Cerita Menarik Marquez dan Pedrosa dari Tangerang

Text : Suhartono | Photo / Video : Michelin Indonesia | Editor: Dedi Hermawan | 18 October 2017

SPORTKU.COM

Marc Marquez dan Dani Pedrosa hadir dalam acara perayaan kelulusan Michelin Safety Academy (MSA) 2017 yang digelar oleh Michelin Indonesia.

Pebalap MotoGP dari Repsol Honda Team, Marquez dan Pedrosa turut hadir untuk meramaikan perayaan kelulusan Michelin Safety Academy (MSA) 2017. Keduanya juga ikut mengkampanyekan berkendara aman melalui 10 Golden Rules hasil kemitraan FIA dan Michelin. Kegiatan ini sendiri dihelat di kawasan BSD City, Tangerang, Selasa (17/10) kemarin.

Dalam kesempatan ini, dua pebalap asal Spanyol itu berbagi pengalaman tentang dunia motor. Menurut keduanya, keselamatan berkendara merupakan hal mutlak yang tak boleh diremehkan oleh para bikers. Berkendara aman atau safety riding juga penting, bukan hanya di sirkuit tapi di jalan raya.

"Di arena balap, kondisi lintasan telah dipersiapkan terlebih dahulu secara matang, begitu juga dengan pelindung tubuh. Namun ketika berkendara, walaupun kita tahu keamanan berkendara itu penting, tapi banyak faktor tidak terduga di jalan, seperti keadaan cuaca dan
kondisi jalan yang membuat segala sesuatu yang tidak terduga bisa terjadi seketika. Kondisi inilah yang membuat pengendara harus tetap fokus dan menjaga keselamatan diri dan orang lain," kompak Marquez dan Pedrosa.

Masih dalam kesempatan yang sama, Pedrosa yang sudah sejak tahun 2006 membalap di Kelas MotoGP juga berbagi tips kepada para bikers di Indonesia. Dia menekankan jika jalan raya bukan arena yang tepat untuk dijadikan ajang kebut-kebutan. Lain halnya dengan sirkuit yang memang sudah dirancang sedemikian rupa.

Baca Juga
Rekor Cup Race 2017, Fokus Pembibitan Pebalap Muda Indonesia

"Bagi para pengendara motor yang memiliki adrenalin tinggi untuk ngebut, harus selalu diingat bahwa jalanan bukan tempat untuk ngebut. Jalanan dibuat sebagai sarana untuk mengantar kita dari satu tempat ke tempat yang lain, dan ada banyak orang yang menggunakannya selain kita sendiri. Itulah sebabnya untuk tidak ngebut di jalan dan gunakanlah jalan dengan semestinya," tegas Pedrosa.

Sementara itu, Marquez yang sudah tercatat sebagai 5 kali juara dunia menceritakan mengenai perbedaan hukum lalu lintas yang berlaku di Spanyol dengan di Indonesia. "Di usia 16-18 tahun, kita bisa ikuti tes uji SIM untuk mengendarai motor 50cc. Di usia 19 tahun ke atas, kita bisa ikuti tes uji SIM untuk mengendarai motor 125cc. Sekitar usia 22 tahun, kita diijinkan untuk ikuti tes uji SIM motor besar. Untuk tes ini, persyaratannya sangat sulit. Selain soal keahlian, tesnya juga dibuat untuk membuat kita menjadi pengendara bertanggung jawab agar tidak asal kebut-kebutan di jalan," cerita Marquez.

Saat berkendara, kedua pebalap kelas dunia ini juga mengajak para bikers untuk menggunakan perlengkapan yang sudah ditentukan. Seperti halnya helm, jaket, sarung tangan dan lainnya. Perlengkapan safety riding menurut Marquez dan Pedrosa juga dipilih berdasarkan fungsi, bukan hanya sekadar sebagai gaya dan pelengkap dalam berkendara.

"Tubuh Anda adalah bagian penting yang harus dilindungi, jadi jawabannya adalah dalam memilih perlengkapan berkendara yang aman harus diutamakan fungsinya," tutup Marquez dan Pedrosa.

Baca Juga
Terganjal Masalah Imigrasi, Rémy Métailler Terancam Batal Ikuti Rampage
Di Samping Pedrosa, Marquez Malah Puji Dovizioso

  • facebook share

RELATED NEWS

Indonesia Siapkan Regulasi Motor Listrik

Indonesia Siapkan Regulasi Motor Listrik

HOT ISSUE
Ducati Tertarik Ben Spies

Ducati Tertarik Ben Spies

HOT ISSUE
FDR Dominasi Podium

FDR Dominasi Podium

HOT ISSUE
Kawasaki Siap Luncurkan Motor Terbaru

Kawasaki Siap Luncurkan Motor Terbaru

HOT ISSUE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company