Inilah Alasan Harry Kane Tak akan Pindah dari Tottenham Hotspurs

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Evening Standard | Editor: Dedi Hermawan | 18 October 2017

SPORTKU.COM

Meski diincar tim lain, penyerang Tottenham Hotspurs, Harry Kane tak akan pindah ke klub lain, terutama ke Real Madrid. Mengapa?

Harry Kane kini menjelma sebagai salah satu striker tajam kelas dunia. Bagaimana tidak, namanya tercatat sebagai penyerang paling subur di ajang Liga Primer Inggris dengan keluar sebagai top skor di kompetisi tersebut sebanyak dua kali beruntun.

Di musim ini, pemain yang kini berusia 24 tahun itu telah mencetak 11 gol dari 11 pertandingan yang dijalani sejauh ini. Hal inilah yang membuat Real Madrid menaruh minat untuk mendatangkan dirinya.

Bahkan kabarnya, Los Galacticos rela mengeluarkan biaya transfer sebesar 200 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun untuk mendatangkan pemain yang sempat membela Leicester City pada musim 2012/2013 silam.

Meski demikian, nampaknya Kane lebih memilih untuk tetap bertahan di Stadion Wembley, inilah alasannya:

Tottenham Hotspurs Merupakan Klub Favorit Kane

Alasan pertama bertahannya Kane dari godaan Madrid adalah bahwa Tottenham-lah yang menjadi klub favoritnya. Sebelum menjadi pemain andalan bagi The Lilywhites, pemain bertinggi badan 188 cm ini tampil buruk setiap ia bermain di klub lain.

Sebelum tenar seperti saat ini, Kane sempat dipinjamkan ke klub Lyeton Orinet, Millwall, Norwich City dan Leicester City. Namun ketika bermain di klub tersebut, penampilan pemain nomor 10 itu terpuruk dan sulit mencetak gol.

Namun berkat kerja kerasnya, ia pun sukses tampil regular bersama Tottenham mulai musim 2012/2013. Bahkan dalam satu kesempatan, pemain yang sempat berlatih di akademi Arsenal ini mengaku belum ada rencana untuk hengkang.

"Sepak bola untuk saya bukan tentang uang. Saya di Tottenham karena saya mencintai klub ini dan saya melihatnya berjalan ke arah yang benar,” ujar Kane seperti dikutip dari Real Sport 101.

Proyek Spurs

Kane merupakan pusat dari apa yang dinamakan sebagai Proyek Spurs. Sebelumnya, Spurs bukanlah klub dengan tradisi juara, kini menjelma sebagai salah satu tim yang cukup disegani di Liga Primer Inggris.

Perkembangan Spurs dalam beberapa tahun belakangan sungguh luar biasa. Dalam dua musim terakhir mereka selalu menempati urutan kedua di klasemen akhir dan rutin menjadi peserta Liga Champions.

Di bawah kepelatihan Mauricio Pochettino, Tottenham kini menjelma sebagai tim besar. Uniknya, tim ini banyak mengandalkan pemain Inggris dimana Kane menjadi pilar utama.

Baca juga
Métailler Terancam Absen di Rampage

Sosok Mauricio Pochettino

Barangkali keengganan Kane untuk pergi dari Tottenham adalah adanya respek yang besar kepada sosok Mauricio Pochettino. Pasalnya, pelatih asal Argentina itulah yang memberikan pemain andalan Tim Nasional (Timnas) Inggris itu kesempatan bermain di tim utama.

Selain itu, skema taktik yang dimiliki oleh Pochettino itu berhasil mengubah Kane dari pemain yang biasa-biasa saja menjadi penyerang kelas dunia. Barangkali bila tak ada sang manajer, kemungkinan karir Kane stagnan dan terkunci di bangku cadangan.

Dapat dikatakan hubungan yang terjadi antara Pochettino dan Kane adalah hubungan simbiosis mutulasime dimana keduanya saling membutuhkan untuk memberikan manfaat bagi tujuan mereka masing-masing.

Kane Bukan Pemain yang Ingin Dijual

Kane kini dihargai selangit berkat prestasi yang ditorehkan selama ini. Sebetulnya, jika Kane dijual, Tottenham akan mendapatkan dana berlimpah untuk membangun skuat atau membayar hutang mereka.

Namun, rasanya meski memiliki peluang bagus untuk menjual Kane,  manajemen Spurs lebih memilih mempertahankannya. Apalagi, dalam waktu dekat mereka akan menunjukkan kepada dunia bahwa klub asal London ini menjadi salah satu tim dengan reputasi global.

Proyek jangka panjang Spurs saat ini sudah dilakukan dengan branding secara massif. Apabila stadion baru mereka yang berkapasitas 61.000 kursi selesai dibangun, akan makin mendongkrak citra Tottenham Hotspurs sebagai klub ternama.

Demi Catatan Rekor Baru di Spurs

Kemungkinan Kane bertahan lebih lama karena bisa tercatat sebagai legenda di Tottenham. Pasalnya, pemain yang sukses mencetak 36 gol di ajang liga Primer Inggris musim lalu itu bisa mencetak rekor demi rekor baru bila tetap bertahan di klub.

Sebelumnya, Kane sudah melewati rekor 20 gol dalam satu musim yang diciptakan Legenda Tottenham, Jimmy Graves. Bahkan dalam tiga musim terakhir, ia sudah mencetak lebih dari 100 gol dan memiliki kesempatan untuk menambah torehan tersebut.

Bukan tidak mungkin, Kane tak hanya sukses meraih gelar individu, tetapi juga mampu memberikan gelar bagi Tottenham di masa depan.

Baca juga
Kualitas Achilles Diakui Dunia

  • facebook share

RELATED NEWS

Menilik Masa Depan Parma

Menilik Masa Depan Parma

FOOTBALL
Mancini Ogah Latih Italia

Mancini Ogah Latih Italia

FOOTBALL
Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

Pemain Borneo FC Dilarang Tarkam

FOOTBALL
Jupe, Pemain Paling Penting Persib

Jupe, Pemain Paling Penting Persib

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company