Sejarah Singkat Sepatu Roda

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Inlineskate.id | Editor: Andi Wahyudi | 26 October 2017

SPORTKU.COM

Sepatu roda sempat populer di era 90-an. Bagaimana olahraga ini dapat berkembang? Berikut kisahnya.

Cikal bakal sepatu roda tidak lepas dari kisah Joseph Marlin. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai teknisi dan pembuat alat-alat musim dingin ini mungkin tak akan pernah menyangka bahwa peralatan ice skating yang ditambahi roda kecil miliknya itu akan menjadi salah satu karya cipta yang luar biasa.

Pasalnya, sebelum populer seperti sekarang, penemuan pria berkebangsaan Belgia itu sempat dicekal oleh Pemerintah Belanda lantaran banyak yang menggunakannya di jalan raya—yang berpotensi mengundang kecelakaan.

Meski demikian, dengan berbagai alasan penggunaan sepatu roda justru semakin massif. Pasalnya, sensasi yang ditimbulkan dari sepatu roda adalah selain kecepatan adalah efisiensi waktu yang lebih cepat ketimbang berjalan.

Akhirnya ada tahun 1863 seorang bernama James Leonard Plimton mematenkan sepatu roda ciptaannya yang diberi nama Rocking Skate. Dikemudian hari, dirinya dijuluki sebagai Bapak Sepatu Roda atas jasanya menciptakan sepatu roda.

Olahraga ini akhirnya mendapatkan banyak penggemar. Tak hanya di Amerika saja, melainkan menyebar ke tanah Eropa sampai ke Inggris. Klub-klub sepatu roda pun banyak bermunculan. Bahkan akhirnya, negara Ratu Elizabeth itu membuat organisasi yang diberi nama The National Skating Association (NSA) pada tahun 1876 sebagai upaya mempopulerkan sepatu roda hingga timbul banyak kegiatan kejuaraan atau kompetisi.

Baca juga
Terens Puhiri Jadi Sorotan Dunia

Usai perang dunia pertama, tepatnya pada tahun 1924. Berdiri sebuah asosiasi sepatu roda sedunia bernama Federation Internationale de Roller Skating (FIRS). Kemunculan FIRS akhirnya banyak kegiatan kompetisi tingkat internasional hingga hari ini.

Selain berfungsi sebagai ajang olahraga, sepatu roda juga banyak digunakan sebagai ajang hiburan. Mulai di acara komedi, opera, dan balet. Bahkan muncul olahraga jenis baru bernama hoki yang pemainnya wajib menggunakan sepatu roda.

Yang terbaru atau yang populer saat ini adalah skating freestyle dimana pemain atau atlet sepatu roda tidak berlomba dalam kecepatan, melainkan kemampuan skillnya dalam memperagakan gaya/trik layaknya atlet skateboard.

Sejarah Sepatu Roda di Indonesia

Di Indonesia sendiri masuknya sepatu roda bersamaan dengan masuknya era penjajahan yang dilakukan oleh Belanda. Namun saat itu belum banyak yang memainkan karena hanya dilakukan oleh orang Belanda atau kalangan priyayi Indonesia.

Akan tetap pasca kemerdekaan, olahraga ini tak dibawa pulang oleh Belanda lantaran peminatnya ada, dan di tahun 60-an sepatu roda menjadi sebuah trend, terutama di kota-kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya.

Akhirnya pada 7 Oktober 1979, kepengurusan Perserosi (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia) dibentuk untuk mendukung kegiatan yang berbau sepatu roda.

Perserosi sendiri tercatat mengadakan Munas pertamanya pada tahun 1981 yang yang mengagendakan pembentukan pengurus periode 1981 sampai 1985. Nama Sri Sultan Hamengkubuwono tercatat dalam sejarah perkembangan sepatu roda di Indonesia lantaran statusnya sebagai ketua KONI pusat yang mengukuhkan kepengurusan Perserosi.

Sejak saat itu, banyak perlombaan yang diadakan di Indonesia dan sampai saat ini sudah banyak atlet sepatu roda Indonesia yang memiliki prestasi membanggakan di kancah internasional.

Baca juga
Cofidis Tunjuk GM Baru

  • facebook share

RELATED NEWS

HUT Ke-2 Jazzercise Jakarta

HUT Ke-2 Jazzercise Jakarta

OTHER
V3 Open 2017 Resmi Digelar

V3 Open 2017 Resmi Digelar

OTHER
Kejuaraan Dunia Triathlon IronMan

Kejuaraan Dunia Triathlon IronMan

OTHER
Surfing di Sungai? Kok Bisa?

Surfing di Sungai? Kok Bisa?

OTHER

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company