Meski Juara, Irwan Ardiansyah Akui Kewalahan di Kejurnas Supermoto Jogja

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | 11 September 2017

Irwan Kewalahan di Kejurnas Supermoto

SPORTKU.COM

Sulit memprediksi siapa yang keluar menjadi juara di Seri 2 Kejurnas Supermoto 2017 akhir pekan kemarin, 9-10 September.

EW702Sports selaku penyelenggara Kejurnas Supermoto bertajuk Indonesia Supermoto Championship (ISC) kali ini menantang para pebalap untuk berjibaku di sirkuit nonpermanen Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta. Banyak top rider yang ikut menampilkan aksinya di trek sepanjang 1,1 kilometer.

Banyaknya peserta anyar yang masuk kategori pebalap unggulan Tanah Air menjadi salah satu pemicu menariknya balapan kali ini. Mereka yang di seri 1 tak ikut balapan mencoba untuk memcari kemenangan di Seri 2. Namun justru mereka berhasil tampil mendominasi sepanjang lap.

Salah satu pebalap yang baru turun di seri 2 ini adalah Irwan Ardiansyah. Pebalap senior yang juga mantan crosser ini turun di satu kelas saja, yakni SM 250 Pro. Dalam kategori kelas Kejurnas tersebut, Irwan mampu menumbangkan para lawannya. Balapan selama 315menit plus 2 lap mampu dia lalui dengan mudah.

Meski berhasil mencatatkan waktu tercepat, namun pebalap yang kini lebih sering turun di ajang balap road race itu juga mengaku kewalahan. Diakuinya, banyaknya pebalap muda membuat Irwan harus menyiasati mereka agar bisa tetap bertahan di posisi terbaiknya.

Baca Juga
Hasil Lengkap Seri 2 Kejurnas Supermoto Jogja 2017

"Di Seri 2 ini saya hanya turun di satu kelas saja, SM 250 Pro. Persaingannya cukup berat, lawannya anak-anak muda. Ada Diva Ismayana, Doni Tata, Farhan Hendro juga Himlan Maksum," cerita Irwan, pebalap asal Yogyakarta.

Akan tetapi meski usaianya sudah tak muda lagi, Irwan justru yang mendominasi permainan. Dia juga mampu menumbangkan pebalap muda Farhan Hendro yang pada Seri 1 lalu di Sirkuit Gokart Sentul Bogor, Jawa Barat berhasil keluar sebagai jawara. Farhan pun harus puas di urutan ke-2.

Sementara itu mengenai sajian trek, Irwan mengaku cukup puas. Kombinasi trek aspal dan tanah menurutnya sudah sesuai dengan karakter supermoto. "Sirkuitnya bagus, sudah layak sekali dan karakternya pas dengan supermoto. Balapan juga berjalan lancar tanpa insiden," imbuhnya.

Menurut Irwan, balapan supermoto meski baru digelar tahun ini ke depan bakal lebih meriah. Diyakininya, balapan supermoto akan terus mampu memikat pebalap-pebalap Indonesia.

"Kalau event bagu, ke depan bakal ramai. Tingga sedikit saja penyempurnaan, menurut saya sebaiknya habis finish setiap race langsung podium. Karena sekarang begitu, baik balap road race maupun motocross," pungkasnya.

Baca Juga
Ikuti Tren, Yamaha Lahirkan Tiga Warna Baru MT-25
Atlet Sepeda DH Indonesia Popo Terbaik di Asia

  • facebook share

RELATED NEWS

Dinamika Aksi Fitriansyah Kete

Dinamika Aksi Fitriansyah Kete

MOTOPRIX
Tim Balap DAM Juara Nasional

Tim Balap DAM Juara Nasional

MOTOPRIX
Yamaha Juara Umum Kejurnas Motoprix

Yamaha Juara Umum Kejurnas Motoprix

MOTOPRIX
Rafid Topan Gantung Helm?

Rafid Topan Gantung Helm?

MOTOPRIX

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company