Mau Ikut Race XC di Usia 50+? Perhatikan Tipsnya

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Adi Supriyatna, Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 6 December 2017

Tip XC Untuk Rider 50+

SPORTKU.COM

Aktivitas sepeda gunung memang banyak diminati oleh beragam kalangan. Tak hanya remaja, aktivitas ini juga banyak diminati oleh mereka yang tergolong senior.

Oleh sebab itu, sejumlah ajang balapan XC (Cross Country) di Indonesia juga turut melombakan kategori Master, termasuk bagi mereka yang telah berusia 50 tahun keatas, seperti kejuaraam MTB XC Piala Bupati Tangerang yang digelar pada akhir November lalu di Cihuni Hill Park, Tangerang, Banten.

Baca juga:
9 PELOPOR BALAP SEPEDA WANITA DI DUNIA (1)

Usia sudah pasti mempengaruhi performa fisik seseorang. Artinya, mereka yang berusia muda tentu memiliki performa yang lebih baik dari mereka yang sudah masuk ke “kepala 5”. Dan bagi mereka yang tergolong usia tersebut, ada beberapa hal yang mesti diketahui sebelum mengikuti balapan.

Berikut ini beberapa tip menarik dari Hariyanto dari klub BHHH2 Cyling Team, yang menjadi juara di kelas Master C (usia 50+).

Latihan
Latihan sebaiknya dilakukan secara rutin. Menurut Haryanto, latihan bisa dilakukan minimal 4 kali dalam seminggu. Bila berencana mengikuti race, maka porsi latihan bisa ditambah, menjadi setiap hari.

Sebelum latihan, disarankan untuk melakukan pemanasan dulu. Kemudian diawal-awal bersepeda menggunakan gear yang ringan dahulu. Bila sudah masuk zona latihan, barulah menambah kecepatan.

“Kalau sudah 'panas', baru main speed (kecepatan),” kata pria yang berdomisili di Bandung itu.

Latihan yang dilakukan juga sebaiknya tidak usah terlalu memaksakan diri.

“Kita tahu kemampuan kita. Kalau sudah kunang-kunang (pusing), stop saja,” ujar Hariyanto.

Hariyanto menambahkan, sebelum mengikuti race, dia fokus melakukan latihan selama 1 bulan sebelumnya. Latihan yang dilakukan pun bervariasi, di jalan raya, off-road, tanjakan dan sebagainya.

Sepeda
Menurut Haryanto, sepeda yang digunakan sebenarnya bisa yang standar saja. Tapi yang penting adalah sepeda tersebut sudah sering digunakan.

“Yang penting sudah kepegang (digunakan-red) tiap hari," jelasnya lagi.

Untuk penyesuaian, Hariyanto menyarankan minimal seseorang sudah menggunakan sepeda tersebut selama seminggu.

“Jangan (menggunakan sepeda) mendadak. Minimal penyesuaian seminggu,” tegasnya.

Beberapa hal penting lainnya, menurut Hariyanto adalah pentingnya menerapkan pola istirahat yang cukup, jangan terlalu lelah. Asupan makan juga perlu dijaga jenis dan kualitasnya. 

Baca juga:
MENGENAL PELATIH BARU PERSIB BANDUNG


Hariyanto (BHHH2 Cycling Team) bersama trofi

kejuaraan-mtb-xc-piala-11785f08a6ee646.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Adi Supriyatna, Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 6 December 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Koleksi Menarik Museum Sepeda Roeselare

Koleksi Menarik Museum Sepeda Roeselare

DID U KNOW
Pengorbanan Pebalap MotoGP

Pengorbanan Pebalap MotoGP

DID U KNOW
10 Fakta Menarik Sirkuit Losail

10 Fakta Menarik Sirkuit Losail

DID U KNOW
Rumah Sakit Berjalan di MotoGP

Rumah Sakit Berjalan di MotoGP

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company