GT Radial Puas Melihat Performa Drifternya di Kejurnas Drift 2017 Putaran Kedua

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 5 October 2017

SPORTKU.COM

Sebagai salah satu bagian yang tak terpisahkan, GT Radial, menilai bahwa drifternya sudah tampil baik di ajang Kejurnas Drift.

Melihat performa yang maksimal dari beberapa drifter yang didukungnya, GT Radial, merasa puas atas apa yang telah dicapai oleh lima drifter binaannya. Dalam ajang Kejurnas Pertamax Motorsport Super Drift 2017 putaran kedua, GT Radial, menurunkan lima drifter andalannya di kelas rookie dan pro. Nama besar drifter yang dibawa GT Radial kali ini, di antaranya adalah Demas Agil, Adi Indiarto, Dika CH, Danny Ferdito, dan Rocca.

Melihat hasil terakhir Kejurnas Pertamax Motorsport Super Drift 2017 putaran kedua, Rizky Andomerdi, sebagai Assistant Brand Automobile GT Radial, menilai hasil yang ditorehkan tersebut cukup baik.

"Menurut saya, penampilan Demas Agil saat bertarung di antara drifer pro memang sudah all out, karena saya melihat di kelas rookie dia sudah berhasil menjadi juara. Menurut saya juga antara kelas rookie dan pro saat ini sudah tidak ada bedanya, kalaupun ada, bedanya sudah tipis banget," ujar Rizky.

Baca juga
Performa Demas Agil di Drifting

Namun sayang Demas Agil harus tersingkir dari 16 besar saat bertandem dengan Abdul Aziz, drifter Pertamax Motorsport Team. Melihat kegagalan tersebut, Rizky, mengatakan bahwa hal tersebut adalah mutlak keputusan juri.

"Saya merasa cukup puas dengan hasil yang didapat karena persiapan kita juga cukup mepet dan kali ini kita hanya diperkuat oleh lima drifter. Namun yang perlu ditetapkan adalah penilaian juri merupakan hal yang paling menentukan. Kalau menurut saya, semua drifter kami sudah tampil sangat proper dan memuaskan," tambah Rizky.

Untuk memberikan komposisi permainan yang baik, GT Radial pun turut memboyong tim riset mereka untuk mendengarkan masukan dan keluhan yang dirasakan oleh drifter binaan mereka. Salah satu fokus utama tim riset tersebut adalah pengaplikasian tekanan angin.

"Jadi kalau dari tim Research and Development mereka fokusnya pada tekanan angin, karena mengingat aspal di Wonosari ini halus banget. Di sini kita juga mulai mengisi dengan tekanan yang berkisar di 20-22 psi," imbuh Rizky.

Mengingat aspal yang halus serta medan yang memadai, ban yang menjadi andalan GT Radial di ajang balap, Champiro SX2, dirasa sangat mumpuni dengan karakter tersebut.

"Ban Champiro SX2 ini mendukung sekali untuk aspal yang halus seperti di Lanud Gading, Wonosari. Namun untuk tetap menjaga performa dari drifter, kami menyarankan untuk setiap kali habis run, langsung melakukan penggantian, karena kita tidak mau ambil resiko ketika run berlanjut di one more time," pungkas Rizky.

Baca juga
Kemenangan Mutlak Haridarma di ITCC

  • facebook share

RELATED NEWS

Demas Agil Tambah Juara Nasional

Demas Agil Tambah Juara Nasional

DRIFT
Keberhasilan GT Radial di Slalom

Keberhasilan GT Radial di Slalom

GYMKHANA
Mesranya GT-Radial dan MBCIRC

Mesranya GT-Radial dan MBCIRC

TOURING
Kemenangan Sempurna Demas Agil

Kemenangan Sempurna Demas Agil

GYMKHANA

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company