Ban Balap, Pakai Angin Biasa atau Nitrogen?

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Dedi Hermawan | 29 January 2018

SPORTKU.COM

Ban menjadi salah satu faktor penting pada motor balap. Lalu untuk ban balap, harus isi angin biasa atau nitrogen?

Ban bukan hanya sekadar peranti untuk menggelindingkan motor balap di sirkuit. Ban balap memiliki peranan penting. Apalagi saat balapan harus dilakukan selama beberapa lap. Tentu performa ban akan sangat menentukan kinerja motor itu sendiri. Ada beberapa poin yang harus diperhatikan pada ban balap. Salah satunya adalah angin yang digunakan untuk isi ban.

Di Indonesia angin pada ban kendaraan ada dua jenis, yakni angin biasa dan nitrogen. Bagi para bikers, mungkin sudah memahami fungsi, beda, dan keuntungan dari masing-masing angin tersebut. Namun ada beberapa poin yang membedakan cara kerja dan fungsi dari kedua jenis angin tersebut.

Hal itu ternyata juga berpengaruh pada ban balap. "Kalau saya sendiri sebenarnya lebih enak pakai angin nitrogen. Kalau pakai nitrogen bisa lebih stabil tekanannya, karena pemanasan bisa lebih lama jika dibandingkan dengan angin biasa," ungkap Fabrianus Balank.

Ungkapan yang sama juga dilontarkan oleh Wawan Hermawan. Pebalap yang satu ini mengatakan jika pakai angin biasa tekanan anginnya sangat labil. "Kalau nitrogen tekanan anginnya cenderung stabil, lebih stabil baik untuk trek basah atau kering," cetus Wawan Hermawan kepada SPORTKU.com.

Angin nitrogen memang memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan oksigen. Salah satunya, dengan nitrogen akan membuat tekanan angin pada ban menjadi lebih stabil. Ini karena partikel molekul nitrogen lebih besar dari molekul angin biasa, sehingga angin sulit untuk keluar dari pori-pori ban.

Dengan nitrogen, performa mesin juga menjadi lebih maksimal. Hal ini karena nitrogen membuat tekanan angin pada ban menjadi lebih stabil sehingga ban memiliki daya cengkeram yang maksimal. Nitrogen terdiri dari 95% N2 dan angin biasa terdiri dari 78% N2, 21% CO2, 1% gas lainnya termasuk CO2.

Baca Juga
Sosok Ayah Jadi Inspirasi Irvansyah Putra Lubis Terjun ke Balap

Pabrikan karet bundar PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) yang merupakan produsen ban FDR pun memberikan tanggapannya. "Kita bahas dari karakteristik gasnya dulu. Mungkin perlu saya koreksi dikit ya. Di luar banyak yang menyebut angin oksigen dan nitrogen. Sebenarnya bukan oksigen tapi angin biasa. Karena isi ban dengan oksigen murni gak ada di pasaran," ungkap M. Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head FDR.

Gas nitrogen dengan angin biasa memang memiliki banyak perbedaan. Perbedaannya antara lain, gas nitrogen lebih stabil karena tidak gampang terpengaruh suhu ban. Jadi sifatnya lebih dingin dibandingkan angin biasa. Gas nitrogen juga memiliki berat jenis lebih ringan. Selain itu, gas nitrogen memiliki sifat non corrosive sehingga mencegah terjadinya karat.

"Nah, dari sifat itu semua bisa dibandingkan kelebihan gas nitrogen dibandingkan angin biasa. Kalau saya pribadi menyarankan untuk pakai nitrogen di ban, khususnya motor harian karena perbedaan efeknya bisa dirasakan jangka panjang," sambung Jimmy.

"Untuk balapan memang ada kelebihannya, tapi mungkin gak terlalu signifikan. Jadi masih jarang dipakai di arena balap di Indonesia. Selain itu juga masih jarang untuk pengisian nitrogen di Indonesia. Tetapi, kalau angin nitrogen sudah mudah didapatkan, bukan tidak mungkin nitrogen akan dipakai oleh para pebalap," tutup Jimmy.

Baca Juga
Statistik Terburuk Yamaha di MotroGP
Teknologi Ini Bikin Ban Gak Bisa Bocor

Text : Suhartono | Photo / Video : Suhartono | Editor: Dedi Hermawan | 29 January 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Perbedaan Compound Ban Balap

Perbedaan Compound Ban Balap

DID U KNOW
Mudik Pakai Motor, Perhatikan Ban

Mudik Pakai Motor, Perhatikan Ban

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company