Lima Pemain Timnas Indonesia Keturunan Tionghoa

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 30 October 2017

Lima Pemain Timnas Keturunan Tionghoa

SPORTKU.COM

Inilah pemain keturunan tionghoa yang membela panji-panji Garuda Merah Putih. Siapa saja? Inilah list pemainnya.

Indonesia merupakan bangsa yang besar dimana didalamnya terdapat banyak suku dan etnis yang beragam. Tak heran kalau Tim Nasional (Timnas) Indonesia diisi oleh berbagai macam berbagai macam latar, termasuk yang berasal dari keturunan etnis Tionghoa.

Sejarah mencatat bahwa ikut mewarnai perjalanan Timnas Indonesia mulai dari masa kolonial Belanda hingga kini. Bahkan mereka turut serta membantu Merah Putih dalam meraih gelar bergengsi di ajang internasional.

Berikut lima pemain keturunan yang tercatat pernah membela Timnas Indonesia:

Tan Liong Houw

Tan Liong Houw (The Jak Mania)

lima-pemain-timnas-indonesia-991193bb92ec1c1.jpg

Tan Liong Houw atau Latief Harris Tanoto merupakan pesepak bola terkenal di Indonesia pada era tahun 1950-an. Berposisi sebagai gelandang kiri, ia dikenal sebagai pemain tangguh. Tak heran bila pria kelahiran Surabaya, 26 Juli 1930 ini diberi julukan “Macan Betawi” ketika membela Persija Jakarta meski berdarah Tionghoa.

Kehebatan Tan dalam bermain bola membuat dirinya terpilih tampil membela Timnas Indonesia, bahkan ia tak tergantikan selama 12 tahun berseragam merah putih membuat dirinya kenyang pengalaman. Namanya pun tercatat sebagai pemain yang sanggup mengantar Indonesia mencapai perempat final Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia.

Bahkan mereka sempat menahan imbang Uni Soviet (kini Rusia) yang diperkuat oleh Lev Yashin dengan skor 0-0—dipertandingan ulang harus kalah 0-4. Meski demikian, catatan yang diraih oleh Tan hingga kini belum juga terlampaui oleh generasi Indonesia saat ini.

“Jangan tanyakan masalah nasionalisme orang-orang Tionghoa. Kami siap mati di lapangan demi membela Indonesia melalui sepakbola,” kata Tan ketika dirinya pernah dicap tidak nasionalis oleh orang-orang.

Drg. Endang Witarsa

Drg. Endang Witarsa (Serambi Indonesia)lima-pemain-timnas-indonesia-8610020fea85dff.jpg

Drg. Endang Witarsa alias Lim Sun Yu atau Liem Soen Joe merupakan tercatat pernah memperkuat Timnas Indonesia, namun ia justru lebih terkenal ketika menjadi pelatih dimana dirinya pun sempat menukangi Tmnas Garuda.

Di bawah kendali pria yang memiliki gelar akademik sebagai dokter gigi ini, Timnas Indonesia sukses meraih banyak gelar, seperti Juara Piala Raja, Thailand (1968), Juara Merdeka Games, Malaysia (1969), Juara Pesta Sukan, Singapura, Juara Anniversary Cup (1972), Juara Agha Khan Cup, Pakistan, dan terakhir mengalahkan timnas Uruguay 2-1 dalam pertandingan persahabatan di Jakarta tahun 1974.

Ia juga dikenal sebagai pelatih bertangan dingin dimana banyak mantan anak asuhnya muncul sebagai pemain yang menonjol di kancah Liga Indonesia, mulai dari Yudo Hadianto, Widodo C. Putro, Ronny Paslah, Surya Lesmana, Yuswardi, Sucipto Suntoro dll.

Baca juga
Rayakan Ultah, Astra Bagi-bagi Hadiah

Nova Arianto

Nova Arianto (Boss Bola)

lima-pemain-timnas-indonesia-681345360ab8095.jpg

Nova Arianto merupakan anak dari salah satu legenda PSIS Semarang, Sartono Anwar ini merupakan pemain bertahan yang menonjol di tahun 2000-an. Sedari muda, kemampuannya sudah diakui hingga masuk ke dalam program PSSI Barretti.

Berposisi sebagai bek, Nova dikenal sebagai pemain yang cukup tangguh menjaga pertahan dengan tinggi badan yang mencapai 183 cm. Selain hebat sebagai pemain bertahan, ia juga dikenal sebagai pemain yang tak jarang mencetak gol.

Tak heran Nova pun pernah mengantarkan Sriwijaya FC menjadi Juara Indonesia Super League pada tahun 2012 lalu. Ia juga sempat lama menjaga pertahanan Timnas Indonesia dan sempat membawa Timnas Garuda mencapai semifinal di Piala AFF tahun 2008 silam.

Eduard Tjong

Eduard Tjong (Radar Surabaya)

lima-pemain-timnas-indonesia-4230577095b80bb.jpg

Eduard Tjong barangkali sudah mengabdikan dirinya untuk sepakbola. Lahir dari keluarga sepakbola dimana ayahnya, Harry Tjiong merupakan mantan pemain andalan Timnas Indonesia membuat dirinya pun mengikuti jejak ayahnya.

Saat masih muda, Eduard sempat dipanggil Timnas Indonesia muda dimana saat itu ia masih berposisi sebagai penjaga gawang. Namun saat dewasa, Edu—panggilan akrab Eduard Tjong—memilih menjadi gelandang serang.

Keputusannya itu berbuah manis, ia sukses menjadi pemain andalan Arseto Solo dan membuat klub tersebut memenangkan gelar Galatama dan Piala Galatama sebelum akhirnya memilih pensiun dari sepakbola pada 1998.

Setelah pensiun, Eduard masih aktif di sepak bola dengan melatih banyak klub termasuk juga Timnas Indonesia U-19 meski belum ada prestasi yang tercipta.

Kim Jeffrey Kurniawan

Kim Jeffrey Kurniawan (Pikiran Rakyat)

lima-pemain-timnas-indonesia-680047cb9f769db.jpg

Kim Jeffrey Kurniawan sejatinya merupakan pemain keturunan Indonesia-Jerman. Ia bahkan lahir dan besar di Jerman. Namun ia akhirnya memutuskan untuk membela Timnas Indonesia dengan tampil di Timnas U-23 dan senior.

Uniknya, ternyata kakek Kim merupakan mantan pemain Timnas Indonesia era tahun 1950-an bernama Kwee Hong Sing. Ia merupakan pemain andalan Antun "Toni" Pogacnik ketika membela panji Garuda dan masuk dalam pemain yang sukses ke perempat final Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia.

Saat ini Kim masih aktif bermain dan membela Persib Bandung, klub yang merupakan rival kakeknya yang dahulu terkenal membela Persija Jakarta.

Baca Juga
Peran Lorenzo bagi Dovizioso

  • facebook share

RELATED NEWS

Lima Momen Ikonik Andrea Pirlo

Lima Momen Ikonik Andrea Pirlo

TOP 5
Peran Ganda Juara Liga Champions

Peran Ganda Juara Liga Champions

TOP 5
Lima Pemain Terbaik Jepang

Lima Pemain Terbaik Jepang

TOP 5
5 Pesepakbola Mengaku Gay

5 Pesepakbola Mengaku Gay

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company