Mobil Balap Retro Masih Berjaya

Text : Suhartono | Photo / Video : Dok. Indonesia Retro Race | Editor: Andi Wahyudi | 3 October 2017

Mobil Balap Retro Masih Berjaya

SPORTKU.COM

Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) masih menjadi event balap paling bergengsi di Tanah Air.

Sebagai salah satu ajang balap paling menarik perhatian, laga ISSOM sudah sepatutnya menjadi event bergengsi di Indonesia. Lewat ajang ISSOM pula, para pebalap dan tim saling adu gengsi. Siapa yang bisa menang di setiap serinya pastinya akan menjadi pebincangan hangat publik.

Perebutan gelar juara yang tak kalah menegangkan juga terjadi di kelas retro. Tak bisa dipungkiri, kelas retro juga berhasil menyita banyak perhatian. Kelas ini menjadi salah satu yang paling banyak diminati pebalap. Buktinya, dalam setiap serinya, puluhan pebalap mengisi grid position.

Meski menyandang sebagai mobil tua, namun performa tak bisa dibilang lapuk. Justru sebaliknya, mobil retro tampil semakin gaya dengan performa mesin luar biasa dari racikan para mekanik. Itulah gambaran yang terjadi di setiap seri ISSOM untuk kelas bergengsi Indonesia Retro Race.

Tahun 80-90an merupakan era The Golden Age. Apapun yang lahir pada rentan waktu tersebut tergolong long lasting, atau dapat diterima di sepanjang zaman. Termasuk di dunia otomotif, meskipun mobil kelahiran tahun tersebut tergolong tidak muda lagi, generasi baru pun masih banyak yang suka dan tertarik ingin memilikinya.

Berbekal mesin mumpuni, balapan mobil-mobil retro masih saja menarik untuk ditonton. Seperti yang terjadi di Seri 4 belum lama ini. Balapan yang dihelat di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat tersebut menjadi sajian apik para penghobi balap. Terlebih lagi balapan harus dilakukan saat kondisi hujan.

Baca Juga
MPM Ajak Bikers Honda CBR250RR Jelajahi Gunung Bromo

Meski berlangsung di bawah guyuran hujan, namun mobil balap retro yang berbekal mesin keluaran baru dan mutakhir terlihat semakin memanas di setiap lapnya. Meski tanpa kehadiran Robert Paul yang berhalangan pada seri ini, pada kelas bergengsi Indonesia Retro Race tetap terlihat seru dan menarik.

Adalah M. Ismail Ekadana, pebalap privateer asal DKI Jakarta yang berhasil menjadi juara satu di kategori Super Retro. Di podium kedua disusul oleh Rendison, dari Federal Mobil Ecurie Cinere dan Zafar D. Idham yang juga dari tim Federal Mobil - Ecurie Cinere bertengger di posisi 3.

Sementara di kategori Retro Max 2000, Bimo Variant dari tim Garasi 350 Ecurie Cinere berhasil merebut juara 1. Ibrahim Budidana, pebalap privateer di posisi 2 dan Ryan Pillay dari tim Garasi 350 Ecurie Cinere di posisi 3. Di kategori Retro Max 1600, keluar sebagai jawara adalah Bambang Heru dari Federal Mobil Ecurie Cinere. Berhasil di posisi 2 adalah Apip Ginanjar (privateer), dan Rendison kembali ke podium 3.

Sedangkan di kategori para raja atau seeded, pebalap privateer Iwan Sardjana berhasil kemas waktu terbaik. Dan di non-seeded, menjadi milik Izzudin Nur Prasetyo. Menyusul di peringkat ke-2 dan ke-3 adalah Peter Reinhart (Garasi 350 Ecurie Cinere) dan Kushindrarto dari tim yang sama.

“Kami bersyukur meskipun cuaca hujan namun zero accident, dan kami pun bersyukur untuk support dari Agria mineral water, Janin tour travel dan DSS Dyno Test,” ujar Rendison, dari Speedy Motorsport.

Baca Juga
Blue Bird Gandeng Rexona
Yamaha Juara Umum Kejurnas Motoprix 2017 Region Sumatera

  • facebook share

RELATED NEWS

Alasan Anjasara Eksis di Kejurda

Alasan Anjasara Eksis di Kejurda

GYMKHANA
Apresiasi IMI Jabar untuk Kejurda

Apresiasi IMI Jabar untuk Kejurda

GYMKHANA
Kebanggaan Menjadi Seorang Juara Nasional

Kebanggaan Menjadi Seorang Juara Nasional

GYMKHANA
Anjasara Wahyu Berhasil Tampil Dominan

Anjasara Wahyu Berhasil Tampil Dominan

GYMKHANA

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company