Mengenal Compact Crank Pada Road Bike

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Adi Supriyatna | Editor: Andi Wahyudi | 13 October 2017

Mengenal Compact Crank

SPORTKU.COM

Engkol atau crank menjadi komponen penting pada sepeda. Pasalnya, komponen ini yang berfungsi untuk menggerakkan sepeda.

Saat ini, crank, terutama di segmen road bike, terdapat jenis lain diluar jenis standar, yang disebut dengan compact crank. Namun, komponen jenis ini lebih banyak digunakan pada road bike (sepeda balap). Sejumlah pabrikan komponen sepeda, seperti SRAM, Shimano atau pabrikan lainnya, juga telah memproduksi crank jenis ini.

Sesuai namanya, compact crank memiliki desain yang kompak atau lebih sederhana dari crank standar. Istilah compact mengacu pada jumlah gigi yang terdapat di sekeliling lingkaran logam yang biasa menjadi sandaran rantai.

Compact crank umumnya terdiri dari 2 gir (chain ring) yang tersusun pada lengan engkol (crank arm) . Gir terbesar compat crank berjumlah 50 buah atau biasa juga disebut 50T (tooth). Sedangkan pada gir kecilnya berjumlah 34T – kadang sedikit berbeda tergantung produsennya. Jumlah gigi tersebut memang lebih sedikit dari gir standar, yang umumnya berjumlah 53 atau 52T pada gir terbesar dan 39T untuk gir berikunya.

Baca juga:
INDONESIA TAMBAH 3 EMAS DI TRACK ASIA CUP

Lantas apa manfaat bagi pesepeda yang compact crank bagi pesepeda?
Dengan jumlah gigi pada gir-nya yang lebih sedikit, hal itu akan membuat pesepeda merasa lebih nyaman atau ringan saat mengayuh pedal, terutama saat di medan yang menanjak.

Compact crank akan membuat sepeda juga jauh lebih ringan dibanding menggunakan crank standar dan menawarkan pilihan penggunaan gir yang lebih mudah daripada engkol standar (triple).

Akibatnya, pesepeda bisa tetap mendapatkan rasio gir yang lebar (efektif) sehingga energy yang dikeluarkan oleh pesepeda akan jauh lebih sedikit ringan atau efektif dibanding menggunakan crank standar.

Keuntungan lainnya adalah, harga compact crank juga umumnya lebih murah dari crank standar atau triple. Dengan demikian, pesepeda bisa lebih menghemat dana, namun tetap bisa mendapatkan pengalaman bersepeda yang efektif.

Kemudian mana lebih baik apakah crank standar atau compact?

Sebenarnya kembali kepada pesepeda masing-masing. Bagi kalangan pro atau mereka yang mengutamakan kecepatan umumnya memang menggunakan jenis standar. Sementara, crank compact lebih banyak digunakan oleh kalangan hobiis atau amatir, yang lebih ingin menikmati sensasi nikmatnya bersepeda.

Baca juga:
KENNY BELAEY JELAJAHI NEGERI BANTENG

 

Tabel rasio compact crank (Ben Delaney/Future Publishing)

compact-crank-40085d4cd61f10d.jpg

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Inilah 18 Tim WorldTour 2018

Inilah 18 Tim WorldTour 2018

ROAD BIKE
Tim Orica-Scott Berganti Nama

Tim Orica-Scott Berganti Nama

ROAD BIKE
Kit Tim BMC Musim 2018

Kit Tim BMC Musim 2018

ROAD BIKE
Polygon Dukung King Of Toba 2017

Polygon Dukung King Of Toba

ROAD BIKE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company