Ferrel Harus Bekerja Ekstra Akibat Bannya Terlalu Grip

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 1 November 2017

Ferrel Keluhkan Soal Grip Ban

SPORTKU.COM

Ban memang memiliki peranan penting setiap balapan, terutama mengenai grip yang bersentuhan langsung dengan aspal lintasan.

Bukan hanya bicara tekanan angin saja yang mempengaruhi performa ban saat di lintasan balap, melainkan juga grip yang dihasilkan turut memberikan daya cengkram yang mampu menghantarkan pebalap untuk meraih juara. Namun bagi pebalap Watch Studio Racing Team, Ferrel Fadhil, di seri keenam kemarin, dirinya masih harus menyesuaikan dengan grip ban yang masih sangat baru. Karena menurut pebalap yang juga didukung GT-Radial ini, grip ban baru yang ia gunakan cukup menyulitkan saat berada di tikungan.

Baca juga:
GALERI FOTO: PGV INDURO LAPS

"Kendala saya di Kejurnas ITCC adalah bagian depan mobil yang menggunakan ban baru. Depannya mau masuk tikungan, cuma belakang kalau mobil penggerak depan kita selalu cari belakangnya agar bisa ngebuang, karena biar lebih cepat kita nginjak gasnya dan di apexnya bisa lebih cepat lagi. Nah saat balapan ITCC, bannya terlalu grip, sehingga mobilnya kurang bebas. Jadi mereka semua di slide baru digas, tapi di saya tidak bisa karena mobilnya terlalu grip bannya," tutur Ferrel.

Di samping permasalahan mengenai grip ban baru yang ia gunakan, kendala lain pun memang sudah menghantui Ferrel sejak sesi latihan, namun tim mekanik yang dipercayainya belum menemukan solusi akan permasalahan tersebut. Dalam penuturannya, setiap Ferrel akan menaikan transmisi dari dua ke tiga, walaupun rpm sudah berada di titik yang pas, namun mobil tetap ngedown dan kehilangan beberapa tenaga.

Namun demikian, sejak pertarungan di mulai saat lampu start dipadamkan, Ferrel tahu apa yang harus ia lakukan untuk terus bertarung di lintasan. Sepanjang pengamatan pebalap yang didukung oleh jam tangan Condotti ini, ia bisa mengambil celah dari lawannya yakni Rio SB yang bermain agresif. Sebagai buktinya, dalam beberapa kali balapan, Ferrel, sukses menempel ketat Rio SB yang berada di depannya.

Baca juga:
KURZAWA HATTRICK, PSG LOLOS 16 BESAR

"Kalau untuk Rio, dia menurut saya adalah pebalap yang agresif. Jadi saya bisa mengambil keuntungannya ketika lap makin banyak, saya rasa ketika saya bertarung dengan dia, kondisi mobil dia sudah tidak kompetitif karena dari awal dia bawanya sangat agresif," tambah Ferrel. Sementara ketika disinggung mengenai target yang akan dipenuhi untuk tahun depan, Ferrel, mengatakan untuk target tahun depan adalah untuk bisa mengalahkan dua seniornya tersebut di atas lintasan.

"Tahun depan targetnya bukan lagi juara dua atau juara tiga. Target saya tahun depan akan naik lagi, karena dari selesai seri terakhir nanti saya akan cek semua dan improve lagi. Kita akan bikin lebih sempurna karena untuk tahun depan target saya adalah juara pertama," pungkasnya.

  • facebook share

RELATED NEWS

Highlight Putaran Terakhir Kejurnas Slalom

Highlight Putaran Terakhir Kejurnas Slalom

GYMKHANA
Kebahagaiaan Anjasara Di Penghujung Tahun

Kebahagaiaan Anjasara Di Penghujung Tahun

GYMKHANA
Anjasara-Demas Hentikan Puasa Gelar TTI

Anjasara-Demas Hentikan Puasa Gelar TTI

GYMKHANA
Hasil Final Kejurnas Slalom 2017

Hasil Final Kejurnas Slalom 2017

GYMKHANA

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company