Kaisar Sepakbola Bernama Franz Beckenbauer

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Twitter Franz Beckenbauer | Editor: Andi Wahyudi | 11 September 2017

Kaisar Sepakbola Franz Beckenbauer

SPORTKU.COM

Banyak pemain bertahan yang bagus di dunia sepakbola, namun tak ada yang menandingi Sang Kaisar Franz Beckenbauer.

Beckenbauer tak diragukan lagi merupakan salah satu bek terbaik dalam dunia sepakbola. Berposisi sebagai libero. Beckenbauer dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan memimpin. Selain itu, meski berposisi sebagai pemain bertahan, namun ia juga piawai dalam menyerang. Hal itu dibuktikan dari raihan 54 gol yang dicetak selama karir sepakbola.

Kemampuan dalam membangun serangan didapat oleh Beckenbauer yang pernah berposisi sebagai sayap ketika berlatih sepakbola bersama SC München 06 di usia 13 tahun hingga ia tampil sebagai pemain profesioanal pada Juni 1964 dengan membela Bayern Muenchen.

Bayern sendiri sebelumnya merupakan klub nomor dua di Jerman, bahkan di Kota Munchen sendiri, kesebelasan TSV 1860 yang lahir lebih dahulu sudah jauh populer. Hal ini membuat setiap anak laki-laki di kota tersebut berkeinginan membela klub berjuluk The Lions tersebut.

Baca juga
Egy Maulana Diincar Semen Padang

Bahkan Beckenbauer kecil pernah memiliki keinginan untuk membela TSV. Namun, Sang Kaisar kecil akhirnya memilih Bayern lantaran mendapatkan serangkain kekerasan fisik saat tim yang ia bela, SC München tampil di final melawan TSV di turnamen junor. Hal inilah yang membuat pemain yang dikenal dengan nomor punggung 5 itu memilik klub rival.

Bagi Bayern, kehadiran Beckenbauer adalah anugerah. Kehadiran sang pemain membuat klub tersebut akhirnya naik citra dari tim semenjana (menengah) menjadi tim papan atas. Selama 14 tahun, Sang Kaisar sukses mengantarkan klub tersebut menjuarai 13 gelar, termasuk tiga gelar Liga Champions yang diraih secara beruntun.

Selama bermain bagi Bayern, Beckenbauer yang awalnya berposisi sebagai sayap kemudian berevolusi sebagai seorang libero. Di posisi baru tersebut, ia menjadi pemain yang benar-benar menunjukan kejeniusannya.

Baca juga
Slalom Pick Up Semakin Kompetitif

Hal yang membuat nama Beckenbauer dikenang sebagai seorang libero adalah ketika ia merevolusi peran sweeper yang sebelumnya hanya bertahan dengan menyapu bola, namun apa yang ditunjukan oleh pria kelahiran Munchen itu berbeda. Ia justru berperan dalam memulai penyerangan bagi tim, bahkan mencetak gol.

Beckenbauer menciptakan taktik ini, dan menjadikannya sebagai bagian dari sepakbola modern dengan menambah peran libero untuk bisa menyerang.

Beckenbauer dan Piala Dunia

Franz Beckenbauer (Twitter)

franz-beckenbauer-twitter--1196634e127d2e8.jpg

Dapat dikatakan bahwa ajang Piala Dunia-lah yang membuat nama Beckenbauer menjadi harum. Meski gagal di dua Piala Dunia, namun pada Piala Dunia 1974 akhirnya, Sang Kaisar sukses meraih penghargaan tertinggi di ajang sepakbola dunia. Pemain yang sudah tampil di Piala Dunia sejak berusia 20 tahun itu sukses mengantar Jerman (Barat) sebagai kampiun dengan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

Sang lawan Belanda, yang kala itu dikenal memiliki taktik Total Football yang tampil dengan menekan alias pressing, namun kalah dengan kokohnya pertahanan Jerman yang dikomandoi oleh Beckenbauer yang menjadi kapten.

Baca juga
Indonesia Peringkat 8 Dunia

Nama Beckenbauer juga tercatat sebagai pria yang sukses memenangkan gelar Piala Dunia baik sebagai pemain maupun pelatih. Sebagai pelatih ia sukses memenangkan gelar ini pada tahun 1990 ketika sukses mengantarkan Der Panzer juara dengan mengalahkan Argentina dengan skor tipis, 1-0.

Julukan Der Kaiser

Julukan Sang Kaisar yang disematkan kepada Beckenbauer sendiri tak hanya merujuk pada kemampuannya dalam memimpin pertahanan. Namun, julukan tersebut nyatanya memiliki dua versi yang berbeda.

Yang pertama adalah, julukan Der Kaiser adaah pemberian media usai Beckenbauer berfoto dengan Kaisar Austria, Franz Joseph pada tahun 1968. Karena yang satu adalah kaisar dari Austria, maka yang satunya adalah kaisar dalam sepakbola.

Yang kedua, julukan itu didapat setelah Beckenbauer sukses “mematikan” Reinhard Libuda, penyerang Schalke yang sempat mendapatkan julukan sebagai Konig von Westfalen (Raja Westphalia). Media percaya bahwa sang raja telah ditaklukan.

Apapun maksud dari arti panggilan Der Kaiser alias Sang Kaisar yang diberikan kepadanya itu adalah sebuah penghargaan atas keterampilannya dalam mengolah bola.

Baca juga
Ade Elvira Masih Terkendala Suspensi

  • facebook share

RELATED NEWS

Wahyu Nugroho Dalami Dua Peran

Wahyu Nugroho Dalami Dua Peran

PROFILE
Tody Ramadhan, Pereli Muda Bertalenta

Tody Ramadhan, Pereli Muda Bertalenta

PROFILE
Cassano dengan Segala Keunikannya

Cassano dengan Segala Keunikannya

PROFILE
Idola Offroader Julian Johan

Idola Offroader Julian Johan

PROFILE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company