Michael Van der Mark Jadi Korban PHP Yamaha

Text : Suhartono | Photo / Video : Youtube | 27 September 2017

SPORTKU.COM

Nasib kurang beruntung dialami oleh Michael Van der Mark. Dirinya jadi korban PHP tim balap Yamaha.

Yamaha dianggap sebagai PHP alias Pemberi Harapan Palsu terhadap pebalapnya Van der Mark. Pebalap muda asal Belanda yang kini menjadi andalan tim Pata Yamaha di ajang World Superbike (WSBK) itu sebelumnya dikabarkan akan membalap di ajang MotoGP. Dirinya ditunjuk Yamaha untuk menggantikan posisi Valentino Rossi yang tengah cedera.

PHP yang diterima Van der Mark bermula saat Yamaha mengumumkannya sebagai pengganti Rossi. Bahkan Yamaha merilis peryataan resminya saat itu di situs resminya. Di mana dalam pernyataan resminya tersebut, pabrikan asal Jepang ini mengumumkan jika Van der Mark sebagai pengganti Rossi untuk putaran balap MotoGP di Sirkuit Aragon, Spanyol.

"Ini hampir tidak mungkin bagi Valentino (Rossi) untuk fit saat balapan di Aragon, Yamaha memutuskan untuk mencari pengganti yang mampu. Kami memutuskan bahwa Michael van der Mark harus memiliki kesempatan kali ini. Tidak pernah mudah untuk masuk menggantikan pebalap lain dan bahkan lebih sulit untuk menggantikan Valentino Rossi, tapi kami percaya bahwa Michael memiliki semua kredensial dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan dengan baik," ungkap Jarvis saat itu.

Tentu pengumuman tersebut menjadi kabar bahagia sekaligus mengagetkan bagi Van der Mark. Sebab dirinya merupakan pebalap anyar di kubu Yamaha yang baru mulai bergabung sejak awal musim 2017. Pebalap muda kelahiran 26 Oktober 1992 silam ini sebelumnya membalap untuk pabrikan Yamaha.

Pilihan Yamaha kepada Van der Mark memang dirasa tepat. Di tahun pertamanya bersama Yamaha, saat ini Van der Mark menduduki posisi ketujuh di klasemen sementara WSBK 2017. Dua tempat di belakang rekan setimnya Alex Lowes. Van der Mark juga memiliki peran penting bagi Yamaha. Di mana bersama Lowes, dia meraih gelar untuk memenangkan ajang Suzuka 8 Hours 2017.

"Saya belum pernah menunggangi motor MotoGP sebelumnya, jadi ini akan menjadi pengalaman baru bagi saya. Saya sangat penasaran untuk melihat bagaimana rasanya mengendarai mesin semacam itu. Saya sadar tidak akan mudah menjalani sesi latihan resmi tanpa pengujian sebelumnya. Meski begitu, saya sangat berterima kasih kepada Yamaha atas kesempatan ini. Saya yakin ini akan menjadi pengalaman belajar yang hebat," sambut Van der Mark.

Dipercaya untuk menggantikan posisi Rossi di tim Movistar Yamaha, membuat Van der Mark semakin termotivasi. Ini terlihat saat dirinya melakoni balapan di Seri 11 WSBK 2017. Pada balapan yang digelar di Portimao, Portugal tersebut, Van der Mark bikin kejutan denga meraih podium ke-2 pada Race 2.

Baca Juga
Ditinggal Vinales, Suzuki Kok Melempem?

Namun sayang, mimpi Van der Mark untuk menggantikan Rossi harus kandas dan tak bisa terwujud. Sebab secara mengejutkan, Rossi muncul ke publik jika dia siap untuk melakoni balapan di Aragon. Meski saat itu kondisi Rossi masih dalam cedera di kaki kanannya. Namun tetap dirinya memaksa untuk balapan.

Ya, Rossi mengambil keputusan penting dalam karirnya sebagai pebalap profesional papan atas. Pebalap Italia tersebut melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan kebugaran fisiknya bersama Yamaha R1 dengan sejumlah putaran di Sirkuit Misano. Dari uji coba tersebut, Rossi akhirnya memutuskan untuk turun balap di Sirkuit Aragon pada 23-24 September.

Sebelum resmi turun balap, Rossi masih diwajibkan menjalani berbagai uji coba untuk benar-benar memastikan jika dirinya bisa ikutan. Kondisi oke, Rossi pun ikut serta di sesi latihan bebas pertama. Usai sesi latihan bebas pertama, tim medis kembali mengecek secara keseluruhan apakah pebalap 38 tahun ini benar-benar siap untuk bersaing dalam perebutan poin. Dan hasilnya, Rossi dinyatakan layak untuk balapan di Aragon. Pernyataan tim medis membuat nasib Van der Mark menggantung.

Sekadar info, pada tanggal 31 Agustus lalu Rossi mengalami kecelakaan saat latihan dengan motocross. Pasca kecelakaan, Rossi harus menjalani operasi. Setelah operasi di kaki kanannya, dokter menyarankan agar pebalap Italia itu melakukan istirahat total dari aktivitas balapnya selama 30-40 hari.

Atas saran dokter tersebut, maka Rossi juga harus absen balap di Misano belum lama ini. Saat itu Yamaha tidak menunjuk pebalap lain untuk menggantikan Rossi. Di mana Maverick Vinales menjadi satu-satunya andalan Yamaha di Misano. Namun kini sebagai antisipasi, Yamaha telah menunjuk Van der Mark untuk menggantikan Rossi jika terpaksa harus absen di Aragon yang akhirnya gagal.

Sementara itu, penampilan Rossi di Aragon cukup mengejutkan. Meski dengan kaki masih cedera, Rossi berhasil memberikan penampilan apiknya. Di mana pada saat kualifikasi, Rossi mampu mencatat waktu tercepat ketiga dan memulai balapan dari posisi baris terdepan. Namun saat balapan, Rossi harus puas berada di posisi ke-5.

Baca Juga
MRT Dhevara Racing, Tim Balap Hasil Proyek Pertemanan (Video)
5 Pebalap Indonesia di Kejuaraan Dunia

  • facebook share

RELATED NEWS

Milan Masih Mencari Jati Diri

Milan Masih Mencari Jati Diri

TOPIC OF THE WEEK
Slalom Masuk Agenda PON

Slalom Masuk Agenda PON

TOPIC OF THE WEEK
Red Flag Kontroversial Kejurnas IRS

Red Flag Kontroversial Kejurnas IRS

TOPIC OF THE WEEK
Bila Liga 1 Bubar

Bila Liga 1 Bubar

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company