John Tomac: Legenda Multi Talenta (Bagain 1)

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Bellhelments | Media Source: Bellhelmets | 14 October 2017

Legenda John Tomac (1)

SPORTKU.COM

Pagi datang lebih awal di peternakan John Tomac. Pekerjaan pun dimulai sebelum matahari terbit.

Ada tanaman di ladang yang harus digarap. Kuda dan ayam perlu diberi makan. Ada pula berbagai mesin yang perlu dinyalakan dan dirawat serta dua trek motorcross yang harus dijaga.

John Tomac menjalankan aktivitas tersebut sekarang ini. Dia memiliki dua pekerjaan di peternakannya, sebagai pekerja sekaligus bos. Hampir setiap hari, dia di luar sana dan kotor.

Pensiunan pebalap sepeda pro, pemenang kejuaraan dunia, Piala Dunia dan gelar nasional dalam banyak disiplin bersepeda itu tahu bahwa mengelola peternakan itu tidak mudah dilakukan. Tapi dengan melihatnya di sini, dilahannya yang seluas 323hektar dan dikelilingi oleh pegunungan La Plata dan San Juan di dataran tinggi gurun Cortez, Colorado, adalah melihat seorang pria yang lengkap.

Kehidupan yang berat ini memang terasa bertentangan pada masa Tomac sebagai pebalap profesional. Sebab, kala itu, dia membuat semuanya terlihat mudah. Dari BMX ke Cross Country, Downhill, Tomac bergerak masuk dan keluar dari semua jenis balapan sepeda dan kemanapun dia pergi, dia selalu menang.

Pada akhir 1980 dan 90-an, citranya meluas. Dia adalah bintang. Kami melihat dia melaju di lintasan jejak gunung yang berdebu di Rockies, mengendarai Yeti dengan setang dropbar, dan berikutnya dia akan melewati jalan-jalan berbatu Paris-Roubaix dengan Team 7-Eleven.

Tomac menggebarak dunia olahraga bersepeda pada akhir 1980-an, sama seperti olahraga bersepeda gunung yang memasuki fase “remaja”. Tapi, saat itu olahraga sepeda belum masuk di Olimpiade. Industri juga tengah berkembang. Merek sepeda yang sudah mapan mengantre untuk menikmati kegemaran terbaru. Majalah diluncurkan dan mereka punya halaman untuk diisi.

Era itu didefinisikan oleh gambar Tomac yang tak terlupakan. Di sanalah dia terbentang panjang, di atas sepeda Yeti dengan toe-clips kuning, rambut pirang yang sedikit keluar dari helm Bell putihnya. Atau di ada juga gambar iklan sehalaman penuh, dimana ia mengenakan Oakley Blades, memegang tangkai terbaru di tangannya. Dan siapa yang bisa melupakan skinsuit hitam mengkilap, yang meroket menuruni Kamikaze Downhill di Mammoth Mountain, California, yang terjal.

BACA JUGA:
TIMNAS TRACK AKAN BERLATIH KE BELANDA

Tomac memulai semuanya seperti orang lain. Dia adalah seorang anak yang mengendarai sepeda BMX. Dia juga suka pergi dengan cepat, menyukai persaingan dan bekerja keras untuk menjadi yang lebih baik. Ayahnya bekerja di pabrik General Motors dan ibunya mengerjakan berbagai pekerjaan di sekitar kota asalnya Owosso, Michigan, sekitar satu jam setengah di luar kota Detroit. Dia mulai balapan saat berusia 6 tahun, dan butuh waktu 10 tahun untuk memenangkan kejuaraan nasional pertamanya di usia 16 tahun.

Jadi, itu tidak terjadi dalam semalam. Tapi setelah memenangkan kejuaraan nasional pertama dan berpaling BMX pro, segala sesuatunya mulai bergerak cepat bagi seorang remaja. Dia mendapat kontrak dengan Mongoose, dan tak lama setelah lulus dari sekolah tinggi, dia memutuskan untuk melarikan diri dari musim dingin yang bersalju di Michigan dan pergi ke suatu tempat yang bisa dia jalani sepanjang tahun.

Beruntung, kakak perempuannya tinggal di Los Angeles, jadi dari situlah dia pergi. Tinggal di L.A.'s San Fernando Valley, Tomac dikelilingi oleh pegunungan. Dia mendapat ide untuk mengubah salah satu sepeda BMX-nya yang berukuran 24 inci, menjadi sepeda gunung darurat, dan mulai berkeliaran di jalur yang terpencil.

"Kakak ipar saya, Robby Rupe, adalah seorang atlet BMX pro dan dia beralih ke sepeda gunung," kata Tomac. "Dan saya punya teman lain, Byron Friday, yang berada di industri sepeda, dan saya banyak menungganginya. Dia membawa saya ke beberapa balapan sepeda gunung pertama saya di California. Saat itu masih sangat pemula. Banyak balapan yang melarang event. Tidak ada izin, semua orang hanya muncul di ngarai tertentu pada pukul 8 pagi. Sangat bebas dan penuh semangat," katanya.

Kemudian Tomac segera menyadari bahwa bersepeda gunung, bukan BMX, bisa menjadi masa depannya.

"Butuh waktu sekitar satu tahun untuk mendapatkan 'sepeda gunung yang pas' dari seorang pria BMX," katanya. "Tapi itu terjadi cukup cepat - penampilan saya meningkat pesat selama tahun pertama itu. Setelah satu musim, saya sudah menjadi salah satu dari 10 pebalap top nasional. Itu adalah hasil yang cukup cepat," jelasnya.

Sebagai bagian dari pelatihannya, Tomac mulai berkendaraan di jalan raya. Dia terhubung dengan klub Rainbow Sports di L.A. dan mengikuti beberapa balapan lokal. Pendakiannya dengan road bike sangat menakjubkan, dimulai dari Cat. IV yang pertama kali dia finish di 10 besar pada kejuaraan nasional dalam waktu kurang dari satu musim.

Hal itu Itu menarik perhatian salah satu tim domestik teratas di era tersebut, Celestial Seasonings, yang mengontrak Tomac pada tahun 1988. Pada tahun yang sama, Tomac memenangkan kejuaraan Federasi Bersepeda Amerika Serikat (USCF). 

BERSAMBUNG…

 

BACA JUGA:
BINTANG AUTOMOTIVE REBUT DUA PODIUM SPRINT RALLY

John Tomac (Foto: Bellhelmets)

john-tomac-legenda-multi-902379630fb93ae.jpg

 

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Ewan Targetkan Juara di Kandang Sendiri

Ewan Targetkan Juara di Kandang

RIDER
Kasus Peter Sagan VS UCI

Kasus Peter Sagan VS UCI

RIDER
Rumor Doping Mekanis Cancellara

Rumor Doping Mekanis Cancellara

RIDER
Pebalap Australia Pecahkan Rekor

Pebalap Australia Pecahkan Rekor

RIDER

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company