Ada Apa dengan Bayern Muenchen?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Naji | Editor: Andi Wahyudi | 11 October 2017

SPORTKU.COM

Akankah dengan munculnya Jupp Heynckes sebagai manajer baru Bayern Muenchen bisa meredakan masalah yang ada di dalam tubuh klub tersebut?

Pemecatan Carlo Ancelotti beberapa waktu lalu dianggap sebagai puncak dari masalah yang tengah dihadapi oleh klub asal Bayern tersebut. Meski sukses mengantarkan dua gelar sejak didatangkan pada musim 2016/2017 lalu, Dona Carletto dianggap kehilangan wibawanya di ruang ganti pemain.

Kekalahan menyakitkan 3-0 dari Paris Saint-Germain (PSG) di laga lanjutan Liga Champions menjadi alasan Manajemen Die Bayern memecat pelatih asal Italia tersebut, banyak yang menyayangkan keputusan ini pasalnya hal ini dianggap terlalu dini lantaran musim juga baru bergulir belum lama.

Namun nyatanya, di balik keputusan Manajemen Muenchen memecat mantan pelatih AC Milan itu lantaran ia dianggap sudah tak lagi mampu mengendalikan ego pemain, terutama pemain senior yang selalu mendesak untuk selalu dimainkan secara regular.

Dalam laga melawan PSG, Ancelotti mencadangkan pemain pilar Bayern seperti Mats Hummels, Arjen Robben, hingga Franck Ribery. Keputusan ini dianggap lebih nonteknis lantaran pelatih yang sempat menukangi Real Madrid itu dianggap bermasalah dengan pemain senior.

Ribery menjadi pemain yang secara terang-terangan menunjukan gestur selalu bertentangan dengan pelatih. Insiden pengantian dirinya di laga melawan Anderlecht yang dimenangkan Muenchen dengan skor 3-0 itu membuat pemain asal Prancis tersebut marah-marah lantaran ia mengaku ingin tetap bermain selama 90 menit. Namun Ancelotti beralasan bahwa ia perlu diistirahatkan untuk pertandingan selanjutnya.

Sebelum Ribery, pemain senior lainnya, Robert Lewandowksi melakukan pernyataan yang menyudutkan Manajemen Muenchen, khususnya menyindir Ancelotti yang tak mampu mendatangkan pemain bintang untuk bersaing di Liga Champions.

"Bayern Muenchen harus memikirkan cara yang baru dan kreatif jika ingin mendatangkan pemain bintang. Apabila ingin berada di level tertinggi, Anda harus mendatangkan pemain berkualitas," ujar Lewandowski kepada SportBild.

Musim ini memang dapat dikatakan musim terpelit Muenchen lantaran hanya mengeluarkan biaya transfer yang jumlahnya tak banyak. Bahkan mereka justru mendatangkan pemain gratis seperti Nikal Sule dan Sebastian Rudy. Atau mendatangkan James Rodriguez dari Madrid dengan status pinjaman yang biaya pengeluarannya lebih murah.

Baca juga
5 Pemain yang Karirnya Hancur di Chelsea

Padahal, yang diinginkan oleh Lewa adalah bukan lagi gelar Bundesliga atau Piala Jerman yang sudah pernah ia menangkan sebelumnya, tetapi yang ingin dimenangkan oleh pemain asal Polandia tersebut adalah Liga Champions.

Apa yang dilakukan oleh Lewa—julukan Lewandowksi adalah hal wajar. Sebab, di musim ini, Muenchen kehilangan dua punggawa penting yang memutuskan pensiun di akhir musim lalu, yakni Philipp Lahm dan Xabi Alonso. Namun klub berjuluk Bavarian tersebut tak membeli pemain yang dibutuhkan untuk meraih prestasi tertinggi.

Rese-nya pemain senior sendiri dapat dikatakan membuat regenerasi di Bayern sendiri menjadi mandeg. Pemain seperti ribery dan Robben seolah-olah begitu ingin menikmati perannya sampai pensiun seperti yang dilakukan pendahulunya.

Hal ini berbanding terbalik dengan filosofi Ancelotti yang ingin melakukan rotasi guna menambah jam terbang pemain muda milik Muenchen yang dikenal memiliki kemampuan di atas rata-rata namun kurang pengalaman.

Akibatnya adalah, Muenchen semakin kehilangan identitasnya lantaran di klub tersebut sudah tak ada lagi pemain muda hasil akademi yang menembus skuat utama. Terakhir mereka melakukan itu saat mempromosikan David Alaba pada musim 2011/2012.

Untunglah masalah internal tak menganggu penampilan mereka di ajang Bundesliga. Meski sempat kalah melawan Hoffenheim, saat ini Muenchen masih berada di papan atas klasemen dengan menempati urutan kedua dan hanya berjarak lima poin dari pemimpin klasemen sementara Borrusia Dortmud.

Dapat dikatakan bahwa Heynckes yang ditunjuk sebagai manajer baru Muenchen harus bisa secepatnya menyelesaikan masalah internal yang ada di Muenchen sebelum akhirnya semakin kalut dan berdampak pada performa mereka musim ini.

Baca juga
Aksi Ekstrem Kilian Bron di Mont Blanc

  • facebook share

RELATED NEWS

Lazio Menang, Inzaghi Senang

Lazio Menang, Inzaghi Senang

FOOTBALL
Performa Milan Bikin Montella Kecewa

Performa Milan Bikin Montella Kecewa

FOOTBALL
5 Pemain Wajib Dibeli MU

5 Pemain Wajib Dibeli MU

FOOTBALL
Indra Sjafri:  Kami akan Habis-habisan

Indra Sjafri: Kami akan Habis-habisan

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company