Suparni Pecahkan Rekor Asia di Nomor Tolak Peluru

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 21 September 2017

Suparni Pecahkan Rekor Asia

SPORTKU.COM

Atlet atletik difabel Indonesia, Suparni Yati, pecahkan rekor Asia di nomor tolak peluru F20 putri di ASEAN Para Games 2017.

Berlaga di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Rabu (20/9), tolakan Suparni tercatat sejauh 11,03 meter. Hasil ini sekaligus menggeser rekor atlet Malaysia atas nama Nursuhana binti Ramlan yang dibuatnya sejak tahun 2012 dengan 10,71 meter, di Paralimpiade London 2012 lalu.

Nursuhanna sendiri harus puas memperoleh medali perak di tolak peluru F20 kala tampil di rumahnya sendiri dalam ASEAN Para Games IX/2017 ini, lantaran tolakannya hanya mampu sejauh 9,66 meter tak mampu melewati torehan dari Suparni.

Sedangkan medali perunggu di nomor ini juga didapatkan atlet Malaysia Noor Imanina dengan jarak tolakan 9,6 meter.

Prestasi tersebut pun disambut gembira oleh Suparni yang baru pertama kalinya mengikuti ASEAN Para Games. Wanita berusia 24 tahun itu menyebut kunci kemenangan dirinya adalah latihan yang giat. "Selain berlatih dengan giat juga ada campur tangan pelatih dan dukungan orang tua," ujar Suparni.

Ingin Tampil di Asian Games 2018 dan Paralimpiade 2020

Mengulik sedikit tentang pemecah rekor Asia, Suparni mengaku jika bapak angkatnya yang bernama Jasman, yang memiliki peran besar atas prestasinya ini, pasalnya ia yang mengenalkan olahraga tolak peluru ini terhadapnya, sehingga selain bapak angkat, Jasman juga berperan sebagai pelatih.

Baca juga
Intersport Rambah dunia Aplikasi Digital

"Saya sudah mencoba mengangkat bola besi peluru itu sejak duduk dibangku sekolah dasar. Bapak angkat, yang memang dekat dengan keluarga saya, yang mengajak saya untuk berlatih sampai akhirnya saya bisa ikut Pekan Olahraga Daerah di Bengkalis, Riau tahun 2009," tutur Suparni bercerita.

Kemudian, pengalamannya sebagai atlet semakin terasah usai mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XIV di Riau tahun 2012. Prestasi yang cemerlang kemudian membawanya ke Peparnas XV di Jawa Barat tahun 2016 di mana dia berhasil menggondol dua emas dan satu perak.
"Dari sana saya kemudian dipanggil ke pemusatan latihan nasional untuk ASEAN Para Games 2017," ujar perempuan berusia 24 tahun itu.

Sebagai informasi, para atlet tolak peluru kategori F20 adalah mereka yang memiliki keterbatasan kecerdasan atau IQ. Para atlet itu mempunyai IQ di bawah 75. Meski demikian, semua kekurangan tidak menjadi pembatas bagi seorang Suparni Yanti untuk berjuang meraih prestasi tertinggi. "Semua itu karena latihan yang giat dan berkat dukungan pelatih," tambah Suparni.

Pasca APG di Malaysia ini, Suparni berjanji akan terus berlatih dan berusaha. Medali emas di ajang ini, belum membuatnya puas. "Saya mau mendapatkan prestasi yang lebih tinggi lagi. Semoga kelak bisa berkompetisi di Asian Games 2018 di Indonesia dan Paralimpiade 2020 di Tokyo," pungkas Suparni dengan nada optimis.

Baca juga
Final FISE Edmonton

  • facebook share

RELATED NEWS

Atlet Wushu akan ke Tiongkok

Atlet Wushu akan ke Tiongkok

ACTUAL
Inilah Maskot Asian Para-Games

Inilah Maskot Asian Para-Games

ACTUAL
Atlet Difabel Indonesia Jadi PNS

Atlet Difabel Indonesia Jadi PNS

ACTUAL
UI Juara Kompetisi Perahu

UI Juara Kompetisi Perahu

ACTUAL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company