Andalkan Ban FDR, Irvansyah Juara Nasional Kejurnas Motoprix 2017

Text : Suhartono | Photo / Video : Dok. Irvansyah | Editor: Andi Wahyudi | 3 October 2017

SPORTKU.COM

M. Irvansyah Putra Lubis keluar sebagai juara nasional di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas ) Mototpxi 2017 untuk regio 2 (Sumatera).

Irvansyah memang tak bisa meraih kemenangan di Seri 8 Kejurnas Motoprix 2017 Region 2 yang dihelar di Sirkuit Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan pada 1 Oktober lalu. Dia hanya bisa finish di peringkat ke-2 karena harus kalah dari Fedri Efendi, pebalap Yamaha Yamalube Canasta NHK IRC Aracer SSS Mimaki Arya 117 Pusaka Racing Team yang kemas waktu terbaik.

Kendati demikian, Irvansyah yang tertinggal 0.474detik itu tetap masih menjadi pemimpin klasemen sementara di Kelas MP2 (Bebek 125cc TU Injeksi - Seeded). Masih menyisakan satu seri lagi, pebalap andalan Yamaha Yamalube Alfa Scorpii KYT FDR RCB UMA Proliner itu sementara ini unggul dengan 141 poin. Diposisi ke-2 ada Erwin Ridwansyah (Yamaha Bintang Centula 41RK OKU Timur) 99 poin yang sudah tak mungkin lagi bisa mengejar perolehan poin dari Irvansyah.

Penampilan apik Irvansyah selama di ajang Kejurnas Motoprix 2017 juga tak lepas dari peranan penting ban FDR. Selama membalap di ajang balap motor bebek paling bergengsi di Indonesia ini, Irvansyah selalu mengandalkan ban FDR, produk dari PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI).

Baca Juga
Mobil Balap Retro Masih Berjaya

"Selama balapan di ajang Kejurnas Motoprix 2017 saya selalu memakai ban FDR. Menurut saya ban FDR bagus, lincah untuk berbagai kondisi trek, dan compound ban juga enak sehingga saat balapan bisa dibawa sesuka hati," ungkap Irvansyah, pebalap kelahiran 23 Februari 1997 silam itu.

Untuk ban FDR yang digunakan, Irvansyah mengaku hal tersebut disesuaikan dengan kondisi sirkuit pada setiap serinya. Untuk trek kering, Irvansyah memilih ban balap FDR Sport MP27 sebagai andalannya. Cocok, ban balap FDR tersebut memang dirancang khusus untuk kondisi sirkuit kering. Desain konstruksi kembangan ban dirancang untuk menghasilkan akurasi dan stabilitas pengendalian motor yang lebih baik.

Sementara untuk trek basah, Irvansyah lebih memilih menggunakan FDR MP76. Sebenarnya, ban tipe ini sudah dirancang khusus untuk kondisi sirkuit kering atau basah.

"Yang pasti, FDR tidak berhenti riset. Kita terus improve ban balap yang ada. Sehingga untuk tahun ini kami mengeluarkan 3 varian kompon untuk ban balap, soft, medium, dan hard. Sampai saat ini Irvansyah puas menggunakan FDR Sport MP27 hard compound untuk belakang dan MP27 medium compound untuk depan," tutup M. Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head FDR.

Baca Juga
MPM Ajak Bikers Honda CBR250RR Jelajahi Gunung Bromo
Hasil Grand Final Kejurnas Motocross Jogja 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Highlight Seri 4 Kejurnas IRS

Highlight Seri 4 Kejurnas IRS

INDOSPEED
Pasca Kecelakaan, Begini Kondisi Taroreh

Pasca Kecelakaan, Begini Kondisi Taroreh

INDOSPEED
Ban FDR Andalan Ajang Porprov

Ban FDR Andalan Ajang Porprov

ROAD RACE
Richard Taroreh Pecah Telor

Richard Taroreh Pecah Telor

INDOSPEED

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company