Seberapa Pentingkah Team Order?

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Dedi Hermawan | 31 October 2017

SPORTKU.COM

Di dunia balap baik motor maupun mobil tentu sudah mengenal yang namanya team order.

Istilah team order sudah sering kali kita dengar, khususnya bagi mereka para penggemar balap. Dalam dunia motorsport, sebutan team order mengacu pada perintah tim kepada pebalap mereka untuk melakukan sesuatu berkaitan dengan strategi tim dalam hal mengejar sebuah tujuan yang dianggap lebih besar.

Team order ini biasanya dikelaurkan dalam kondisi tertentu, misalnya di saat salah satu pebalap mereka tengah bertarung untuk meraih poin tertinggi. Jadi, tim akan memerintahkan pebalap satunya lagi untuk mengalah, memberi jalan atau bahkan memberi perlindungan sekaligus penghalau lawan yang melakukan gempuran. 

Team order umumnya dilakukan pada akhir-akhir musim balap. Di mana salah satu pebalap dari tim tersebut memiliki peluang menjadi juara umum. Tim kemudian akan memberikan perintah kepada salah satu pebalap mereka untuk mengatur permainan di sirkuit sehingga bisa memberi peluang untuk mendulang poin lebih banyak. Sehingga semakin terbuka peluangnya menjadi juara umum.

Contoh kasus yang baru-baru ini terjadi adalah mencuatnya team order di kubu Ducati saat balapan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Jorge Lorenzo dijadikan 'tumbal' oleh pabrikan Italia tersebut untuk memenangkan Dovizioso agar tetap terjaga peluangnya menjadi Juara Dunia MotoGP 2017.

Lorenzo yang berada di posisi terdepan hingga lap ke-16 pun akhirnya membiarkan Dovizioso melakukan overtake terhadap dirinya. Terlepas dari itu juga merupakan kesalahan -yang bisa saja dilakukan dengan sengaja- oleh Lorenzo. Di mana saat itu Lorenzo terlalu melebar saat akan menikung sehingga peluang tersebut dimanfaatkan oleh Dovizioso untuk menangi balapan MotoGP Malaysia.

Baca Juga
Bandingkan Mahalnya Biaya Balap Moto2 dan MotoGP

Permainan team order dalam ajang MotoGP sendiri sejatinya memang tak diatur secara khusus. Tidak ada peraturan yang menyebutkan jika taktik team order dilegalkan. Meski demikian, FIM selaku federasi tertinggi balap motor di dunia berhak menjatuhkan sanksi kepada pebalap yang dijadikan sebagai team order jika membahayakan pebalap lain.

Jika pebalap yang menjadi team order melakukan balapan dengan sengaja membahayakan pebalap lain, maka FIM melalui stewards akan menjatuhkan sanksi kepada pebalap tersebut. Akan tetapi jika pebalap yang menjadi team order melakukan balapan dengan benar maka hal tersebut tidak menjadi masalah.

Dikutip dari situs Crash, juga menyebutkan jika sanksi bisa diberikan kepada pebalap team order jika mememperlambat laju kecepatannya demi memuluskan rekan setimnya menangi balapan. Hal yang sama pernah dilakukan oleh Jorge Lorenzo saat akan mencoba memotong jarak perolehan poin dari Marc Marquez di Valencia pada tahun 2013 silam.

Lalu seberapa pentingkah team order tersebut?

"Dari sisi kepentingan tim, untuk team order sendiri memang sangat diperlukan. Diperlukan dalam kondisi cari aman sebuah prestasi atau poin klasemen. Setahu saya biasanya team order akan muncul menjelang akhir musim atau seri," ungkap Wawan Hermawan, pebalap Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta yang disupport oleh ban FDR.

"Team order akan muncul ketika salah satu pebalap pada tim tersebut diminta untuk membantu pebalap lain atau rekan setimnya. Cuma kadang salah kaprah, team order terkadang melakukan tindakan yang membahayakan dirinya sendiri maupun pebalap lain. Itu yang harus dibenahi, safety harus menjadi prioritas," sambung pebalap yang juga punya sekolah balap WH19 Racing School tersebut.

Namun memang tidak semua tim setuju dengan adanya team order pada tubuh mereka. Salah satunya tim balap yang rutin turun di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix maupun Indospeed Race Series (IRS), Yamaha Jasti Putra Usaha Jaya NHK FDR 549 Kaboci Racing Team. Subhan Al Ghazali yang akrab disapa Baban selaku pemilik tim mengaku tak pernah menciptakan team order.

"Maaf, kalau saya tidak terlalu menyentuh untuk hal itu. Karena apapun kondisinya pebalap saya harus fight. Insya Allah nggak ada yang namanya team order," singkat Baban.

Baca Juga
Ada di Malaysia, Sirkuit Sepang Justru Identik dengan Marco Simoncelli
Intip Seksinya Gadis-gadis Sirkuit Pinggir Pantai

  • facebook share

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company