Begini Kehidupan Mekanik MotoGP Yang Super Sibuk

Text : Suhartono | Photo / Video : KTM | 16 October 2017

SPORTKU.COM

Mekanik menjadi salah satu sosok penting untuk tim balap. Tanpa mekanik, tim balap kelas kakap pun bakal kelabakan.

Tugas berat dalam sebuah tim balap bukan hanya untuk pebalapnya saja. Namun beban di pundak juga harus menjadi tanggung jawab para mekanik. Sebab mekaniklah yang dibebankan untuk meracik agar motor balap tersebut berada dalam performa terbaiknya saat melibas sirkuit dari lap pertama hingga balapan usai.

Mekanik juga menjadi sosok penting untuk bisa meramu berbagai hal pada motor balap. Mekanik juga harus mampu membaca situasi di setiap sirkuit yang memiliki keberagaman berbeda. Komunikasi antara pebalap dan mekanik juga harus terjalin dengan baik. Dari masukan pebalap pula mekanik bekerja dalam set-up engine dan lain sebagainya pada motor balap.

Vice President of Onroad Racing KTM Mike Leitner mengatakan tentang tantangan dalam membangun tim balap yang kompetitif dan siap terjun ke balapan kelas neraka MotoGP. Di mana semua hal harus dikerahkan hingga detail terkecil sekalipun untuk bisa meningkatkan catatan waktu dalam setiap lap maupun uji cobanya.

Mengembara jauh ke dalam garasi Red Bull KTM, mereka mengungkapkan lebih banyak kisah tentang kerja keras dan jam kerja untuk tim balap pada setiap akhir pekan MotoGP. Chief Mechanic Pol Espargaro, Christophe Leonce yang pernah bekerja untuk pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa mengisahkan hidupnya menjadi seorang mekanik.

"Melihat TV sepertinya sangat mengasyikkan, tapi kita sering berada dalam lingkaran 'hotel-track-bike'. Ini rutinitas, dan hampir seperti pekerjaan normal pada akhirnya. Anda hanya bisa tinggal di dunia ini untuk waktu yang lama jika Anda memiliki hasrat untuk itu dan jika Anda menikmatinya. Ini sulit dan Anda membutuhkan banyak kesabaran untuk melakukan bertahun-tahun dalam balapan," senyum pria berusia 47 tahun itu.

Baca Juga
Tips Ringan Merawat Motor Balap

Nama Leonce bukanlah sosok baru di ajang balap dunia. Dedikasinya sebagai mekanik sudah berjalan sejak puluhan tahun silam. Leonce telah memegang spanduk untuk tim balap di ajang Grand Prix (GP) selama 30 tahun. Selama 3 dekade tersebut, Leonce telah banyak melalui berbagai perubahan sepeda motor dengan teknologinya yang juga terus berkembang.

KTM RC16 kini menjadi pegangan barunya. Tim pabrikan asal Austria tersebut menurutnya sudah banyak mengalami kemajuan berkat penyempurnaan yang terus dilakukan dan dikembangkan oleh Leonce bersama Pol Espargaro. KTM telah mengurangi defisit per lap lebih dari 2detik sejak penampilan perdananya di Qatar awal musim ini.

"KTM berbeda karena menggunakan steel tubular frame chassis dibandingkan dengan aluminium yang digunakan oleh pabrikan Jepang. Pada tahap ini kami terus berkembang, sehingga banyak part baru dan sasis dan motornya bisa sulit untuk dikerjakan. Begitu kita memiliki basis menetap untuk 2018, kita dapat mengurus detail kecil dan akan lebih mudah. Anda harus bisa bekerja cepat di motor GP, dan semuanya dirakit dengan cara yang sama. Pada akhirnya itu adalah sepeda: sasis, mesin dan dua roda," celoteh Leonce.

Beban kerja Leonce tentu terus meninggi pada setiap minggunya. Apalagi jadwal balap MotoGP memang tak memberinya kesempatan untuk bisa mengambil waktu buat liburan. Pada saat libur balap pun, Leonce yang memiliki sekitar 30-40 kru sebagai pembantunya tetap harus melakukan pekerjaannya sebagai mekanik di garasi.

"Jadi, kami sampai di sirkuit Rabu pagi sekitar jam 8-9 dan mulai membangun kotak pit (paddock) dan biasanya kami lakukan sebelum makan siang. Sore hari, kita mulai bekerja dengan sepeda motor. Ini adalah pekerjaan sehari dan setengahnya untuk melakukan perawatan. Salah satu dari dua sepeda motor akan benar-benar dilucuti, dibersihkan, diperiksa dan diperbarui dengan suku cadang (padrt) baru. Kami membaca spesifikasi untuk membangun dan sebelum memulai pekerjaan dengan motor pada hari Kamis," cerita Leonce.

Baca Juga
Bandingkan Mahalnya Biaya Balap MotoGP dan Moto2

"Jenny, insinyur data kami, memeriksa semua bagian dan semua sensornya. Setelah memeriksa motor, kami memeriksa semuanya lagi. Selalu memeriksa. Pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu kami menjalani proses yang sama: tiba di sirkuit, memulai dan memeriksa motor (hal-hal seperti sensor dan bagian elektronik dan rem dan kopling setiap hari dicek)."

Pekerjaan seperti pengosongan dan penimbangan tangki bensin juga menjadi pekerjaan yang tak boleh ditinggalkan oleh para mekanik. "Tiga puluh menit sebelum latihan, kami akan menyalakan mesin sepeda motor dengan bahan bakar untuk balap namun masih dengan ban biasa, yaitu ban yang kami gunakan saat memindahkannya. Ban balap berada di belakang garasi di bawah penghangat ban. Pengecekan terakhir ini juga mencakup sistem komputer. Akhirnya, kami mengganti ban dengan sepesifikasi untuk balap dan motornya siap untuk melaju," imbuh Leonce.

Sesi kualifikasi dan latihan biasanya akan menjadi saat-saat yang menegangkan bagi para mekanik. Sebab dalam kurun waktu tersebut, mereka dituntut untuk tidak melakukan sedikitpun kesalahan. Mereka juga diharuskan pintar putar otak serta waspada terhadap segala sesuatu yang mungkin bisa saja terjadi.

"Kualifikasi dan latihan bisa sedikit lebih menegangkan. Anda hampir harus siap untuk hal-hal sebelum terjadi! Rabu dan Kamis adalah hari yang sibuk dan setelah itu masalah perawatan dan perbaikan kecil," singkat Leonce.

Usai balapan, pekerjaan mekanik pun masih terus membayangi mereka. Bukan berarti perkerjaan mereka selesai saat balapan sudah menyentuh garis finish. Pengangkutan motor balap dari paddock ke kontainer pun juga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Sedikit kesalahan bisa berakibat fatal.

"Motor diangkut seperti apa adanya. Kami tidak mempretelinya, tapi kami harus berhati-hati karena mesin menggunakan sistem katup pneumatik. Tidak ada bahan bakar di motor," tutup Leonce.

Baca Juga
Pebalap Wajib Tahu, Arti dan Fungsi Bendera Balap

  • facebook share

RELATED NEWS

Dimas Ekky Masuk 10 Besar

Dimas Ekky Masuk 10 Besar

ROAD RACE
Andi Gilang Start ke-14

Andi Gilang Start ke-14

ROAD RACE
Hafizh Syahrin Tetap Milik Petronas

Hafizh Syahrin Tetap Milik Petronas

MOTO2
Livio Suppo Tinggalkan Honda

Livio Suppo Tinggalkan Honda

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company