9 Pelopor Balap Sepeda Wanita di Dunia (1)

Text : Adi Supriyatna | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Bikeradar | 5 December 2017

SPORTKU.COM

Inilah para wanita yang telah membuat perbedaan pada olahraga balap sepeda, dari Hélène Dutrieu hingga Tracey Gaudry.

Cyclingnews telah melakukan investigasi buku-buku sejarah untuk melihat kembali beberapa pelopor wanita dalam olahraga balap sepeda dan beberapa partisipan yang paling sukses.

Masih ada jalan panjang dalam hal pendanaan, struktur dan eksposur. Namun dalam beberapa tahun terakhir telah melihat jumlah peningkatan race dan munculnya WorldTour wanita merupakan langkah besar menuju arah yang benar.

Ada beberapa wanita berani di masa-masa awal dan mempelopori olahraga yang kita kenal dan cintai ini sampai hari ini. Yang lain mengikuti jejak mereka dan melakukan kemajuan lebih jauh untuk bersepeda di kalangan wanita.

Meski ini bukan daftar yang lengkap, namun mereka layak dianggap sebagai pelopor:

1. Hélène Dutrieu
Lahir pada tahun 1877 di Tournai, Belgia, Dutrieu mengikuti saudaranya, Eugène, untuk bersepeda pada usia 14 tahun.

Pada tahun 1893, pada usia 16 tahun, Dutrieu memecahkan Rekor Jam (Hour Record) wanita. Tiga tahun kemudian ia memenangkan kejuaraan dunia balap sepeda wanita untuk pertama kalinya dan kemudian mengulangi prestasi tersebut di tahun berikutnya.

Tidak puas dengan itu, Dutrieu kemudian menjadi pemeran pengganti wanita, lalu menjadi aktris dan kemudian menjadi pilot terkenal. Dia kemudian juga dianugerahi gelar d'Honneur pada tahun 1913.

2. Tillie Anderson
Anderson awalnya lahir di Swedia namun berimigrasi ke Chicago pada usia 14 tahun dimana hasratnya untuk bersepeda dimulai. Dua tahun setelah pindah, dia menabung untuk membeli sepeda pertamanya dan memasuki balapan Elgin-Aurora, memecahkan rekor di lintasan pertamanya. Dia juga memecahkan rekor 100 mil, dalam waktu 6jam 57menit.

Di usianya yang menginjak 18 tahun, dia bepergian ke AS dan ambil bagian dalam lomba enam hari, League of American Wheelmen dan keluar sebagai pebalap sepeda wanita terbaik di dunia.

Selama menjadi pebalap, Anderson mengikuti 130 balapan dan memenangkan hampir semuanya, kecuali tujuh di antaranya. Anderson dianggap sebagai 'juara dunia' sampai dia pensiun pada tahun 1902, ketika Liga Wheelmen Amerika melarang wanita untuk berlomba.

3. Alfonsina Strada
Jika Anda tidak bisa mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka. Itulah yang dilakukan Strada pada tahun 1924, saat dia memutuskan untuk berlomba di Giro d'Italia. Strada telah bersepeda sejak kecil dan memenangkan balapan pertamanya di usia 13 tahun.

Strada adalah pemenang yang produktif dan dengan mudah ikut serta dalam lomba putra, mengancam mereka dalam beberapa kesempatan. Dia naik di ajang Giro di Lombardia dua kali, pada tahun 1917 dan 1918, finish di posisi 21 pada usaha keduanya.

Pada tahun 1924, pada usia 24 tahun, Strada diundang untuk bersaing di Giro d'Italia saat event tersebut kekurangan peserta. Khawatir tentang reaksi balik potensial, dia terdaftar dengan nama Alfonsin Strada. Identitasnya terungkap sebelum balapan dimulai. Tapi dia tetap melanjutkannya.

Strada berjuang melalui etape pembukaan sebelum terjadi kecelakaan di etape ketujuh yang membuat setangnya patah. Tanpa bantuan mekanik, dia menunggu beberapa saat sebelum seorang penonton memberinya pegangan dari gagang sapu yang bisa digunakannya. Sayang dia terlambat dan dia pun dikeluarkan dari lomba karena kehilangan waktu.

Namun karena ingin memanfaatkan publisitas seorang wanita yang mengendarai balapan, panitia mengizinkan Strada untuk melanjutkan lomba. Namun dia tidak dihitung dalam klasemen umum. Meski bukan finisher resmi, Strada menyelesaikan balapan sekitar 30 jam di belakang pemenang saat itu.

4. Elsy Jacobs
Musim 1958 adalah musim yang besar bagi Luksemburg, saat Charly Gaul memenangkan Tour de France. Jacobs segera memberi negara itu kemenangan besar lainnya saat ia memenangkan perlombaan kejuaraan wanita perdana.

Pada musim yang sama, Jacobs membuat Rekor Jam wanita baru dengan jarak tempuh 41,347km. Dia juga merupakan juara balap jalan Luksemburg dalam kurun waktu 15 tahun. Namanya digunakan pada Grand Prix Elsy Jacobs untuk menghormatinya dan telah diselenggarakan sejak 2008. 

(Bersambung ke bagian 2)

Alfonsina Strada (Foto: Ciclismo Italia)

9-pelopor-balap-sepeda-415988b409d547e.jpg

 

Baca juga:
YT INDUSTRIES DAN CAM ZINK “BERCERAI”?

Baca juga:
PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN EMPAT VENUE UNTUK ASIAN GAMES 2018

 

  • facebook share

RELATED NEWS

Chris Froome Crash

Chris Froome Crash

RIDER
MS-Mondraker Kontrak Bulldog

MS-Mondraker Kontrak Bulldog

RIDER
Pesepeda 106 Tahun Pensiun

Pesepeda 106 Tahun Pensiun

RIDER
Beerten dan Kelley Gabung Alchemy

Beerten dan Kelley Gabung Alchemy

RIDER

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company