Lorenzo Rela Jadi Tumbal Ducati Untuk Kemenangan Dovizioso

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Andi Wahyudi | 31 October 2017

SPORTKU.COM

Ducati menyambut pahlawan baru Jorge Lorenzo yang rela mengorbankan kemenangannya untuk Andrea Dovizioso.

Detik-detik menegangkan dalam karir Dovizioso mungkin bisa dibilang baru saja terlewati. Balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada akhir pekan kemarin, Minggu (29/10) menjadi titik balik kehidupan Dovizioso. Peluang Juara Dunia MotoGP 2017 yang nyaris lolos dari tangannya akhirnya kembali lagi terbuka untuk dirinya.

MotoGP 2017 memang menjadi tahun terbaik bagi Dovizioso selama berkarir di Ducati. Membalap untuk tim pabrikan Ducati sejak tahun 2013, baru musim 2017 ini Dovizioso masuk dalam perebutan sengit juara dunia. Sejak awal musim 2017 memang tak ada yang menjadikan pebalap Italia itu menjadi kandidat juara dunia.

Akan tetapi pandangan tersebut berubah 180 derajat sejak Dovizioso berhasil menangi balapan dua kali beruntun di Italia dan Catalunya. Sejak saat itu Dovizioso terus menjadi sorotan publik. Bahkan dirinya sempat beberapa seri bertahan sebagai pemuncak klasemen sementara. Sejauh ini, Dovizioso pun sudah 6 kali mengantongi kemenangan.

Menjadi pesaing terkuat dalam perebutan gelar Juara Dunia MotoGP 2017 adalah Marc Marquez. Pebalap Repsol Honda ini perlahan tapi pasti juga terus menyodok dominasi Dovizioso. Bahkan Marquez nyaris mengubur mimpi Dovizioso untuk menjadi juara dunia saat balapan berlangsung di Sirkuit Sepang lalu. Dovizioso harus bisa memenangkan balapan di Sepang, bila tak ingin Marquez juara dunia.

Saat itu, sebelum balapan dimulai Dovizioso masih tertinggal 33 poin dari Marquez dengan 50 poin yang bisa mereka perebutkan. Nasib baik masih berpihak pada Dovizioso. Pebalap kelahiran 23 Maret 1986 silam ini berhasil menangi balapan di Sepang yang sekaligus mempertahankan asanya untuk bisa menjadi juara dunia. Sebab Marquez hanya bisa finish ke-4.

Namun kini yang menjadi sorotan utama kemenangan Dovizioso di Sepang juga bukan hanya soal masih terbukanya pebalap 31 tahun tersebut dalam perebutan mahkota tertinggi. Akan tetapi menyangkut rekan setimnya Jorge Lorenzo. Disebut-sebut kememenangan Dovizioso juga berkat settingan tim Ducati yang menjadikan Lorenzo sebagai tumbal.

Pasca balapan, menyeruak ungkapan jika Lorenzo sukses berperan sebagai team order. Lorenzo yang memimpin balapan hampir separuh race diberikan kode oleh Ducati untuk memberikan jalan bagi Dovizioso. Saat itu Lorenzo memang berada di posisi terdepan diikuti rekan setimnya Dovizioso.

Kode keras dari Ducati bertuliskan 'Suggested Mapping 8' yang tertera di papan dashboard ditujukan kepada Lorenzo. Tulisan tersebut yang dijadikan kode rahasia Ducati sebagai perintah agar Lorenzo memberikan jalan kepada Dovizioso agar peluangnya menjadi juara dunia musim ini masih terbuka. Lorenzo akhirnya mengalah demi kemenangan Dovizioso.

Baca Juga
Seberapa Pentingkah Bentuk Team Order?

Muncul anggapan sebagai team order, Lorenzo pun membantah keras tuduhan tersebut. Diakuinya Lorenzo sama sekali tak melihat tulisan di papan dashboard karena saat itu dia tengah fokus pada balapan dan baru mengetahuinya ketika berjumpa lagi dengan krunya di parc ferme.

"Jujur, saya tak melihat apapun. Saya sangat fokus pada tikungan berikutnya karena konsentrasi tak boleh buyar dalam hujan," singkat Lorenzo.

Hingga akhirnya sebuah kesalahan dilakukan Lorenzo di lap ke-16. Ketika itu Lorenzo terlalu melebar saat menikung. Situasi tersebut membuat Dovizioso dengan mudah melakukan overtake. Dovizioso pun lolos untuk memimpin balapan dan terus memimpim balapan hingga menyentuh garis finish.

Kondisi tersebut memang penuh dilema bagi Lorenzo. The Mallarco (julukan Lorenzo) sejatinya bisa saja menangi balapan. Akan tetapi di satu sisi dia harus membantu Dovizioso mewujudkan asanya menjadi juara dunia. Sebab sejak debutnya bersama Ducati musim ini, Lorenzo memang sama sekali belum pernah menangi balapan. Meski sudah dua kali finish di podium ke-3 di Spanyol dan Aragon.

Maka pantas saja jika akhirnya Lorenzo disebut sebagai pahlawan bagi Dovizioso juga untuk Ducati. Perannya memang sangat penting. Apalagi bagi Ducati yang sudah lama merindukan titel juara dunia. Di mana pabrikan Italia ini terakhir kali menjadi Juara Dunia MotoGP pada tahun 2007 bersama Casey Stoner. Sejak kepergian Stoner, Ducati terus berada dalam keterpurukan. Bahkan usahanya dengan mendatangkan Valentino Rossi ke kandangnya pun tak mengubah nasib buruknya di MotoGP.

Di sisi lain, tentunya Dovizioso pun tak mau kemenangannya tersebut sedikit tercemar lantaran Ducati dituduh melakukan team order. Dovizioso menegaskan jika dirinya bahkan sama sekali tidak tahu persoalan tentang team order. Dovizioso mengatakan jika dirinya melakukan pertarungan yang sengit dengan Lorenzo untuk bisa menangi balapan di trek basah Sepang.

Meskipun demikian, perjuangan panjang Dovizioso belum selesai. Dia masih harus melakukan satu kali balapan pamungkas untuk bisa mewujudkan mimpinynya menjadi juara dunia. Memang tidak mudah, sebab balapan yang akan dilakukan di Sirkuit Valencia, Spanyol pada 12 November mendatang sebagai seri pamungkas bukan trek favorit Ducati.

Track record Ducati di Valencia memang tak berjalan baik. Sejak tahun 1999, Ducati baru meraih dua kemenangan di Kelas MotoGP bersama Troy Bayliss pada musimm 2006 dan Casey Stoner di musim 2008. Lagi-lagi Lorenzo bisa menjadi tumbal bagi Ducati untuk kemenangan Dovizioso. Sebab, di Valencia Lorenzo memang memiliki kisah manis dengan beberapa kali menorehkan kemenangan. Tercatat Lorenzo pernah menang 4 kali.

Di balapan pamungkas nanti, Marquez masih unggul 21 poin dari Dovizioso. Lalu siapa yang akan menjadi Juara Dunia MotoGP 2017? Akankah Lorenzo rela kembali jadi tumbal Ducati? Menarik kita nantikan.

Baca Juga
Intip Seksinya Gadis-gadis Sirkuit Pinggir Pantai
Ducati Bangun dari Tidur Panjangnya

  • facebook share

RELATED NEWS

Menanti Debut Spaso di Timnas

Menanti Debut Spaso di Timnas

TOPIC OF THE WEEK
Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

Dua Peslalom TTI Berebut Gelar

TOPIC OF THE WEEK
Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

Rea Jadi Musuh Abadi Sykes

TOPIC OF THE WEEK
Membela Shaun Evans

Membela Shaun Evans

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company