Mark Cavendish: Ini Musim Terberat Saya

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Cyclingnews | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Cyclingnews | 29 September 2017

SPORTKU.COM

Mark Cavendish akan berlomba sampai dengan Paris-Tours (10 Oktober) dan London Six-Day (24-29 Oktober) hingga akhir musim ini

Musim 2017 diakui Cavendish sebagai musim yang penuh derita dan paling sulit dalam karirnya. Cavendish menyelesaikan dua hari balapan bergengsi Giro della Toscana pada hari Rabu dan berbaris untuk balapan Coppa Sabatini, yang sama kerasnya, dengan memainkan peran domestique untuk timnya. Dia mengakui akan memiliki sedikit kesempatan untuk menambah penghitungannya, yang hanya dengan satu kemenangan pada 2017, namun membutuhkan balapan, setelah absen sepanjang musim.

"Saya harus terus balapan tahun ini sehingga saya tidak mempengaruhi tahun depan. Saya hanya memiliki sedikit balapan karena penyakit dan cedera yang harus saya hadapi. Saya tidak mengejar kesuksesan. Saya realistis tentang itu, saya hanya akan mengendarai sepedaku dan membantu tim," kata Cavendish di Tuscany.

"Saya akan berlomba sampai Paris-Tours, saya bahkan sempat bersaing di Tur Guangxi. Tapi berbenturan dengan London Six Day, yang saya jalani dengan Pete Kennaugh," tambahnya.

Baca juga:
BROMPTON RECALL RIBUAN UNIT SEPEDANYA

Cavendish memenangkan sebuah etape di Abu Dhabi Tour, pada bulan Februari lalu. Namun, dia berjuang di Tirreno-Adriatico dan akhirnya didiagnosis menderita virus Epstein-Barr (Mononucleosis) pada pertengahan April silam.

Ia kemudian menghabiskan musim semi dengan hati-hati untuk dapat pulih dari virus dan berhasil kembali berlomba di Tour de France. Dia terjatuh saat sprint untuk meraih kemenangan di etape ke Vittel, setelah Peter Sagan mengubah jalurnya dan selanjutnya Sagan didiskualifikasi dari balapan, sementara Cavendish menderita patah tulang belakang yang membutuhkan perawatan selama beberapa minggu dan pemulihan.

Cavendish kembali ke balap di Tour of Britain pada September. Namun ia tidak cukup fit untuk berlomba pada Kejuaraan Dunia di Bergen. Dia telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk pemulihan dari penyakit dan cedera.

"Ini adalah musim terberat saya," Cavendish mengakui. "Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan sebelum itu mempengaruhi Anda. Saya cukup kuat mental. Tapi saat ini sudah sulit. Saya masih suka mengendarai sepeda tapi sulit saat Anda sedang mengejar performa. Ini adalah pekerjaan saya juga, sebagai gairah hidup saya. Jadi saya harus melanjutkannya. Saya masih termotivasi," pungkas Cavendish.

Mark Cavendish saat memenangkan stage satu Abu Dhabi Tour

mark-cavendish-terserang-virus-34280e33c31f48e.jpg

Baca juga:
DIGUYUR HUJAN, MAX VERSTAPPEN UNGGUL DI FP1 GP MALAYSIA

  • facebook share

RELATED NEWS

Froome Raih Velo d'Or

Froome Raih Velo d'Or

RIDER
Legenda John Tomac (3)

Legenda John Tomac (3)

RIDER
Legenda John Tomac (2)

Legenda John Tomac (2)

RIDER
Legenda John Tomac (1)

Legenda John Tomac (1)

RIDER

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company