Jersey Sakral di Dunia Balap Sepeda

Text : Adi Supriyatna | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Berbagai sumber | 23 February 2018

Makna Jersey “Pelangi”

SPORTKU.COM

Pada sebuah tour balap sepeda atau lomba berskala internasional, biasanya terdapat pebalap yang mengenakan jersey putih dengan strip berwarna-warni, seperti pelangi. 

Dalam olahraga balap sepeda, khususnya di kalangan profesional, jersey pelangi memang sebuah jersey spesial dan tidak bisa dikenakan oleh sembarang pebalap. Pebalap yang berhak mengenakan jersey ini adalah mereka yang berhasil meraih gelar juara dunia. Oleh karena itu pula, jersey pelangi sangat dihormati dan didambakan oleh pebalap sepeda lainnya.

Sejauh ini, jersey pelangi pernah dikenakan oleh sejumlah pebalap sepeda ternama di dunia, mulai dari Binda, Van Steenbergen, Coppi, Bobet, Van Looy, Merckx, Hinault hingga Peter Sagan.

Jersey pelangi sendiri diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 1927, tahun digelarnya Kejuaraan Dunia Jalan Raya untuk pertama kalinya. Meski namanya berasal dari fenomena meteorologi yang menciptakan sejumlah warna saat matahari bersinar menembus hujan, jersey ini sebenarnya adalah jersey putih yang memiliki lima band atau grafis yang berwarna biru, merah, hitam, kuning dan hijau.

Baca juga
Balapan Penuh Insiden Daytona 500

Warna-warna tersebut adalah warna federasi olahraga bersepeda internasional (Union Cycliste Internationale/UCI). Seperti halnya grafis lima cincin pada logo Olimpiade, lima warna tersebut merupakan representasi dari lima benua di bumi.

Pebalap yang mengenakan jersey pelangi pun dianggap layaknya 'dewa' dan sangat disegani oleh pebalap lainnya. Seorang juara dunia berhak mengenakan jersey pelangi selama musim berikutnya atau hingga Kejuaraan Dunia berikutnya.

Setelah masa juara dunia selesai, pebalap tersebut tetap diperbolehkan mengenakan grafis pelangi di sekeliling lengan dan kerah jerseynya sampai akhir karir mereka. Hal itu sebagai kesaksian pada hari yang luar biasa, hari dimana pebalap tersebut meraih gelar juara dunia.

Juara dunia pada disiplin jalan raya (road race) bisa mengenakan jersey pelangi di semua event. Sementara juara dunia Time Trial berhak mengenakan jersey tersebut hanya di semua race TT.

Sejak diperkenalkan pertama kalinya, ada banyak kemenangan yang mengiring jersey pelangi. Empat pebalap diantaranya telah memenangkan Milan-San Remo, yakni Alfredo Binda (1931), Eddy Merckx (1972 dan 1975), Felice Gimondi (1974) dan Giuseppe Saronni (1983).

Baca juga:
ISMED TAK PERCAYA MITOS JUARA PIALA PRESIDEN

Pada tahun 1990, pebalap Amerika Greg LeMond memenangkan Tour de France dan menjadi juara dunia. Louison Bobet juga melakukan hal yang sama pada tahun 1955. Pada tahun 1963, Jean Stablinski, dari Prancis, juga memenangkan kelas Klasik pertamanya, Paris-Brussels, dengan warna pelangi.

Pada tahun 2015, pebalap asal Polandia, Michal Kwiatkowski, memenangkan perlombaannya yang ke-600, dari Amstel Gold Race dengan jersey pelangi.

Selain di disiplin Road, jersey pelangi juga dikenakan oleh para juara dunia pada disiplin sepeda gunung (MTB), BMX, serta disiplin lainnya.

Dilansir situs UCI, para pebalap yang telah mencicipi gelar juara dunia menegaskan bahwa jersey pelangi telah mengarahkan mereka ke puncak karir mereka masing-masing dan memberikan kenangan yang akan bertahan selamanya.

Baca juga:
SERUNYA PENCARIAN JALUR EWS 2018

 

Michal Kwiatowski juara dunia 2014 mengenakan jersey pelangi (Foto: UCI)

jersey-pelangi-99117fbf21738cb.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Berbagai sumber | 23 February 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

World Bicycle Day

World Bicycle Day

CYCLING
Bike Fit Solusi Bersepeda Nyaman

Bike Fit Solusi Bersepeda Nyaman

CYCLING
Pesepeda Mesir ke Piala Dunia

Pesepeda Mesir ke Piala Dunia

CYCLING
Pacific Bike Dukung Kemajuan Olahraga

Pacific Bike Dukung Kemajuan Olahraga

CYCLING

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company