Neymar Jadi Raja di PSG

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Japantimes | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Esquire | 29 October 2017

SPORTKU.COM

Penyerang andalan Paris Saint-Germain (PSG) asal Brasil, Neymar diperlakukan bak raja di klub barunya tersebut.

Musim ini PSG mengejutkan dunia dengan mendatangkan Neymar dengan biaya transfer sebesar 222 juta euro atau sekitar Rp3,4 triliun sesuai dengan klausul pelepasan sang pemain yang sebelumnya dimiliki oleh kesebelasan Barcelona.

Kedatangan Neymar ke PSG sendiri sejak awal memang mengundang banyak kontroversi. Bahkan di awal-awal Ligue 1, pemain yang mengawali karir di kesebelasan Santos ini sempat bersitegang dengan Edinson Cavani lantaran berubut sebagai eksekutor pinalti.

Akibat perseteruan ini, Manajemen PSG melalui pelatih mereka, Unai Emery mengubah kebijakan dengan menempatkan seluruh pemain bisa mengambil tendangan pinalti meski awalnya hanya Cavani yang ditunjuk sebagai algojo.

Belakangan, banyak pihak yang bertanya-tanya mengapa Neymar sering bertindak semaunya itu selalu dibenarkan oleh pihak PSG. ternyata, ada keistimewaan yang diberikan oleh klub asal Prancis itu kepada pemain yang baru berusia 25 tahun tersebut.

Dikutip dari Esquire, Rabu (26/10), nyatanya benar bahwa Neymar diperlakukan layaknya raja di klub tersebut lantaran mendapatkan beberapa keistimewaan yang tak didapat oleh pemain lain.

Baca juga
Banyak Pesepakbola Gay di Inggris

Pertama adalah bahwa Neymar memiliki dua fisioterapis pribadi. Kedua, pemain lain tidak boleh melakukan pelanggaran keras kepada pemain asal Brasil tersebut dalam sesi latihan yang dilakukan oleh PSG.

Ketiga, Neymar dibebaskan dari tugasnya untuk turun ke belakang bila PSG sedang dalam kondisi diserang oleh lawan, dan keempat, pemain bernomor punggung 10 itu dibebaskan memiliki tas bermerek sendiri sementara, pemain lain menggunakan tas yang bertuliskan sponsor yang mensponsori klub.

Bahkan, di musim depan Neymar ditunjuk sebagai algojo pertama bila PSG mendapatkan hadiah pinalti dari lawannya. Sehingga ia tak harus berbagi dengan Cavani—yang mengincar untuk menjadi top skor Ligue 1.

Banyak yang menganggap keistimewahan yang diberikan kepada Neymar akan menjadi bom waktu. Bila pemain lain merasa tidak diperlakukan secara adil, bukan tidak mungkin akan berdampak bagi penampilan PSG di lapangan.

Apalagi PSG kini tengah mewujudkan mimpi untuk bisa mendominasi Eropa dan dunia dengan menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia Antara Klub. Jangan karena Neymar setitik, rusak tim sebelanga.

Baca juga
Advannov Kembali Pasca Mobilnya Terbakar

  • facebook share

RELATED NEWS

Gomez Sama Ratakan Skuad Persib

Gomez Sama Ratakan Skuad Persib

FOOTBALL
Ketika Didier Drogba Dicukur Botak

Ketika Didier Drogba Dicukur Botak

FOOTBALL
Piala FA Vs Pangeran Harry

Piala FA Vs Pangeran Harry

FOOTBALL
Kontroversi Main di Luar Negeri

Kontroversi Main di Luar Negeri

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company