Sudarmono Samai Kisah Dovizioso

Text : Suhartono | Photo / Video : Dok. Sportku.com | Editor: Dedi Hermawan | 11 December 2017

SPORTKU.COM

Grand final Kejurnas Indospeed Race Series (IRS) 2017 meninggalkan kisah menarik dari seorang pebalap asal Yogyakarta.

Gelaran balap Kejurnas IRS 2017 telah usai pada akhir pekan kemarin, 9-10 Desember. Sepanjang musim ini Indospeed Motorsport Club (IMC) selaku promotor event balap tersebut menghadirkan sebanyak 6 seri. Semuanya dipertontonkan di sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.

Selalu saja ada cerita menarik dari setiap gelaran Kejurnas IRS 2017. Agenda balap paling bergengsi di Indonesia untuk kategori motor sport ini memang menjadi satu-satunya ada gengsi. Bukan hanya bagi para pabrikan sepeda motor seperti Yamaha, Honda, maupun Kawasaki.

Namun adu skill para pebalap juga menjadi pertaruhan paling mematikan di Kejurnas IRS. Pada putaran terakhir Kejurnas IRS 2017 kemarin muncul kisah unik dari Sudarmno. Pebalap Astra Motor Racing Team (ART) Jakarta ini mempunyai cerita yang hampir mirip dengan perjalanan Andrea Dovizioso di MotoGP.

Kilas balik dari penampilan Dovizioso di MotoGP 2017. Tak ada yang mengira sebelumnya jika pebalap Italia dari tim Ducati tersebut bisa masuk ke pertarungan sengit dengan Marc Marquez dalam memperebutkan gelar juara dunia. Dovizioso sejak awal musim memang tak masuk wacana sebagai salah satu pesaing terkuat.

Namun sejak pertengahan musim, kondisinya berubah drastis. Pebalap bernomer punggung 04 ini seakan memutarbalikkan fakta. Beberapa kali menangi balapan, Dovizioso pun akhirnya bertengger di peringkat dua klasemen sementara. Rekan setim Jorge Lorenzo ini menjadi pesaing terkuat Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.

Baca Juga
Begini Proses Pembuatan Helm Pebalap MotoGP (Video)

Hingga tiba saatnya di penghujung seri MotoGP 2017. Dovizioso dan Marquez sama-sama berpeluang menjadi juara dunia. Namun sayang, penampilan Dovizioso di seri penutup MotoGP 2017 justru gagal finish. Hal itu membuatnya harus puas bertengger di peringkat dua klasemen akhir.

Cerita Dovizioso terlihat mirip dengan milik Sudarmono. Pebalap berjuluk Momon ini juga tak menyangka bisa masuk dalam perebutan gelar juara nasional di Kejurnas IRS 2017. Tampil selama 5 seri (Seri 1 Kejurnas IRS 2017 absen), tak ada prediksi terhadap Sudarmono untuk bisa bertarung memperebutkan mahkota tertinggi.

Pebalap dengan tunggangan Honda CBR250RR ini pada dua seri pembuka Kejurnas IRS 2017 juga tampil biasa. Tak ada raihan podium dalam empat kali balapan tersebut (1 seri 2 kali race). Namun di Seri 4 Sudarmono mulai tampil panas dengan raihan podium kedua pada Race 1.

Pada penampilannya di Seri 5, Sudarmono bahkan bisa memberikan yang terbaik sepanjang musim Kejurnas IRS 2017. Kala itu dirinya meraih dua kali podium. Saat Race 1 Sudarmono berhasil menangi balapan dengan finish terdepan. Sedangkan di Race 2 bertengger di peringkat dua.

Berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi tim, pebalap yang tampil di Kelas Sport 250 ini masih dengan semangat tingginya di seri penutup Kejurnas IRS 2017. Sudarmono yang mengawali balapan dari posisi grid terdepan tak terkejar. Balapan selama 12 lap, Sudarmono berhasil menyentuh garis finish terdepan.

Baca Juga
5 Pebalap Indonesia Pernah Balapan Moto2 dan Moto3

Dengan finish terdepan, Sudarmono menambah koleksi 25 poin di klasemen sementara. Kemenangan Sudarmono kali ini pun mendongkrak posisinya ke urutan kedua klasemen sementara. Dari sebelumnya di posisi ke-3, Sudarmono kini menduduki peringkat runner up dengan 145 poin.

Tak disangka, pebalap bernomer 54 itu justru masuk dalam daftar pebalap yang berpeluang menjadi juara umum. Tiga pebalap, termasuk Sudarmono pun menjadi yang paling terbuka peluangnya untuk merebut gelar tersebut. Ada juga Rheza Danica Ahrens, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berada di posisi teratas dengan 164 poin. Juga Rey Ratukore, pebalap WR Super Battery Yamaha KYT TJM Racetech Racing Team dengan kemasan 143 poin.

Kisah yang sama antara Dovizoso dengan Sudarmono pun kembali terjadi. Jika sebelumnya yang sejak awal musim tak diprediksi masuk andidat juara umum, kini persamaan mereka pada penampilannya di laga terakhir. Dalam usahanya untuk memperebutkan juara umum di Kejurnas IRS 2017, nasib tragis justru dialami oleh Sudarmono yang harus gagal finish. Sama dengan Dovizioso yang juga gagal finish.

Hanya saja, di akhir klasemen Sudarmono memang tak erada di posisi runner up dan hanya menduduki peringkat 3 dengan 145 poin. Hasil akhir Kejurnas IRS 2017 ini juga di luar prediksi Sudarmono. Karena pada awal seri dirinya bersama ART Team hanya menargetkan posisi 5 di klasemen akhir. Tentu hasil yang memuaskan, apalagi Sudarmono juga tercatat absen di Seri 1.

Baca Juga
5 Pebalap Nakal Hingga Pernah Diskualifikasi

Text : Suhartono | Photo / Video : Dok. Sportku.com | Editor: Dedi Hermawan | 11 December 2017

  • facebook share

RELATED NEWS

Marc Marquez Semakin Sulit Dijinakkan

Marc Marquez Semakin Sulit Dijinakkan

TOPIC OF THE WEEK
Yamaha Mulai Imbangi Kawasaki-KTM

Yamaha Mulai Imbangi Kawasaki-KTM

TOPIC OF THE WEEK
MotoGP Indonesia, Masihkan Sekadar Wacana?

MotoGP Indonesia, Masihkan Sekadar Wacana?

TOPIC OF THE WEEK
Galang Jangan Sampai Berujung Malang

Galang Jangan Sampai Berujung Malang

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company