTASAN SLALOM PURWOKERTO

Namun, jika ditelisik lebih jauh. Ini bukanlah hal pertama bagi Demas. Ia pun sempat beberapa kali bernaung di bawah tim yang notabene melahirkan Juara Nasional. "Tapi saya lihat lagi ke belakang, team mate saya sebelumnya tidak kalah menyeramkan. Dalam artian, sewaktu saya di Bontang, saya bertandem dengan Valentino, notabene Valen saat itu Juara Nasional F, sementara 2013 saya tidak Juara Nasional, Valen 2013 Juara Nasional di tim yang sama. Kalau bicara beban, saya di bawahnya berarti," sambung Demas.

Tidak hanya itu, dua tahun berikutnya hal serupa juga kembali di alami oleh kakak kandung navigator Febrizky. Bahkan, di tahun tersebut, peslalom yang dijuluki Rock Star ini pun bertandem dengan master slalom Indnesia. "Di tahun 2015-2016, saya bertandem dengan James Sanger, yang sudah tidak kita ragukan lagi kehebatan slalomnya. Jadi kalau dibilang Demas tertekan dengan team mate, saya rasa itu sama sekali tidak masalah," imbuhnya.

Dirinya pun menjelaskan perihal kegagalan yang ia terima saat laga di Bandung dan seri Auto Asia Gymkhana putaran pertama di Semarang. "Dua kejuaraan terakhir yang saya ikuti gagal karena menurut saya itu murni kesalahan saya sendiri. Karena di dua seri awal slalom, saya baik-baik saja. Bahkan menurut pak Memet (General Manager Toyota Team Indonesia), saya membawa semangat baru buat tim, jadi timnya kuat semua dan bagus semua. Alhamdulillah kalau seperti itu, berarti saya bisa membawa nyawa baru di Toyota Team Indonesia," pungkasnya.

Di akhir wawancaranya, Demas, menekankan bahwa dirinya memang tidak tertekan atas permasalahan tersebut. Ia pun berharap bahwa di sisa kejuaraan nanti, dirinya bertekad untuk tidak melakukan kesalahan seperti dua kejuaraan sebelumnya dan strategi yang ia miliki akan berjalan dengan lancar.

  • facebook share

RELATED NEWS

Aksi Nekat Sebastien Buemi

Aksi Nekat Sebastien Buemi

FORMULA 1
Aston Martin Podium di Amerika

Aston Martin Podium di Amerika

CIRCUIT
Toro Rosso Absen Abu Dhabi

Toro Rosso Absen Abu Dhabi

FORMULA 1
Williams Membuka Diri untuk Kubica

Williams Membuka Diri untuk Kubica

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company