5 Pebalap Indonesia Pernah Balapan Moto2 dan Moto3

Text : Suhartono | Photo / Video : Federal Oil Gresini Moto2 | Editor: Andi Wahyudi | 7 December 2017

SPORTKU.COM

Memang tak banyak pebalap Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Dunia Grand Prix (GP). Namun ada beberapa nama yang bisa menembus.

Bisa membalap di ajang paling bergengsi di dunia seperti di MotoGP memang menjadi dambaan setiap pebalap di berbagai belahan negeri. Akan tetapi memang tak mudah untuk bisa menembus ke balapan tersebut. Maklum, ajang MotoGP maupun dua kategori di bawahnya seperti Moto2 dan Moto3 memang kelasnya para raja.

Butuh skill tinggi dan reputasi mumpuni untuk bisa berdiri di grid position pada balapan yang dihelat oleh Dorna Sports tersebut. Bahkan untuk menjadi pebalap pengganti atau pebalap wildcard pun tidak mudah di sini. Ada beberapa tahapan yang sangat ketat yang harus dilewati oleh para pebalap.

Hingga kini, pebalap Indonesia di ajang GP memang masih bisa dihitung dengan jari. Pebalap Indonesia di sana tak sebanyak dengan rider dari kawasan Eropa, seperti dari Spanyol maupun Italia yang memang saat ini mendominasi. Bukan hanya mendominasi grid, namun kedua negara tersebut bahkan juga mendominasi podium pada setiap serinya.

Akan tetapi di sisi lain, ternyata ada beberapa pebalap dari Indonesia yang sudah pernah membalap di ajang GP.

Baca Juga
Di Balik Layar, Begini Sibuknya Tim Logistik MotoGP

Berikut 5 pebalap Indonesia di Kejuaraan Dunia Moto2 dan Moto3 versi SPORTKU.com.

1. Dimas Ekky Pratama
Pebalap asal Depok, Jawa Barat ini baru saja membuat publik di Indonesia bergembira. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang bernaung di Astra Honda Racing Team (AHRT) ini menjadi wakil Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Moto2. Kala itu Dimas Ekky tampil di MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang.

Bersama Federal Oil Gresini Moto2 Racing Team, Dimas Ekky kala itu menjadi pebalap pengganti untuk Jorge Navarro. Penunjukkan Dimas Ekky saat itu menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan skill balapnya di Kejuaraan Dunia Moto2. Tampil perdana di Kejuaraan Dunia Moto2, sayangnya pebalap berusia 25 tahun tersebut gagal finish karena alami kecelakaan.

2. Doni Tata Pradita
Pebalap yang lahir di Sleman, Yogyakarta pada tanggal 21 Januari 1991 silam ini mungkin bisa dikatakan menjadi pebalap yang pertama kali menapaki kejuaraan dunia MotoGP era modern. Yups, Doni Tata menjadi pebalap Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam balap Grand Prix (GP) sepeda motor kelas 250cc.

Pada tahun 2005-2007, Doni Tata mendapatkan jatah wild card bersama Yamaha di kelas 125cc di ajang GP Malaysia. Lalu pada tahun 2008, pebalap berusia 26 tahun ini membalap di kelas 250cc yang juga dilakukan bersama Yamaha. Ia mendapatkan 1 poin dari 16 balapan yang dia ikuti.

Karir Doni Tata terus bersinar. Hingga dirinya akhirnya masuk panggung dunia di ajang MotoGP. Tahun 2013 Doni Tata membalap di kelas Moto2 bersama Federal Oil Gresini Moto2.

3. Rafid Topan Sucipto
Rafid Topan merupakan pebalap kelahiran Jakarta 24 Agustus 1994 silam. Karir Topan di ajang balap motor nasional telah dimulai sejak lama. Berbagai kejuaraan level nasional telah dia ikuti. Hingga menempa dirinya menjadi salah satu pebalap terbaik di Indonesia.

Rafid Topan memenangkan dua gelar kelas novice di Kejurnas (Kejuaraan Nasional) pada 2007 dan 2008. Pada tahun 2009 merebut gelar yang sama di kelas seeded. Pada tahun 2011, Rafid Topan memenangkan gelar juara di kelas underbone dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC). Sementara di tahun 2012 dia melakukan debut Supersport 600cc.

Pada akhir tahun 2012, Rafid Topan menggantikan pebalap asal Australia, Anthony West di QMMF Racing Team. Bersama tim asal Qatar tersebut, Rafid Topan masuk ke panggung MotoGP untuk membalap di kelas Moto2. Posisi Rafid Topan sebagai pebalap Moto2 bersama QMMF Racing Team bertahan hingga 2013.

Baca Juga
Video Ali Adrian Kenang Masa Lalunya di Balapan Nasional

4. Petrus Canisius
Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat pernah menjadi tuan rumah MotoGP tahun 1996 dan 1997. Saat itu kelas yang dilombakan masih bernama GP500 (MotoGP), GP250 (Moto2), dan GP125 (Moto3). Pada tahun 1996, Indonesia juga punya wakil di starting grid. Salah satunya adalah Petrus Canisius yang membawa Yamaha Racing Team Indonesia (YRTI).

Tak banyak catatan yang bisa dibaca dari pebalap Petrus Canisius. Namun di laman wikipedia, Petrus Canisius menjadi pebalap Indonesia yang berhasil finish terbaik di Kelas 125cc, yakni finish di posisi ke-20.

5. Ahmad Jayadi
Nama pebalap yang satu ini memang hingga saat ini masih banyak dikenal publik. Meski tak lagi aktif sebagai pebalap, melainkan lebih banyak mengurus tim balap. Ahmad Jayadi juga pernah membalap di ajang MotoGP.

Ahmad Jayadi menjadi pebalap wildcard di GP Indonesia yang digelar di Sirkuit Sentul pada tahun 1996. Saat itu Ahmad Jayadi finish di posisi ke-21, satu peringkat di bawah Petrus Canisius. Namun baik AHmad Jayadi maupun Petrus Canisius sama-sama membawa Yamaha Racing Team Indonesia (YRTI).

Baca Juga
5 Balap Motor Terpopuler di Indonesia

Text : Suhartono | Photo / Video : Federal Oil Gresini Moto2 | Editor: Andi Wahyudi | 7 December 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

5 Fakta Tersembunyi Asian Games

5 Fakta Tersembunyi Asian Games

TOP 5
Lima Alasan Arsenal Bisa Juara

Lima Alasan Arsenal Bisa Juara

TOP 5
Pesona Atlet Taklukan Selebritis Indonesia

Pesona Atlet Taklukan Selebritis Indonesia

TOP 5
Lima rekrutan terbaik Musim 2018

Lima rekrutan terbaik Musim 2018

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company