Lima Produk Gagal La Masia

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 18 February 2018

Lima Produk Gagal La Masia

SPORTKU.COM

Jika Anda berpikir akademi La Masia selalu melahirkan pemain hebat tentu salah. Karena banyak juga jebolan La Masia yang gagal.

Akademi milik Barcelona, La Masia, memang sudah lama terkenal menghasilkan talenta sepak bola berbakat di dunia. Nama-nama seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Carles Puyol adalah contoh bintang yang berasal dari La Masia. Bahkan, berkat pemain binaanya, tak hanya Barcelona yang menuai hasil karena tim nasional (Timnas) Spanyol turut merasakan dampak besar saat menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia. 

Bersama Ajax Amsterdam, akademi La Masia memang disebut sebagai yang terbaik di dunia. Namun, meski banyak menghasilkan bintang dunia, tak sedikit jebolan La Masia yang gagal berkembang di dunia sepak bola. Mereka bisa dikatakan layu sebelum bersinar sebagai pemain papan atas. Penasaran siapa saja mereka? Berikut ini kami rangkum dalam lima produk gagal La Masia.

Gai Assulin

Karier pemain asal Israel ini layu setelah meninggalkan Blaugrana (Itv)

produk-gagal-la-masia-992798883586dfa.jpg

Di awal kemunculannya, Gai Assulin sempat disebut akan menjadi bintang besar karena bakat hebatnya. Dia juga menjadi bintang saat tampil membela Barcelona B pada 2007 silam. Namun, kariernya bersama Blaugrana ternyata tidak seindah apa yang dikatakan banyak orang di awal kemunculannya.

Ia pun akhirnya mengadu nasib dengan bergabung ke Manchester City pada 2010 lalu. Tetapi, bersama The Citizen ia tak juga berkembang hingga akhirnya kembali ke Spanyol untuk dipinjamkan ke tim kecil seperti Racing Santander, Granada, Hercules, serta Real Mallorca.

Baca Juga:
Arminas Jasikonis Hengkang dari Suzuki ke Honda di MXGP 2018

Giovanni dos Santos

Sejak bergabung dengan Tottenham, Giovani sering bergonta-ganti klub (Youtube)

produk-gagal-la-masia-50481f6fa1fe880.jpg

Alumni La Masia ini bisa dikatakan punya prospek cerah saat pertama kali berkembang di Barcelona B. Ia juga sempat bermain bersama Ronaldinho, Thierry Henry, serta Samuel Eto'o di tahun 2006 lalu. Bahkan ia sempat mencetak hattrick saat Barcelona bersua Murcia yang makin mengukuhkan namanya sebagai wonderkid kala itu.

Tetapi, perlahan kariernya mulai meredup saat ia memutuskan hijrah ke Tottenham Hotspur pada 2008. Bahkan, kini di usia yang sebenarnya masih sangat produktif (28 tahun), ia harus meninggalkan panggung Eropa dan bermain di Major League Soccer (MLS) bersama Los Angeles (LA) Galaxy.

Bojan Krkic

Cedera membuat masa depan Bojan jalan di tempat (AS)

produk-gagal-la-masia-94209fb943a750e.jpg

Nama Bojan Krkic sebenarnya punya masa depan yang cukup cerah ketika melakoni debut di era Frank Rijkaard 2007 lalu. Krkic bahkan mengalahkan Lionel Messi saat menjadi pemain termuda yang melakoni debut untuk tim utama di usia 17 tahun 19 hari. Ia juga sebenarnya cukup lama bermain di Camp Nou, yaitu selama empat musim dengan mencatat 104 penampilan dengan sumbangan 26 gol.

Tetapi, Bojan akhirnya mulai kalah bersaing dengan nama-nama seperto Pedro Rodriguez dan David Villa sehingga membuatnya hengkang ke AS Roma 2011 lalu. Kemudian, bersama Roma kariernya juga tidak terlalu baik hingga akhirnya ia harus bergonta ganti klub seperti Mainz, Stoke City, dan kini Alaves.

Baca Juga:
Alasan Yoyo Cempe Ikut Aziza Hotel Fun Rally 2018

Jeffren Suarez

Karier Jeffren makin meredup usai meninggalkan Barcelona (Goal) 

produk-gagal-la-masia-82691ccfaf26469.jpg

Anda pasti ingat ketika Barcelona menghancurkan Real Madrid dengan skor telak lima gol tanpa balas 2011 lalu. Saat itu, pencetak gol kelima tim Catalan adalah Jeffren Suarez. Ya, pemain kelahiran Venezuela tersebut mampu menutup pesta Barcelona dengan indah.

Kemudian bisa ditebak setelahnya, namanya hilang bak ditelan bumi. Sempat bergabung dengan Sporting Lisbon, kini Jeffren pun harus berkarier di Swiss bersama Grasshoppers.

Gerard Deulofeu

Gerard Deulofeu gagal bersinar saat kembali ke Barcelona (Youtube)

produk-gagal-la-masia-987834329efa8e8.jpg

Nama yang satu ini tentu saja masih sangat hangat bagi di telinga penggemar Barcelona. Pemain bernama lengkap Gerard Deulofeu Lazaro ini memang sempat digadang-gadang menjadi new Lionel Messi saat pertama kali bermain 2011 silam. Namun sangat disayangkan karena di saat yang sama lini depan Barcelona sudah dihuni oleh bintang dunia hingga membuat Deulofeu harus rela dipinjamkan ke Everton dan Sevilla.

Statusnya pun sempat dipermanenkan oleh Everton 2015 lalu, tetapi karena performanya yang naik turun membuat manajemen The Toffees meminjamkannya ke AC Milan. Enam bulan bermain di Italia, ternyata pemain berusia 23 tahun ini berhasil menemukan sentuhannya kembali. Hingga di musim panas 2017, Barcelona memutuskan membawa pulang Deulofeu ke Camp Nou dengan mahar 12 juta euro atau setara 202 miliar rupiah.

Saat kembali ke Barcelona Deulofeu seolah mengulang mimpi buruk di awal kariernya. Ia tak mampu berkembang meski banyak diberi kesempatan oleh Ernesto Valverde. Akhirnya,  pada bursa transfer Januari lalu, ia kembali harus diasingkan setelah dilepas ke Watford dengan status pinjaman.

Baca Juga:
Dihajar Persija, Widodo: Bali United Antiklimaks

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 18 February 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Kemenangan Terbesar di Piala Dunia

Kemenangan Terbesar di Piala Dunia

TOP 5
5 Minuman Berenergi di MotoGP

5 Minuman Berenergi di MotoGP

TOP 5
Alasan Leroy Sane Didepak Jerman

Alasan Leroy Sane Didepak Jerman

TOP 5
Lima Pemain Tertua Pildun

Lima Pemain Tertua Pildun

TOP 5

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company