Alasan Mengapa Serie A Tontonan Terbaik Musim Ini

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Kaskus | Editor: Dedi Hermawan | 26 November 2017

SPORTKU.COM

Serie A musim 2017/2018 kali ini menjadi tontonan bola yang paling memikat, mengapa? Ini alasannya.

Serie A menjadi liga yang paling menyenangkan untuk disaksikan. Pasalnya, tak hanya satu atau dua klub saja yang bersaing merebutkan scudetto, tetapi sampai lima tim berpeluang keluar sebagai juara. Juventus sang juara bertahan nampaknya kesulitan untuk kembali mendominasi di musim ini.

Hal ini sudah lama terjadi sejak musim 2001/2002 lalu dimana kompetisi Serie A memiliki daya saing yang tinggi. Bahkan, penentuan pemenang harus sampai laga terakhir dimana tiga tim masih berpeluang keluar sebagai juara saat itu.

Kebangkitan Inter Milan

Penampilan Inter Milan di musim 2017/2018 kali ini menuai pujian. Pasalnya, Mauro Icardi dkk belum terkalahkan dalam 14 laga Serie A dengan raihan sebanyak 36 poin hasil dari 11 kali menang dan tiga imbang.

Luciano Spaletti, Pelatih Inter musim ini dapat dikatakan sebagai otak dari kesuksesan tim berjuluk Nerazurri musim ini. Berkat tangan dinginnya, tim yang identik dengan jersey biru-hitam itu tampil luar biasa dengan materi pemain yang nyaris 80 persen merupakan punggawa musim lalu.

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Inter tidak terlalu aktif dalam membeli pemain baru, mereka mendatangkan Borja Valero dan Milan Skriniar yang dapat dikatakan sebagai pemain yang memiliki reputasi. Namun dengan waktu singkat, Spaletti mampu mengubah skuad yang musim lalu bermain tanpa motivasi mampu tampil kompak dan trengginas.

Kondisi ini mirip dengan Chelsea yang sukses menjuarai Liga Primer Inggris musim 2016/2017 lalu, ketika itu Antonio Conte juga tak melakukan banyak perubahan justru keluar sebagai kampiun di akhir musim.

Kapten sekaligus penyerang andalan Inter, Mauro Icardi pun semakin menunjukkan ketajaman yang membantu klub memimpin klasemen sejauh ini. 15 gol dari 14 laga menjadi bukti sahih bahwa pemain asal Argentina ini mampu bekerja di bawah kepelatihan Spaletti.

Napoli yang Semakin Ciamik

Selain Juventus, tim yang paling konsisten di Serie A dalam beberapa musim terakhir adalah Napoli. Mereka bahkan menjadi tim yang paling sibuk membuntuti Juventus di musim lalu usai As Roma kehabisan bensin menjelang liga berakhir.

Musim ini, Napoli juga tetap menyandang reputasi sebagai salah satu tim favorit juara. Bahkan, pada pekan ke-14 lalu, mereka sukses memimpin klasemen —dengan catatan belum kalah sejauh ini di Serie A.

Jose Callejon, Dries Mertens dan Lorenzo Insigne saat ini barangkali merupakan salah satu trio maut di dunia saat ini. Ketiganya telah mengumpulkan 19 gol dari total sebanyak 34 gol yang dicetak oleh Napoli sejauh ini.

Baca juga
Menilik Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Dibawah kendali Maurizio Sarri, Napoli seolah-olah muncul sebagai tim yang diperhitungkan. Pasalnya, pelatih berusia 58 tahun itu dianggap sukses memeragakan sepakbola atraktif di tanah Italia yang terkenal kaku dan cenderung bermain bertahan.

Bukan tidak mungkin, musim ini Napoli bisa keluar sebagai juara, pasalnya skuat Naples saat ini sudah berpengalaman segai tim yang haus akan gelar.

Duo Klub Ibu kota Pun Mengancam

Roma bagaimana pun menjadi salah satu tim favorit juara setiap musim. Barangkali, bila tidak ada Juventus, maka tim ini yang akan keluar sebagai juara. Kini dengan pelatih baru, Eusebio Di Francesco, Giallorossi tampil sebagi tim yang kuat dalam bertahan, mereka kini tercatat sebagai tim paling sedikit kebobolan di Serie A dengan hanya kemasukan 8 gol dari 12 laga.

Sementara Lazio, sebagai rival mereka kini keluar sebagai tim yang mampu mencetak gol cukup banyak dalam sebuah pertandingan. Penyerang andalan mereka, Ciro Immobile kini tercatat sebagai top skor sementara dengan 15 gol.

Lazio sendiri di musim ini telah mengalahkan Juventus—yang notabene merupakan juara bertahan—sebanyak dua kali, bahkan kekalahan yang pertama membuat Biancocelesti sukses meraih gelar Supercoppa.

Juventus yang Penuh Tanda Tanya

Juventus di awal musim ini seperti kesulitan dalam beraptasi di Serie A. Dalam 13 laga yang mereka jalani, sudah sebanyak dua laga mereka kalah. Uniknya, Bianconerri tetap dikenal dengan ketajamannya dengan mendapuk dirinya sebagai tim paling subur sejauh ini dengan raihan 37 gol.

Namun, nyatanya Juventus musim ini begitu buruk dalam pertahanan. Dikawal oleh kiper nomor satu Italia, Gianluiggi Buffon, mereka telah kemasukan 14 gol dan ini dianggap sebagai tanda bahaya mengingat reputasi mereka di musim lalu adalah tim yang paling sedikit kebobolan.

Kehilangan Leonardo Bonucci dan menuanya pemain belakang seperti Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli menjadi masalah bagi pertahanan Juventus, sementara Daniele Rugani dan Medhi Benatia belum mampu mengantikan peran pendahulunya.

Menilik persaingan Serie A musim ini, bukan tidak mungkin akan terjadi kejutan, bisa jadi akan lahir juara baru atau Juventus lakukan comeback. Tentu menarik untuk ditunggu siapa yang akan meraih scudetto di akhir musim nanti.

Baca juga
Lima Fakta Unik Lionel Messi

 

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Kaskus | Editor: Dedi Hermawan | 26 November 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

AS Roma Ogah Pikirkan Salah

AS Roma Ogah Pikirkan Salah

FOOTBALL
Jamu Roma, Kopites Diminta Sopan

Jamu Roma, Kopites Diminta Sopan

FOOTBALL
Alves Ingin Kembali ke Barcelona

Alves Ingin Kembali ke Barcelona

FOOTBALL
Menilik Peluang Naldo

Menilik Peluang Naldo

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company