Kehadiran Raul Sanllehi dan Kebijakan Transfer Arsenal di Masa Depan

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : City Watch | Editor: Andi Wahyudi | 2 December 2017

SPORTKU.COM

Direktur Sepak Bola Barcelona, Raul Sanllehi telah resmi direkrut Arsenal. Bagaimana pengaruhnya dalam kebijakan transfer Arsenal di masa depan?

Manajemen Arsenal secara resmi mengumumkan bahwa Raul Sanllehi akan menjadi Kepala Transfer mereka yang baru. Pria yang menjabat sebagai Direktur Sepak Bola Barcelona itu akan mulai aktif bekerja pada Februari 2018, pasalnya, Sanllehi masih terikat kontrak bersama Blaugrana sampai akhir Desember 2017.

Dilansir dari Metro, Selasa (28/11), Sanllehi sendiri telah bekerja 15 tahun di Barcelona. Selama di klub tersebut, ia yang ditugasi untuk mengurusi tetek bengek transfer yang terjadi, termasuk mendatangkan Neymar dari Santos pada tahun 2013 lalu.

“Penunjukan Raul (Sanllehi )merupakan langkah penting dalam mengembangkan infrastruktur yang kita butuhkan di klub untuk melakukan semua yang kita lakukan ke tingkat berikutnya,” kata Kelapa Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis seperti dikutip dari situs resmi klub.

“Raul (Sanllehi ) memiliki kontak yang luas di seluruh dunia sepakbola dan telah terlibat langsung dalam beberapa transfer terbesar di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Kami menantikan dia membawa keahlian itu ke Arsenal,” sambungnya.

Kehadiran Sanllehi diprediksi banyak orang akan membuat Arsenal menjadi makin Arsenal. Maksud disini adalah bahwa dengan adanya pria ini, The Gunners diprediksi akan mudah dalam menekan harga pemain yang diincar.

Sebagai contoh, Neymar sendiri hanya dibeli dengan harga sebesar 54 juta Euro dari Santos. Jumlah yang kecil mengingat ketika pemain Brazil itu diboyong oleh Paris Saint-Germain (PSG) dengan harga 222 juta euro.

Sebelum merekrut Sanllehi, Arsenal sendiri pun sudah mendatangkan Sven Mislintat dari Borrusia Dortmund sebagai kepala pemandu bakat dengan mengantikan Steve Rowley. Mislintat sendiri dianggap sebagai pria yang memiliki kemampuan dalam mencari pesepak bola berbakat namun belum terasah atau terkenal.

Robert Lewandowski, Ousmane Dembele, Pierre-Emerick Aubameyang, Mats Hummels, Julian Weigl, Jakub Blaszczykowski, Neven Subotic, Sven Bender, sampai Shinji Kagawa merupakan contoh hasil perekrutan dalam 10 tahun karirnya bersama Dortmund tersebut.

Baca juga
Rio Akan Jajal Super Formula

Selain itu, pada musim lalu, Arsenal juga mendatangkan Ben Wrigglesworth, pemandu bakat asal Leicester City. Belakangan diketahui bahwa Wrigglesworth merupakan sosok yang sukses menemukan pemain seperti Riyad Mahrez, jamie Vardy dan N'Golo Kante. Ketiga pemain tersebut bukanlah pemain dengan harga mahal, namun berubah menjadi pemain yang memiliki nilai tinggi dikemudian hari.

Bisa dibayangkan bagaimana Arsenal di masa depan ketika Sanllehi, Mislintat dan Wrigglesworth saling bersinergi. Yang pasti The Gunners akan mendapatkan benefit yang luar biasa. Bukan tidak mungkin akan banyak rekrutan pemain tanpa status bintang yang kemudian menjadi pemain besar.

Optimalisasi Fungsi Sanllehi di Arsenal

Menjabat sebagai Kepala Transfer di Arsenal bagi Sanllehi tentu tak mudah. Meski memiliki sedugang pengalaman saat di Barcelona. Dalam waktu dekat, ia sudah akan ditugasi bagaimana cara mempertahankan pemain bintang The Gunners, salah satunya adalah Alexis Sanchez yang kontraknya akan habis di tahun 2018 ini.

Uniknya, Sanllehi sendiri merupakan sosok penting dalam merekrut Sanchez pada tahun 2011 lalu dari Udinese. Waktu itu, banyak klub yang mengincar pemain asal Chile itu, namun Barcelona pada akhirnya yang membeli dengan harga 26 juta euro ditambah bonus 11,5 juta euro saja.

Tentu menjadi penantian yang menarik apakah Sanllehi bisa meyakinkan pemain seperti Sanchez untuk bisa bertahan di Arsenal?

Sanllehi Juga Punya Kekurangan

Meski memiliki pengabdian yang cukup lama bersama Barcelona, namun Sanllehi tetap dibiarkan hijrah ke Arsenal tanpa ditahan mengingat sosoknya yang begitu sentral di klub. Tentu ini akan menjadi sebuah pertanyaan. Usut punya usut, Sanllehi tak dipertahankan musim ini oleh Barcelona lantaran buruknya transfer klub tersebut pada musim panas kali ini. Mereka hanya mendatangkan empat pemain baru dan kebanyakan adalah kisah kegagalan perekrutan pemain yang diincar klub.

Marco Verrati, Philippe Coutinho, dan Paulo Dybala merupakan pemain yang sebenarnya menjadi incaran pertama, namun Barcelona hanya mendatangkan pemain seperti Paulinho dan Ousmane Dembele, bahkan keduanya dibeli dengan biaya yang besar.

Terlebih yang membuat Barcelona murka adalah bahwa Sanllehi gagal meyakinkan Neymar agar tidak pindah. Meski dibayar dengan klausul pelepasan harga yang fantastis, namun kehilangan pemain asal Brasil itu dianggap sebagai aib dan citra buruk bagi klub.

Hal ini juga patut diwaspadai oleh Arsenal, sebab Sanllehi dinilai gagal di musim lalu oleh manajemen Barcelona. Jangan sampai kehadiran dirinya itu justru tak berkontribusi secara maksimal bagi Arsenal. 

Baca juga
Tugas Berat Menanti Ahmad Saugi

  • facebook share

RELATED NEWS

Keuntungan Indonesia Melawan Islandia

Keuntungan Indonesia Melawan Islandia

TOPIC OF THE WEEK
Sudarmono Samai Kisah Dovizioso

Sudarmono Samai Kisah Dovizioso

TOPIC OF THE WEEK
Di Balik Penampilan Cemerlang Sampdoria

Di Balik Penampilan Cemerlang Sampdoria

TOPIC OF THE WEEK
Rahasia Kesaktian City Musim Ini

Rahasia Kesaktian City Musim Ini

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company