Kevin Anderson Capai Final Pertama Grand Slam

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : AP | 9 September 2017

Anderson Capai Final Pertama Grand-Slam

SPORTKU.COM

Kevin Anderson mengalahkan Pablo Carreno Busta dan menjadi finalis tunggal AS Terbuka pertama dari Afrika Selatan sejak 1965.

Anderson, unggulan ke-28, mengalahkan unggulan 12 asal Spanyol 4-6 7-5 6-3 6-4 di New York, Jumat (8/9). Bertengger pada ranking ke-32 di dunia, dia adalah finalis tunggal putra berperingkat terendah di AS Terbuka sejak peringkat ranking dimulai pada 1973.

Petenis berusia 31 tahun itu akan berhadapan dengan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal atau unggulan ke-24 Juan Martin del Potro di final hari Minggu.

Usai kemenangannya, Anderson memeluk istri, saudra laki-lakinya dan pelatihnya Neville Godwin setelah meraih match point. "Saya tidak tahu apakah pelukan bersama tim sesuai pada laga semifinal. Tapi rasanya saya melakukan hal yang benar untuk dilakukan," kata Anderson.

"Ini adalah perjalanan panjang," tambah petenis Afrika Selatan, yang mengatasi cedera pinggul kanan tahun lalu yang sempat mengancam prestasinya di 2017.

Baca Juga:
Maestro Tua Venus Disingkirkan oleh Juniornya di Semifinal AS Terbuka


Kedua petenis pria ini bermain di semifinal Grand Slam untuk pertama kalinya. Anderson yang berusia 31 tahun ini, peringkat 32 dunia, merupakan finalis Grand Slam peringkat terendah sejak petenis berperingkat 38 Jo-Wilfried Tsonga gagal di final Australia Terbuka 2008.

Peluang mereka semakin lengang usai unggulan keempat Alexander Zverev, unggulan ketujuh Grigor Dimitrov dan unggulan kedelapan Jo-Wilfried Tsonga keluar pada putaran awal.

"Grand Slam adalah pertandingan tangguh, kami bermain dengan beberapa pemain terbaik dalam sejarah. Peluang bagus karena mereka memberi kami waktu luang," kata Anderson. Ia juga menyatakan bahwa AS Terbuka adalah laga yang luar biasa sulit di salah satu tahap turnamen tenis terbesar.

Carreno Busta yang memasuki di final lebih cepat, memecahkan servis besar Anderson di game ketujuh dalam perjalanan ke set pertama. Sepertinya petenis Spanyol itu berharap peluang baik, namun saat dia merespons akhirnya kehilangan servisnya di pertengahan set kedua dengan pukulan balasan. Beruntung sebuah forehand terjadi sukses pada garis batas.

Untuk memenangkan laga ini Anderson membutuhkan beberapa inspirasi dan dia menemukannya dengan backhand silang yang membawanya pada satu set. Sekarang petenis Afrika Selatan ini berhasil membuatnya berjalan baik, mendapatkan enam break point di set ketiga, meskipun membutuhkan kesalahan ganda Carreno Busta untuk mengatasi masalah ini.

Sebuah Ace ke-20 menutup set dan ketika Carreno Busta mengarahkan forehandnya untuk menjatuhkan pada posisi keempat, ia meninggalkan Anderson untuk masuk ke final.

Mendekati akhir, laga semakin tegang untuk dinegosiasikan, tapi forehand Carreno Busta membentur jaring, mengantar Anderson naik ke tribun di lap kemenangan.

Dua petenis yang mendapat peluang baik usai absennya sejumlah petenis papan atasus-open-2017-35147725be0f329.jpg

 

Baca Juga:
Tuntaskan Vandeweghe, Keys Jumpa Stephens Di Final
Merdunya Para Petenis Dunia Bernyanyi

 

 

Save

  • facebook share

RELATED NEWS

Piala-Davis: Penantian 16 Tahun Prancis

Piala-Davis: Penantian 16 Tahun Prancis

TENNIS
ATP Finals Cetak Sejarah Baru

ATP Finals Cetak Sejarah Baru

TENNIS
Kalah, Federer Tetap Bahagia

Kalah, Federer Tetap Bahagia

TENNIS
Federer Belum Terkalahkan di London

Federer Belum Terkalahkan di London

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company