Menilik Kepantasan Ryan Giggs Latih Timnas Wales

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : The Bolton News | Editor: Andi Wahyudi | 29 November 2017

SPORTKU.COM

Akankah seorang Ryan Giggs yang belum memiliki banyak pengalaman melatih bisa dipercaya untuk menukangi Tim Nasional (Timnas) Wales?

Sosok Ryan Giggs bagaimana pun telah menjadi legenda bagi negaranya, Wales. Meski ia tak pernah sekalipun berhasil mengantarkan negaranya tersebut berlaga di turnamen besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia, namun pria yang kini berusia 43 tahun adalah sosok yang bahkan seorang Gareth Bale pun begitu mengidolakannya.

Saat ini nama Giggs diperbincangkan. Bukan soal prestasinya ketika masih aktif bermain bagi Manchester United, namun lantaran namanya sejajar dengan Craig Bellamy, Mark Hughes, Thierry Henry, dan Kenny Jackett yang kini dicalonkan sebagai pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Wales sebagai suksesor Chris Coleman yang dipecat usai gagal membawa Sang Naga tampil di putaran final Piala Dunia 2018.

Coleman sendiri dapat dikatakan cukup berjasa bagi negara itu lantaran sukses mengantarkan Wales tampil di Piala Eropa 2016. Inilah turnamen akbar terakhir yang diikuti oleh negara tersebut setelah terakhir mereka mengikuti Piala Dunia tahun 1958 silam.

Giggs yang pensiun pada usia 40 itu dianggap sebagai calon kuat pengganti Coleman. Satu kesamaan mereka adalah sama-sama mantan pemain meski dari prestasi, baik individu maupun tim selama bermain, Giggs masih lebih unggul.

Namun, banyak yang meragukan Giggs, termasuk public Wales sendiri. Pria kelahiran Cardiff ini dianggap minim pengalaman berlatih dan menganggap bahwa belum tentu orang yang hebat saat menjadi menjadi pemain bisa juga hebat ketika melatih.

Saat menjadi pemain, sebanyak 34 gelar didapat oleh Giggs. Bahkan ia tak tergantikan di MU selama 24 tahun berkarir sebagai pemain. Namun ketika berbicara menjadi pelatih, karirnya hanya mentok sebagai asisten pelatih.

Baca juga
Siapa yang Menang antara Tim Kemenpora Melawan Marcus/Kevin

Giggs mengawali karir kepelatihan dengan sebagai player/coach pada tahun 2013 ketika MU ditukangi oleh David Moyes. Ia sempat naik jabatan menjadi pelatih interm pada tahun 2014. Adapun catatan dirinya sebagai manajer sementara adalah dua kali menang dan dua kali kalah dalam empat laga.

Di musim 2014/2015, ia bertugas sebagai asisten pelatih dari Louis van Gaal. Namun pada musim 2016/2017 ia keluar dari MU usai manajemen klub menjadikan Jose Mourinho sebagai pelatih baru mereka.

Keputusan Giggs inilah yang membuat ia kini menganggur. Sebelumnya, pria yang menyukai olah raga yoga ini sempat dikabarkan merapat ke Swansea, namun hingga saat ini dirinya tetap memilih untuk tidak bekerja di klub manapun.

Meski dianggap kurang pengalaman, namun dukungan untuk Giggs datang dari pesaingnya, Mark Hughes. Ia mengaku sudah saatnya Wales memberikan kesempatan bagi pelatih muda.

“Giggs adalah pilihan yang baik, saya tahu itu dari pengalaman saya ketika mendapatkan kesempatan melatih Wales di awal karir saya, jujur saat itu kondisi saya tidak ideal saat itu,” ujar Hughes seperti dikutip BBC.

“Tapi sebagai manajer yang masih muda nantinya akan menemukan jalan, semua itu didapat dari pengalaman dari diri sendiri dan itu tak ternilai harganya,” sambungnya.

Meski demkian, Tommie Collins yang merupakan suporter Timnas Wales sendiri mengaku tak setuju bia Giggs menukangi Wales. Pasalnya, Giggs dianggap tidak terlalu memiliki kebanggan terhadap tim nasional.

“Dia hanya bermain sebanyak 64 pertandingan bersama Wales. Padahal, ia bisa saja memiliki banyak caps dan membantu pemain muda waktu itu,” ujar Collins

“Dia sudah tak tertarik dengan Wales saat pensiun pada tahun 2007 lalu—dia pensiun bagi negara sebelum pensiun di MU. Tapi tiba-tiba ia bermain bagi Tim Inggris Raya pada Olimpiade London pada tahun 2012 lalu—ini tidak masuk akal. Saya tak ingin dia mendapatkan jabatan ini,” sambungnya.

Apakah Giggs tetap berpeluang melatih Wales? Jawabannya tentu akan didapat dalam waktu dekat. Apapun pilihannya, tetap akan mengandung resiko termasuk bila akhirnya bukan Giggs yang terpilih nanti.

Baca juga
Ini Sirkuit Pengganti Sentul di Ajang Formula

  • facebook share

RELATED NEWS

Kontroversi Main di Luar Negeri

Kontroversi Main di Luar Negeri

FOOTBALL
Kata Aji Santoso Soal Persela

Kata Aji Santoso Soal Persela

FOOTBALL
Buffon Raih Penghargaan

Buffon Raih Penghargaan

FOOTBALL
Kumpulan Model Rambut Paul Pogba

Kumpulan Model Rambut Paul Pogba

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company