Menilik Peluang Sandy Walsh Membela Timnas Indonesia

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Facebook,instagram | Editor: Dedi Hermawan | 8 October 2017

Peluang Sandy Walsh Bela Indonesia

SPORTKU.COM

Akankah Sandy Walsh menjadi pemain yang akan kembali dinaturalisasi oleh PSSI mengingat ia memiliki darah Indonesia?

Nama Sandy belakangan menjadi buah bibir lantaran ia kerap kali memposting sesuatu yang berbau Indonesia, mulai dari memamerka dekker atau pelindung tulang kering dengan bendera merah-putih dan lambang garuda pancasila sampai (yang terbaru) melakukan postingan berupa polling di instagram yang ditujukan kepada penggemarnya dengan pilihan membela Timnas Indonesia atau tidak.

Adapun hasil poling tersebut, sebanyak 92 persen pengemar Sandy menginginkan agar dirinya berseragam Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Sementara hanya 8 persen yang tidak menyetujui akan pilihannya tersebut.

Siapa Sandy?

Bila dibandingkan dengan Emil Audero, Joey Suk, Jordy Tutuarima, sampai Lorenzo Pace, nama Sandy memang masih sangat asing. Namanya baru naik ketika ia masuk dalam 24 pemain yang dipantau oleh Kemenpora untuk diserahkan kepada PSSI untuk dinaturalisasi.

Meski demikian nama Sandy dapat dikatakan sudah diperhitungkan oleh Belanda dimana pemain yang kini berusia 22 tahun itu dipercaya membela Tim Oranye sejak usia remaja, tepatnya sejak masuk sebagai Timnas Belanda U-15 hingga U-20.

Uniknya, Sandy tak pernah bermain di Liga belanda. Lahir di Belgia, tepatnya di Kota Brussels, ia mengawali karir sepakbolanya di tim junior Anderlecht yang notabene merupakan salah satu tim yang berbasis di ibu kota Belgia tersebut.

Bahkan sepanjang karir, pemain yang berposisi sebagai bek sayap itu menghabiskan karirnya di Belgia dengan membela dua tim, yakni Genk (2012-2017) dan Zulte Waregem (sekarang). Bersama Essevee —julukan Zulte Waregem— pemain bertinggi 185 cm ini masuk dalam jajaran pemain muda menjanjikan lantaran terdaftar sebagai pemain yang didaftarkan di ajang Liga Europa kendati belum sekalipun debut.

Lahir di Belgia dan membela Timnas Belanda di level junior namun Sandy juga memiliki peluang untuk bisa membela Indonesia. Sebab, kakek dan neneknya berdarah Indonesia, bahkan asli Indonesia.

Kakeknya berasal dari Surabaya dan neneknya dari Malang. Darah Indonesia yang mengalir di nadi Sandy dari silsilah ibunya, Brigitta Portier.

Sandy juga bisa memiliki kemungkinan untuk membela Inggris, Irlandia Utara, dan Swiss di masa depan. Pasalnya, ayahnya yang bernama, Gary Walsh memiliki darah Irlandia Utara dan Swiss namun lahir di Inggris.

Baca juga
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Catalunya?

Peluang Bermain bagi Timnas Indonesia

Sandy Walsh (instagram Sandy Walsh )
sandy-walsh-facebook-sandy-50537ce88fb03e2.jpg

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla secara terbuka mengaku menginginkan Sandy menjadi bagian dari skema taktiknya. Menurut pelatuh asal Spanyol tersebut, kehadiran pemain yang sempat mengantarkan Belanda U-17 menjuarai ajang Piala Eropa U-17 pada tahun 2012 akan menambah kuat Timnas Indonesia.

"Saya sudah memantau Sandy Walsh dari jauh dan ini kabar bagus karena saya senang ada banyak pemain berkualitas," kata Milla seperti dikutip dari Tribunnews.

"Masalahnya, dia mau tidak main untuk Indonesia? Coba tanyakan ke federasi (PSSI). Bisa tidak mereka menaturalisasikannya. Dan dokumennya juga harus dilengkapi," sambungnya.

Joko Driyono yang notabene merupakan wakil ketua umum PSSI sendiri mengaku telah menghubungi Sandy. Ia mengaku ada hal positif yang didapat dari komunikasi yang telah ia lakukan sejauh ini.

"Saya indikasikan progresnya positif. Ada keinginan tinggi dari Sandy dan dari segi kebutuhan timnas juga saya dapat konfirmasi kalau Luis Milla merekomendasikannya. Tentu ini sebuah perkembangan yang bagus," ujar pria yang kini juga merangkap jabatan sebagai Wakil Presiden AFF.

Tanpa meragukan kualitas Sandy, namun mengingat di posisinya saat ini sebagai bek sayap kanan yang sejauh ini Indonesia banyak stok pemain dalam posisi tersebut. Ada Benny Wahyudi dan Putu Gede Juni Antara. bahkan pemain muda seperti Rifad Marasabessy dan Henhen Hendriyana yang siap mengambil tongkat estafet di posisi tersebut.

Ditakutkan, keputusan Sandy bermain bagi Timnas Indonesia adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya. Setidaknya ada dua hal yang harus diwaspadai olehnya. Pertama, bila jadi dinaturalisasi, maka pemain bernomor punggung 14 ini harus kehilangan semua kewarganegaraan lainnya karena hukum di Indonesia tidak membolehkan dwi kenegaraan.

Kedua, di Indonesia belum ada semacam tim pemandu bakat untuk melacak permainannya di Eropa, hal ini mau tak mau membuat Sandy yang karirnya tengah meroket tersebut bermain di liga lokal agar terpantau. Pemain seperti Stefano Lilipaly bahkan harus menunggu bertahun-tahun setelah dinaturalisasi untuk bisa membela Timnas Indonesia karena tidak terpantau dan akhirnya berkarir di Indonesia dengan bermain di Persija Jakarta dan Bali United.

Namun, bila memang keinginan itu lahir dari sanubari hati Sandy, maka rakyat Indonesia akan selalu menerima dengan tangan terbuka.

Baca juga
PB Wushu akan Kirim Atlet Berlatih ke Tiongkok

  • facebook share

RELATED NEWS

Lazio Menang, Inzaghi Senang

Lazio Menang, Inzaghi Senang

FOOTBALL
Performa Milan Bikin Montella Kecewa

Performa Milan Bikin Montella Kecewa

FOOTBALL
5 Pemain Wajib Dibeli MU

5 Pemain Wajib Dibeli MU

FOOTBALL
Indra Sjafri:  Kami akan Habis-habisan

Indra Sjafri: Kami akan Habis-habisan

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company