Rangkaian Prosedur untuk Ikut Balapan ETCC Indonesia

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 8 November 2017

Prosedur Ikut Balapan ETCC Indonesia

SPORTKU.COM

Dalam mengikuti balapan di ETCC Indonesia, ada rangkaian proses yang harus dilalui oleh calon peserta. Apa saja prosedurnya?

Sebelum berpartisipasi di dalam ketatnya persaingan, ada beberapa langkah yang harus diikuti oleh calon pebalap. Hal ini kadang luput dari informasi seputar dunia balap. Untuk itu, kami akan coba uraikan rangkaian langkah demi langkah untuk bisa ikut balap di ajang ETCC Indonesia.

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya adalah pendaftaran. Jadi, setiap pebalap yang akan berkompetisi di ajang balap harus melengkapi beberapa persyaratan seperti Kartu Izin Start (KIS) yang masih berlaku. Setelah itu, hal yang harus dilanjutkan adalah mengecek kategori si pebalap tersebut. Apakah dia masuk dalam kategori seeded A, seeded B atau Non Seeded.

Pengklasifikasian tersebut dimaksudkan untuk membedakan pebalap dari sisi prestasi dan jam terbangnya. Setelah masuk dalam salah satu kategori seeded atau non seeded, kemudian mobil yang dipakai oleh pebalap ini juga akan melewati proses scrutineering atau inspeksi. Tujuannya juga untuk menempatkan pebalap tersebut di kelas yang sesuai dengan kapasitasnya.

Sebagai seorang yang ikut andil dalam kepengurusan ETCC Indonesia, Andre Dumais, memberikan penjelasan mengenai rangkaian tersebut.

"Dari sisi pendaftaran memang kayaknya di ETCC Indonesia ini lebih mahal. Urutan pertama adalah harus daftar, setelah daftar kita akan kasih prosedurnya. Lalu kita juga akan mengecek kendaraan, dia menggunakan mobil apa? Baru kita tentuin masuknya ke kelas mana, apakah di ETCC 2000 atau ETCC 3000," ujar Andre Dumais.

Pria yang juga menjadi mentor balap untuk Zharfan Rahmadi dan Aldio Oekon ini juga memberikan contoh dalam pengklasifikasian kelas pebalap.

"Kalau ada calon peserta yang masuk ke ETCC 3000 misalnya, kita cek spesifikasi mobilnya, benar bisa di ETCC 3000 atau di ETCC 2000, setelah itu baru kita tentuin pebalapnya. Sampai di sini pun pebalap juga kita lihat lagi, apakah pernah juara sebelumnya? Terus kita lihat di buku merah IMI, namanya ada apa tidak, dengan tujuan agar tidak salah menempatkan pebalap tersebut," tambah Andre Dumais.

Secara keseluruhan, rangkaian untuk mengikuti balap di ETCC Indonesia tidak ada kerumitan. Terlebih ketika calon peserta tersebut sudah sering aktif di ajang balap Tanah Air. Pendaftaran peserta baru hanya dilakukan satu kali, setelahnya dalam keikutsertaan di setiap serinya, mereka juga akan tetap melakukan registrasi ulang sebelum latihan resmi di gelar.

Baca juga
Mbappe Ogah Ke Real Madrid. Ini Alasannya...
Highlights V3 Open

  • facebook share

RELATED NEWS

Aksi Nekat Sebastien Buemi

Aksi Nekat Sebastien Buemi

FORMULA 1
Aston Martin Podium di Amerika

Aston Martin Podium di Amerika

CIRCUIT
Toro Rosso Absen Abu Dhabi

Toro Rosso Absen Abu Dhabi

FORMULA 1
Williams Membuka Diri untuk Kubica

Williams Membuka Diri untuk Kubica

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company