Menilik Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Perbasi | Editor: Dedi Hermawan | 26 November 2017

SPORTKU.COM

Indonesia, Jepang dan Filipina —yang menjadi tuan rumah bersama— menjadi salah salah satu calon tuan rumah Piala Dunia Basket 2023.

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) sebagai otoritas tertinggi bola basket dunia resmi mendaftarkan Indonesia yang bergabung dengan Jepang dan Filipina sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2023 pada Jumat (24/11).

Dengan demikian, proses bidding nantinya, Indonesia—bersama Jepang dan Filipina— akan bersaing dengan Argentina dan Uruguay sebagai tuan rumah bersama yang juga lolos dalam babak final penentuan Piala Dunia 2023.

Sebelumnya ada Rusia dan Turki yang juga ikut bidding. Namun kedua negara itu akhirnya memutuskan untuk mundur dengan alasan yang berbeda. Rusia merasa dikucilkan lantaran banyaknya kasus doping yang menimpa atletnya, terutama di ajang basket, sementara Turki ingin fokus membenahi basket.

Nantinya, pada 9 Desember 2017 mendatang, akan diketahui siapa yang akan menang apakah Indonesia-Jepang-Filipina atau Argentina-Uruguay. Yang pasti pemenang akan mencatakan sejarah baru di dunia basket lantaran untuk pertama kalinya Piala Dunia diselenggarakan lebih dari satu negara.

Sementara untuk Piala Dunia Basket atau yang dikenal dengan FIBA Word Cup sendiri yang terdekat akan digelar di Tiongkok pada tahun 2019 mendatang.

Indonesia memiliki peluang besar untuk bisa terpilih menjadi tuan rumah. Pasalnya, basket Indonesia saat ini dianggap tengah mengalami kemajuan. Contohnya, pada SEA Games 2017 lalu, Indonesia sukses keluar sebagai finalis dan hanya kalah dari Filipina —dengan skor 55-94 —yang notabene raja basket di kawasan ASEAN.

Baca juga
Resmi, Persebaya dan PSMS ke Liga 1

Selain itu pada ajang Kejuaraan Bola Basket Asia Tenggara SEABA 2017, Indonesia keluar sebagai runner up, mereka hanya kalah dari Filipina dengan skor 97-64 pada laga terakhir yang terjadi pada Mei 2017 lalu.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thorir mengaku optimis Indonesia bisa menang dalam bidding kali ini. Menurutnya, bila Indonesia terpilih, maka bola basket bisa lebih populer.

"Momen ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan prestasi bola basket Indonesia. Ini sekaligus menunjukkan pada dunia internasional bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah kejuaraan bola basket dunia," ungkap Erick seperti dikutip dari Republika.

Berkah dibalik Kasus Match Fixing

Bola basket Indonesia beberapa waktu lalu sempat diguncang skandal match fixing alias pengaturan skor, sebanyak 9 orang mendapatkan larangan bermain baik dari Perbasi selaku federasi dan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) selaku penyelenggara liga.

Menurut Erick, kehadiran match fixing di Indonesia tentu menjadi aib, namun bila dilihat dari sisi lain, ketegasan asosiasi dan penyelengara liga membuat FIBA menjadi respect kepada basket Indonesia dan menjadi keuntungan.

“Hal ini menunjukan Basket Indonesia semakin professional dan transparan,” ungkapnya.

Tentunya menarik untuk menunggu apakah Indonesia bisa menjadi tuan rumah untuk ajang tertinggi bola basket dunia ini? Biar waktu yang menjawab.

Baca juga
Perjuangan Sean Gelael di Final

  • facebook share

RELATED NEWS

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia

BASKETBALL
Honda DBL Cari Pebasket Muda

Honda DBL Cari Pebasket Muda

UNIVERSITAS & SMA
IBL akan Terapkan Salary Cap

IBL akan Terapkan Salary Cap

BASKETBALL
Skandal Warnai Bola Basket Nasional

Skandal Warnai Bola Basket Nasional

BASKETBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company