10 Pebalap Jebolan Formula 1 Yang Hijrah Ke Formula E

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula E | Editor: Dedi Hermawan | 6 February 2018

SPORTKU.COM

Ajang balap Formula E yang diinisiasi oleh FIA memiliki daya tarik tersendiri bagi pebalap lain, khususnya pebalap Formula 1.

Formula Elektrik mengawali musim perdana balapan pada 12 September 2014. Menariknya, para pebalap dari mobil listrik ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga para penggemar balap dunia karena kebanyakan pernah ikut balapan Formula 1. Sedikitnya ada 10 pebalap yang terkenal yang akhirnya memutuskan untuk mengikuti balapan mobil listrik tersebut.

Bahkan tahun lalu rencananya pebalap Indonesia, Rio Haryanto juga tertarik untuk turun di ajang Formula E. Terlebih ia sudah melakukan tes resmi di Sirkuit Valencia Spanyol pada Oktober 2017.

 

Jarno Trulli

Pebalap asal Italia ini hijrah ke Formula E pada musim 2014-2015, setelah ia tidak lagi mendapatkan tempat di F1. Pada musim perdananya, Trulli berhasil finish di urutan keempat pada GP Uruguay dan meraih pole position di Berlin.

Jacques Villenueve

Pebalap asal Kanada ini bergabung ke Formula E pada musim 2015-2016 bersama tim Venturi. Ia finish di urutan ke 14 dan 11 pada dua seri perdananya. Villenueve mengaku bahwa ia merasa tertantang untuk menjajal balapan mobil elektrik ini.

Esteban Gutierrez

Setelah kontrak nya di F1 habis, Gutierrez langsung memutuskan untuk pindah menjadi pebalap Formula E, dan memulai debutnya pada musim 2016-2017 sebagai pebalap yang menggantikan Ma Qing Hua.

Pebalap asal Meksiko ini dipastikan bakal tetap bertahan di Formula E untuk musim 2017-2018 setelah menandatangani kontrak bersama tim Teecheetah pada Maret tahun lalu.

Sebastien Buemi

Buemi menjalani karir di Formula E sejak musim 2014-2015. Ia berhasil merebut gelar juara dunia pada musim keduanya.

Pebalap asal Swiss ini memutuskan untuk banting setir menjadi pebalap Formula E lantaran karir nya di F1 tidak aman meskipun ia meraih poin yang cukup banyak bersama Toro Rosso.

Nelson Piquet Jr

Memiliki rekam jejak yang buruk di Formula 1 membuat Nelson bertekad untuk membuktikan kemampuannya pada ajang Formula E. Pebalap asal Brasil ini pun berhasil menjadi juara dunia pada musim 2014-2015 di Formula E bersama tim China Racing.

Nick Heidfeld

Pebalap asal Jerman ini berkiprah di Formula E sejak musim 2014 bersama tim Venturi Grand Prix. Dan dalam dua musim terakhir, ia memutuskan untuk meminang Mahindra Racing.

Hingga saat ini pebalap berusia 39 tahun itu masih memegang dua rekor cemerlang di Formula 1, yakni pebalap dengan jumlah podium terbanyak tanpa kemenangan, yaitu 13 podium, dan pebalap yang selalu masuk finish secara beruntun terpanjang, 41 balapan dari GP Perancis 2007 hingga GP Italia 2009.

Baca Juga :
Techeetah Kuasai Dua Podium Tertinggi

Jean-Eric Vergne

Berkiprah bersama tim satelit Red Bull di Formula 1 musim 2012-2014, tidak membuat pebalap asal Perancis ini memiliki umur yang panjang di lomba jet darat. Ia pun akhirnya kehilangan kursi di Toro Rosso untuk musim 2015 dan langsung membelot ke Formula E.

Pebalap berusia 26 tahun itu memulai debut perdana di Formula E bersama tim Andretti Motorsport dan langsung meraih pole position pada balapan pertamanya. Namun ia gagal finish lantaran mobilnya mengalami kerusakan suspensi saat sedang beradu di depan.

Saat ini Vergne bergabung untuk tim Techeetah setelah sebelumnya membela DS Virgin Racing.

Jerome d'Ambrosio

Pebalap asal Belgia ini masuk Formula E sejak musim perdana 2014. Dan selama tiga musim, pebalap berusia 31 tahun itu selalu memperkuat tim Dragon Racing. Ia pun hanya berkiprah di F1 selama satu musim bersama tim Marussia.

Lucas di Grassi

Pebalap asal Brasil ini sempat berkarir pada ajang FIA World Endurance Championship sebelum akhirnya pindah ke Formula E. Grassi juga hanya semusim berkiprah di F1 bareng rim Virgin Racing pada 2010.

Grassi memulai kembali karir cemerlang nya setelah di Formula E bersama dengan tim Audi Sport. Pebalap berusia 32 tahun itu selalu mengakhiri musim di posisi tiga besar.

Stephane Sarrazin

Pebalap asal Perancis ini menggantikan posisi Luca Badoer saat turun di F1 GP Brasil 1999. Ia pun gagal finish karena crash. Sebelum memutuskan untuk berkarir di Formula E bersama tim Venturi Grand Prix, Sarrazin sempat pindah ke ajang balap ketahanan.

  • facebook share

RELATED NEWS

Dua Pebalap Cadangan Tim Mercedes

Dua Pebalap Cadangan Tim Mercedes

FORMULA 1
Ferrari Resmi Luncurkan SF71H

Ferrari Resmi Luncurkan SF71H

FORMULA 1
Ini Mobil Baru Mercedes F1

Ini Mobil Baru Mercedes F1

FORMULA 1
Balapan Penuh Insiden Di Daytona500

Balapan Penuh Insiden Di Daytona500

TOURING

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company