Prosedur Sebelum Menghidupkan Mesin F1

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : F1 | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Berbagai Sumber | 13 February 2018

SPORTKU.COM

Mobil Formula 1 memiliki tingkat presisi komponen yang sangat rapat, maka diperlukan perlakuan khusus sebelum menghidupkan mesinnya.

Setiap mesin mobil pasti memiliki metode tersendiri ketika akan mulai dihidupkan. Ada yang menggunakan sistem manual dengan engkol, atau sistem elektris dengan bantuan dinamo starter, dan lain sebagainya. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk mobil balap Formula 1, yang tidak bisa di starter apalagi jika mesin masih dalam keadaan dingin.

Berikut beberapa prosedur yang perlu diperhatikan dan dilakukan sebelum menghidupkan mesin mobil Formula 1 :

Menghangatkan Blok Mesin

Prosesi menghidupkan mesin F1 dimulai dari menghangatkan blok mesin hingga mencapai suhu 80 derajat celcius. Proses ini dilakukan dengan mensirkulasikan cairan panas ke dalam mesin dan radiator, sehingga suhu yang diinginkan tercapai.

Setelah suhunya cukup, cairan panas tersebut di pompa dari sumber eksternal yang dihubungkan ke mesin melalui selang yang telah di desain khusus dan akan mengalirkan saluran pendingin dalam mesin sampai melewati celah terkecil di radiator.

Sementara engine ECU dihubungkan ke laptop untuk mengetahui temperatur mesin dan menganalisa data yang dikirimkan oleh beragam sensor di mesin.

Melumasi Bagian Mesin

Setelah temperatur mesin mencapai 80 derajat, proses selanjutnya yaitu melumasi seluruh komponen mesin. Proses ini dilakukan dengan menstarter mesin menggunakan elektrik starter, namun kondisi mesin tetap mati atau kunci kontak berada di posisi off.

Dengan begini, diharapkan minyak pelumas dapat mencapai seluruh bagian mesin dan menciptakan lapisan film yang tipis.

Baca Juga :
Ini Jadwal Final FIA Formula 4 SEA 2017/2018

Mulai Menghidupkan Mesin F1

Setelah melalui beberapa tahapan diatas, barulah kemudian mesin Formula 1 bisa dihidupkan dengan menggunakan bantuan starter external seperti di MotoGP, dan setelah itu mesin akan berputar langsam di angka 3.000 hingga 4.000 rpm.

Saat mesin mulai menyala, suhu mesin seketika akan turun hingga 60 derajat karena sistem pendingin mulai bekerja. Tapi suhu akan naik kembali dengan cepat seiring meningkatnya suhu mesin yang merangka naik 1 derajat setiap 2 detik.

Untuk memastikan mesin mobil F1 sudah bekerja dan siap untuk balapan, ada beberapa uji coba yang harus dilakukan terlebih dahulu, seperti pindah gear, menekan kopling, dan memutar roda kemudi ke kanan dan ke kiri.

Setelah semua selesai dan mesin sudah mencapai suhu optimal, dan oli juga sudah bersirkulasi dengan baik, maka mesin F1 pun akan dimatikan. Tapi sebelumnya, putaran mesin akan terlebih dahulu dinaikkan hingga 7.000 rpm selama 5 - 7 detik.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan semua minyak pelumas dapat kembali ke tangki penampungan agar bisa dilakukan pengecekan jumlah oli secara akurat untuk dianalisa lebih lanjut.

Baca Juga :
Indonesia T-Rax Owner Community Touring Perdana Ke Tegal

  • facebook share

RELATED NEWS

Wolff Ingin Gergaji Halo

Wolff Ingin Gergaji Halo

FORMULA 1
McLaren Resmi Luncurkan MCL33

McLaren Resmi Luncurkan MCL33

FORMULA 1
Dua Pebalap Cadangan Tim Mercedes

Dua Pebalap Cadangan Tim Mercedes

FORMULA 1
Ferrari Resmi Luncurkan SF71H

Ferrari Resmi Luncurkan SF71H

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company