Penutupan Transfer Lebih Awal, Solusikah?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Skysports | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: skysports,sportmanship | 13 September 2017

SPORTKU.COM

Klub-klub kontestan Liga Primer Inggris telah sepakat untuk menutup bursa transfer pemain lebih awal untuk musim depan. Akankah berdampak signifikan?

Hasil ini didapat setelah perwakilan masing-masing klub melakukan pemungutan suara pada Kamis (7/9) lalu. Hasilnya, dari 20 kontestan liga tertinggi sepakbola di Inggris tersebut, sebanyak 14 klub setuju dengan adanya perubahan waktu tenggat transfer.

Sementara lima klub, termasuk duo Manhester, Manchester United (MU) dan Manchester City (Man City) tidak setuju. Sementara, Burnley yang merupakan klub promosi menyatakan abstain atau tidak memberikan suara.

Adapun hasil dari pemungutan suara ini adalah nantinya seluruh aktivitas bursa transfer akan ditutup sebelum laga pembuka musim bergulir. Hal ini mengubah tradisi kegiatan jual beli pemain yang sebelumnya ditutup pada 31 Agustus.

Penerapan tanggal baru sendiri hanya ditujukan kepada sesama peserta Liga Inggris dalam hal jual beli pemain. Meski begitu, klub masih bisa menjual pemain ke klub lainnya di luar Inggris lantaran perbedaan dalam masa penutupan bursa transfer.

Baca juga
Yamaha Umumkan Pengganti Valentino Rossi

Selain itu, penutupan bursa transfer sendiri di Inggris sementara waktu hanya akan berlaku bagi peserta Liga Primer Inggris. The Football League, yang mencakup strata kedua, ketiga, dan keempat sepak bola Inggris, belum mengubah waktu terkait bursa transfer. Namun, perubahan serupa masuk dalam agenda untuk pertemuan klub-klub mereka pada 21 September.

Adanya perubahan keputusan terkait penutupan bursa transfer kali ini lantaran untuk menghindari situasi yang tak menyenangkan yang didapat oleh klub-klub kontestan Liga Primer Inggris lantaran mereka kerap kehilangan pemain andalan mereka di menit-menit akhir jelang penutupan transfer.

Hal ini membuat banyak manajer klub kebingungan. Pasalnya, ia akan kesulitan dalam mengatur komposisi tim. Apalagi, liga sendiri sudah bergulir sudah sejak jauh hari atau sebelum penutupan jendela transfer.

Musim ini tercatat dua pemain yang dilepas jelang penutupan bursa transfer, yakni Gylfi Sigurdsson dan Alex Oxlade-Chamberlain. Kedua pemain sebelumnya masuk dalam rencana tim asalnya musim ini, namun keduanya harus dilepas oleh klub asalnya meski liga telah dimulai.

Kasus nyaris serupa banyak ditemui. Philippe Coutinho misalnya yang tak dimainkan oleh Liverpool dengan alasan cedera. Namun banyak yang menilai ia tak diturunkan lantaran sang ingin pindah ke Barcelona. Bahkan sang manajer, Jurgen Klopp mengaku bahwa agar bursa transfer ditutup lebih awal agar ia bisa berkosentrasi dalam mengatur racikan taktiknya.

Baca juga
Hijabers Penggila Adventure Trail

”Secara pribadi, sebenarnya kami tidak mempunyai rencana terbaik untuk membuka musim dengan sempurna dan kami juga belum berpikir tentang persiapan ketika musim dibuka,” ujar Klopp seperti dikutip dari Daily Mail.

”Bursa pasaran telah mengalami perubahan pesat. Namun, saya merasa semua akan merasa lebih baik lagi apabila seluruh pemain kami bisa bergabung pada sesi latihan lebih awal dari perkiraan,” sambungnya.

Keputusan untuk menutup bursa transfer lebih awal juga mendapatkan dukungan dari pemilik klub Serie A. tak tanggung-tanggung, Tiga tim besar asal Italia, yakni Juventus, Inter Milan dan AC Milan sepakat dengan apa yang dilakukan di Inggris musim depan.

“Jendela transfer yang panjang membuat banyak kekacauan, sebuah klub yang dikelola dengan baik berhasil dengan merencanakan sebuah kebijakan transfer. Bursa transfer harus dibatasi, Anda tidak mungkin kehilangan pemain saat liga sudah dimulai,” ujar Beppe Marotta, Direktur Juventus dikutip dari Sportmanship.

Baca juga
Tim Balap KFC Siap Tanding di Maluku

"Jujur bursa transfer terlalu panjang dan ini menyebabkan masalah bagi pelatih yang sudah bermain pertandingan resmi,” ungkap Massimiliano Mirabelli, Direktur Olahraga Milan.

"Saya setuju dengan penutupan jendela transfer beberapa hari sebelum dimulainya musim ini. Akan baik jika semua Federasi dapat mematuhi peraturan ini, karena ini merupakan pasar global di tingkat Eropa, jadi kita membutuhkan cara yang sama untuk semua orang," kata Piero Ausilio, Direktur Olahraga Inter.

Meski demikian, tak semua setuju, salah satunya berasal dari Mark Schwarzer yang merupakan mantan kiper Chelsea. Ia menganggap akan ada kehebohan juga kekacauan dalam bursa transfer musim depan. Pasalnya, jadwal penutupan tak jauh dari dari ajang Piala Dunia, sehingga tenggang waktu menjadi singkat.

"Musim depan akan jauh lebih kacau karena para pemain akan pergi dan bersiap untuk Piala Dunia. Sementara mereka di Piala Dunia, sangat sedikit pemain yang akan menginginkan transfer karena mereka bakal mau berkonsentrasi ke turnamen itu," ujarnya dikutip dari Skysports.

"Para pemain kemudian kembali ke klub pada bulan Juli dan dengan musim depan dimulai lebih dini, akan ada sebulan yang hanya berisi kekacauan (transfer)," sambungnya.

Dari sini dapat kita simpulkan bahwa ada dampak positif dalam perubahan terkait kebijakan transfer musim depan, namun dampak negatif juga perlu dilihat sehingga klub harus pasang kuda-kuda lebih awal, terutama dalam membeli pemain incaran.

Baca juga
Semarak Putaran Keempat GT-Radial Gymkhana

  • facebook share

RELATED NEWS

Upaya Jack Wilshere untuk Bangkit

Upaya Jack Wilshere untuk Bangkit

HOT ISSUE
Pesepakbola Pertama Pengguna Kaca Mata

Pesepakbola Pertama Pengguna Kaca Mata

HOT ISSUE
Indonesia Juara ASEAN Para Games

Indonesia Juara ASEAN Para Games

HOT ISSUE
Saturday French Automobile Meet-Up 2017

Saturday French Automobile Meet-Up 2017

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company