Mengenal Patrick Cutrone

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Espn Fc | Editor: Andi Wahyudi | 9 October 2017

SPORTKU.COM

Patrick Cutrone muncul di tengah hingar bingarnya transfer AC Milan musim ini. Siapa sebenarnya pemuda berusia 19 tahun itu?

Musim ini AC Milan tercatat mengeluarkan biaya transfer sebesar 200 juta euro atau sekitar Rp3,1 triliun untuk mendatangkan 11 pemain baru. Hal ini dilakukan dalam upaya untuk mengembalikan klub berjuluk Rossoneri itu untuk kembali bersaing di papan atas klasemen Serie A setelah dalam beberapa musim selalu menjadi pesakitan.

Dari 11 pemain tersebut, tiga pemain depan didatangkan, yakni Andrea Silva (Porto), Fabio Borini (Sunderland), dan Nikola Kalinic (Fiorentina). Namun dari ketiga nama tersebut, mau tak mau harus saling bersaing untuk mendampingi Cutrone yang menjadi pilihan utama di skuat asuhan Vincenzo Montella.

Pasalnya Cutrone sejauh ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai penyerang dengan mencetak 5 gol dari 11 pertandingan yang dijalani Milan musim ini. bahkan ia sempat menjadi pencetak gol penentu kemenangan bagi klub yang ia bela melawan Shkendija di babak kualifikasi Liga Europa dengan skor akhir 1-0.

Siapa Patrick Cutrone?

Pemain bertinggi badan 184 cm ini lahir di kawasan Como. Ia bergabung bersama Milan sejak usia 8 tahun dan sejak itu, ia selalu menjadi pemain andalan klub yang berkandang di San Siro itu di ajang Primavera.

Hingga akhirnya, pada Januari 2017 lalu, ia dipromosikan ke tim utama. Tak lama duduk di bangku cadangan, pemain yang mengidolakan Alvaro Morata ini akhirnya menjalani debut pertamanya di Serie A pada musim 2016/2017 lalu ketika Milan berhadapan dengan Bologna. Ia masuk menggantikan Gerard Deulofeu di menit ke-85.

Tak seperti pemain muda Milan lainnya yang dipinjamkan seperti Matteo Pessina, Luca Vido, dan Giovanni Crociata. Cutrone justru dipertahankan oleh Montella untuk bersaing dengan penyerang-penyerang baru yang didatangkan oleh manajemen klub.

Bahkan, dapat dikatakan apa yang dilakukan oleh Montella itu setengah berjudi. Sang pelatih sendiri mengaku menggunakan intuisinya dalam menilai Cutrone.

"Saya memilih Cutrone berdasarkan naluri. Saya adalah penyerang saat masih aktif, jadi saya tahu betul kemampuan seorang striker. Cutrone memiliki banyak ruang untuk berkembang. Dia hanya membutuhkan banyak jam terbang dan saya puas dengan performanya sejauh ini," jelas Montella seperti dilansir laman resmi klub.

Keputusan Montella dapat dikatakan berbuah manis, sejauh ini Cutrone tercatat sebagai pencetak gol tertajam nomor kedua di Milan setelah Silva.

Baca juga
Perjalanan Sam Hill di MTB Enduro

Matang di Timnas Italia Junior

Nama Cutrone di kancah Serie A memang baru populer di musim ini, namun bila bicara soal penampilannya bersama Timnas Italia, maka ia dapat dikatakan sudah kenyang lantaran sudah tampil sejak 2013 lalu dengan membela Timnas Italia U-15.

Setelah itu, Cutrone pun menjadi andalan di kategori U-16, U-17, U-18, U-19, hingga U-21. Ia pun tercatat membela Italia di dua ajang Piala Eropa berbeda, yakni di Piala Eropa U-17 pada tahun 2015 dan Piala Eropa U-19 pada tahun 2016 silam.

Penunjukan Cutrone untuk membela Timnas Italia lantaran kemampuannya di atas rata-rata pemain seusianya. Di musim terakhirnya bermain di Milan Primavera, tepatnya musim 2016/2017, ia mampu mencetak 21 gol dari 25 pertandingan. Sehingga ketajaman yang ditunjukan sejauh ini memang sudah terlihat sejak lama dan bukanlah sebuah kejutan.

Kontrak Baru

Penampilan gemilang yang ditunjukan Cutrone sejauh ini tentu membuat tim-tim lain mencoba menggodanya. Untuk itulah, Manajemen Milan pun telah memperpanjang kontrak baru dirinya di klub yang terakhir kali menjuarai gelar Serie A pada musim 2010/2011 itu pada akhri September lalu.

"AC Milan mengumumkan bahwa kami baru saja menyesuaikan kontrak ekonomi dari Patrick Cutrone, durasinya tetap tak berubah," demikian bunyi pernyataan resmi Milan di akun Twitter resmi mereka.

Tentunya dengan nili kontrak baru yang tentunya jumlahnya lebih besar bisa memotivasi Cutrone untuk bisa melanjutkan gelontoran golnya dan membawa Milan meraih prestasi tertinggi di musim ini.

Baca juga
Fernando Alonso Kena Hukuman

  • facebook share

RELATED NEWS

Ilija Spasojevic Tinggalkan Bhayangkara FC

Ilija Spasojevic Tinggalkan Bhayangkara FC

FOOTBALL
Pria Pencetak Pemain Timnas Indonesia

Pria Pencetak Pemain Timnas Indonesia

FOOTBALL
MU Era Mourinho Membosankan

MU Era Mourinho Membosankan

FOOTBALL
Pemain Terbaik Afrika 2017

Pemain Terbaik Afrika 2017

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company