Menilik Peluang Balotelli Kembali ke Timnas Italia

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Espn Fc,youtube | Editor: Andi Wahyudi | 20 October 2017

SPORTKU.COM

Akankah Mario Balotelli diberikan kesempatan untuk kembali membela Tim Nasional (Timnas) Italia setelah lama absen?

Mario Balotelli menunjukan kepada publik sepakbola Italia bahwa ketajamannya di depan gawang lawan belum luntur. Ia sukses mencetak gol ke gawang Lazio meski gagal membawa Nice, klub yang ia bela meraih kemenangan lantaran kalah 1-3 di matchday ketiga Liga Eropa, Jumat (20/10) dini hari WIB.

Tambahan satu gol yang disarangkan pemain berjuluk "Super Mario" di musim ini membuat ia berhasil mengumpulkan 8 gol dari 11 pertandingan sejauh ini. Hal ini jelas menunjukan bahwa Balotelli sudah mendapatkan kembali performa terbaiknya.

Didatangkan oleh Nice pada musim lalu, Balotelli seakan lahir kembali. Dipercaya tampil sebanyak 23 pertandingan, pemain yang mengawali karir profesional bersama Inter Milan itu sukses mencetak 15 gol di Ligue 1 di musim 2016/2017.

Kehadiran Balotelli di klub tersebut juga memberikan dampak yang signifikan dimana mereka sukses menempati urutan ketiga di Ligue 1 dan bisa tampil di babak kualifikasi Liga Champions—meski kalah dan harus bermain di Liga Eropa musim ini.


Presiden Nice, Jean-Pierre Rivere selalu menjadi orang pertama yang memuji penampilan Balotelli sejauh ini, bahkan ia mengaku bahwa seharusnya pemain bernomor punggung 9 itu layak kembali dipanggil oleh Timnas Italia.

"Bersama kami, dia menemukan esensi sepak bola dan senyumannya. Saya bahagia, begitulah. Dia memiliki bakat yang belum hilang dan dia bekerja keras untuk Piala Dunia," kata Rivere seperti dikutip Gazzetta dello Sport.

“Dia memiliki bakat yang belum hilang dan dia bekerja keras untuk Piala Dunia. Saya tidak mengenal Ventura. Tapi saya bersedia memanggilnya untuk menjamin bahwa Mario benar-benar anak yang baik yang akan membawa kegembiraan ke ruang ganti,” sambungnya.

Baca juga
Target Bhullar di Indonesia Open

Hal senada juga diutarakan oleh Manajer Nice, Lucien Favre. Mantan pelatih Borussia Monchengladbach mengaku bahwa pemain andalannya itu telah menunjukan kedewasaanya dengan berlatih sangat keras sejauh ini.

“Dia telah berkembang dalam hal pergerakannya sekarang jadi lebih tidak egois dan efisien. Ia masih punya banyak hal untuk diperbaiki, tapi kita semua tahu akan hal itu," ujar pelatih asal Swiss itu seperti dikutip dari The Sportsman.

Mario Balotelli (Youtube)

mario-balotelli-espn-fc--6020636669674bd.jpg

Meski demikian, sejauh ini belum ada tanda-tanda bagi Balotelli untuk kembali membela Gli Azzuri—sebutan Timnas Italia, bahkan pelatih Italia, Giampiero Ventura, pernah mengungkapkan dirinya takkan memanggil mantan pemain AC Milan itu sampai Gli Azzurri memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018.

"Saya sudah pernah membicarakan Balotelli beberapa kali. Jika ada pemain yang berada di puncak permainan, maka kami bisa memikirkannya. Tidak ada yang dikecualikan sepenuhnya," katanya seperti dikutip dari Soccerway.

Banyak yang menganggap keengganan Ventura memanggil Balotelli adalah semacam hukuman bagi pemain keturunan Ghana atas tingkahnya di masa lalu. Pasalnya, pemain yang sempat membela Liverpool itu memiliki reputasi buruk.

Namun, banyak yang menganggap bahwa Balotelli kini sudah berubah. Ia sudah dianggap dewasa—mengingat usianya kini sudah mencapai 27 tahun. Pemain yang pernah bermain di Serie C1 bersama Lumezzane ini sudah tak lagi menunjukan sikap kontroversi seperti saat ia masih membela Manchester City dan Liverpool.

Italia sendiri saat ini nasibnya tengah di ujung tanduk. Pasalnya, mereka gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2018 dan harus melewati babak palyoff terlebih dahulu dengan menghadapi tim penuh kejutan, Swedia untuk bisa tampil di Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Rusia.

Banyak yang menganggap kehadiran Balotelli akan menambah opsi lini serang Italia. Selain karena pengalamannya yang pernah tampil di ajang besar, yakni Piala Eropa 2012 dan Piala Dunia 2014, ia juga dikenal lantaran memiliki teknik individual di atas rata-rata yang bisa mengubah jalannya pertandingan.

Saat ini lini depan Italia hanya ada nama Ciro Immobile saja yang diandalkan lantaran Andrea Belotti yang biasanya menjadi pasangan Immobile mengalami cedera yang membuat dirinya absen selama dua bulan.

Sementara, striker tersisa seperti Eder, Roberto Inglese, dan Manolo Gabbiadini terbukti belum bisa meningkatkan ketajaman lini serang tim yang sukses menjuarai gelar Piala Dunia sebanyak empat kali.

Kini keputusan ada di tangan Ventura, apakah akan tetap ngotot akan pilihannya atau pasrah dengan keadaan bahwa Italia memang butuh Balotelli sebagai syarat untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 dengan cara menumbangkan Swedia pada November 2017 mendatang.

Baca juga
Performa Milan Bikin Montella Kecewa

  • facebook share

RELATED NEWS

Menanti Debut Spaso di Timnas

Menanti Debut Spaso di Timnas

TOPIC OF THE WEEK
Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

TOPIC OF THE WEEK
Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

TOPIC OF THE WEEK
Membela Shaun Evans

Membela Shaun Evans

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company