Ade Berliana dan Yudo Hadi Ceritakan Tantangan Kejurnas Rally di Medan

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 7 December 2017

Cerita Pebalap Soal Kejurnas Rally

SPORTKU.COM

Banyak yang menjadi perhatian Ade Berliana dan Yudo Hadi usai melakoni Kejurnas Rally 2017 yang berlangsung di Rambong Sialang.

Putaran terakhir Kejurnas Sprint Rally dan Kejurnas Rally 2017 banyak menyisakan cerita menarik di belakangnya. Seperti yang dialami oleh pasangan pereli Ade Berliana dan co-drivernya Yudo Hadi. Berbeda dari seri sebelumnya yang menggunakan kendaraan Jeep, untuk seri Medan ini, Ade Berliana, mengganti pacuannya dengan Honda Brio dan bertarung di kelas F2.

Berbekal mobil citycar, memang balapan tidak berjalan dengan mulus, ada beberapa kendala yang menghadang. Satu di antaranya adalah dengan jebolnya suspensi depan sebelah kiri, namun sebagai petarung tangguh, baik Ade Berliana dan Yudo, tetap melakukan balapan dengan kemampuan maksimalnya.

"Suspensi depan sebelah kiri jebol dan bengkok, menurut kami sih memang karena ada jumping yang tinggi, sehingga imbasnya pada sistem suspensi," jelas Yudo seraya menceritakan kronologisnya.

Baca juga:
EUFORIA KEMENANGAN ALDIO OEKON MERAIH JUARA UMUM ETCC MASTER 2017

Masuk di kelas F2 bukanlah menjadi pekerjaan mudah, pertarungan yang tersaji di kelas tersebut juga bisa dibilang sangat ketat seperti di kelas F3. Sebagai lawannya, di kelas F2 ini, Ade Berliana dan Yudo Hadi juga berhadapan dengan Juara Nasional 2017 Kelas F2, yakni Batara Michdar.

"Mengenai lawan memang semua berat ya, tapi kembali lagi, bagaimana cara perallynya bisa bersabar dan mengatasi kesulitan tersebut dengan kepala dingin," tambah Yudo.

Adapun tantangan lain yang menambah cerita menarik dari balapan kemarin adalah cuaca hujan, dimana lintasan tanah yang tadinya keras menjadi lebih gembur dan lunak. Melihat kondisi tersebut, Ade Berliana, tetap terus berjuang meskipun pacuannya menggunakan ban kering.

"Karena keterbatasan kita dari ban yang kita bawa, karena kita hanya punya ban kering. Balapan kemarin menjadi lebih menarik karena mobil kami memiliki kapasitas mesin 1.300, berbeda dengan mobil lainnya yang memiliki kapasitas 1.600. Di situ sisi menarik dari balapan kemarin," paparnya.

Sebagai buah dari kerja keras mereka berdua, di penghujung balapan, untuk Kejurnas Sprint Rally, pasangan ini masih bisa menempati podium kelima, sedangkan untuk Kejurnas Rally, mereka turun satu peringkat dengan menempati posisi keenam.

  • facebook share

RELATED NEWS

Samakah Tubular Dakar dengan IXOR?

Samakah Tubular Dakar dengan IXOR?

RALLY DAKAR
Mobil Ari Vatanen Dilelang

Mobil Ari Vatanen Dilelang

RALLY
SS9 Rally Dakar Ditiadakan

SS9 Rally Dakar Ditiadakan

RALLY DAKAR
Kehadiran Tim Privateer Rally Dakar

Kehadiran Tim Privateer Rally Dakar

RALLY DAKAR

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company