Alasan Danurwindo Terapkan 4-3-3 Sebagai Taktik dalam Filosofi Sepak Bola Indonesia

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 10 November 2017

Alasan Danurwindo Terapkan 4-3-3

SPORTKU.COM

Direktur Teknik dan High Performance Unit PSSI Danurwindo mengatakan bahwa formasi 4-3-3 adalah yang paling cocok diterapkan di Indonesia. Mengapa?

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Direktur Teknik dan High Performance Unit PSSI, Danurwindo meluncurkan buku kurikulum pembinaan sepak bola Indonesia yang didalamnya berisi Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia) di Kantos PSSI, Jakarta, Kamis (9/11).

Dalam buku tersebut Danurwindo menerangkan bahwa formasi 4-3-3 akan menjadi pakem formasi bagi Indonesia dan akan mulai diterapkan dari usia dini.

“Masalah taktik, saya katakan tadi ini untuk pembinaan uasia muda. Sebenarnya banyak variable untuk formasi, bisa 3-5-2, bisa 4-4-2, bisa juga 4-3-3. Tapi kenapa 4-3-3 itu karena kita anggap paling sederhana,” ujarnya.

Mantan pelatih Persija Jakarta itu mengatakan bahwa penerapan taktik 4-3-3 itu selain cocok dengan gaya permainan Indonesia, juga memiliki banyak kelebihan lantaran setiap line memiliki peran sama kuat dan bisa fleksibel.

“4-3-3 ada tiga line, cuma ada tiga baris, belakang, tengah dan depan. Kalo kita bilang pemain ada tiga, tiga, tiga di belakang ada satu atau bisa jadi 3-4-3. Itu alasanya, kemudian kenapa 4-3-3 itu karena kita punya cara bermain filosofi sepak bola Indonesia konstruktif, possession ball oriented, berorinetasi pada penguasaan permainan bola,” kata Danurwindo.

Baca juga
PSSI Luncurkan Buku Filosofi Filanesia

Direktur Teknik dan High Performance Unit PSSI Danurwindo

pssi-peluncuran-buku-8113231b7c3cc37.JPG

Pelatih yang pernah menjadi assisten Anatoli Polosin di Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini mengatakan bahwa formasi 4-4-3 adalah dasar untuk penguasaan bola, sesuai dengan kebanyak pemain Indonesia yang possession ball oriented.

“Di formasi 4-4-3 ini banyak membentuk segitiga-segitiga dan diamond-diamond ini adalah dasar untuk penguasaan bola, dasar untuk permainan kita bisa passing ke satu sisi, ke kanan, ke kiri atau ke depan, ini alasannya menggunakan formasi 4-4-3 sebagai pembelajaran untuk usia muda,” ungkap Danurwindo.

Danurwindo sendiri mengatakan bahwa sebelum menerapkan formasi 4-3-3 yang menjadi dasar formasi filosofi sepak bola Indonesia, ia sudah melakukan riset yang cukup lama sebelum akhirnya memutuskan formasi tersebut.

“Kalo ditanya, berapa lama riset? Kita sudah hampir satu setengah tahun lamanya kita riset karena kebetulan saya pernah lihat di kompetisi Liga Kompas, Liga Top Skor, kemudian melihat usia muda lainnya, bagaimana kemudian mereka memainkan sepak bola ini sehingga kita punya bayangan,” tuturnya.

Meski demikian, Danurwindo tak mengingkari bahwa formasi akan terus berkembang. Namun menurutnya itu hanya terjadi di tingkat senior. Untuk usia pembinaan formasi 4-3-3 dianggap paling cocok untuk pemain muda di Indonesia.

“Sekarang ini adalah bagaimana kita ingin memberi pelajaran bagi pemain usia muda dengan cara bermain yang kita anggap lebih sederhana tetapi mengarah ke filosofi sepak bola Indonesia yang lebih possession oriented,” imbuhnya.

Baca juga
Pedrosa Si Raja GP Valencia

  • facebook share

RELATED NEWS

Pemain Termahal Inggris Divonis Penjara

Pemain Termahal Inggris Divonis Penjara

FOOTBALL
Bima Sakti Tangani Timnas U-19

Bima Sakti Tangani Timnas U-19

FOOTBALL
Persib Panen Denda!

Persib Panen Denda!

FOOTBALL
Ketika Messi Hangatkan Bangku Cadangan

Ketika Messi Hangatkan Bangku Cadangan

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company