Eric Boullier dan Ambisi McLaren

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : McLaren F1 | Editor: Andi Wahyudi | 16 March 2018

SPORTKU.COM

Kerjasama antara McLaren dan pemasok mesin F1 Renault, membuka harapan baru bagi seorang Eric Boullier.

Musim lalu boleh dikatakan sebagai mimpi buruk bagi McLaren sepanjang mereka mengikuti gelaran balap Formula 1. Mimpi untuk tampil menjadi pesaing tim papan atas luluh karena banyak permasalahan yang harus mereka tanggung sepanjang musim 2017. Disinyalir, kurang kompetitifnya mereka karena performa mesin yang disupport oleh Honda, mengalami banyak masalah.

Namun, tahun ini tampaknya akan berbeda. Honda resmi bercerai dengan McLaren dan melanjutkan hubungannya dengan Toro Rosso sebagai pemasok mesin mereka. Sementara McLaren, menggandeng Renault yang juga merupakan bekas pemasok mesin Toro Rosso untuk musim lalu.

Selama empat hari tes pramusim yang digelar di Barcelona, Spanyol, McLaren akhirnya mulai membuka genderang perang kepada rival mereka. Hal ini disebabkan atas torehan waktu Fernando Alonso yang mampu tampil impresif.

Baca juga:
LIMA FAKTA AKADEMI SPORTING LISBON

Hasil tersebut memang bukan sebuah patokan bahwa McLaren telah bangkit, akan tetapi, dengan hasil tersebut, sekiranya McLaren mulai menemukan ritme settingan terbaik untuk kedua pebalapnya, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne. Dalam keterangan resminya seperti dikutip Formula1.com, Eric Boullier, Kepala Tim McLaren, mengungkapkan untuk bisa tampil sesuai harapan, mereka harus melakukan kerjasama yang baik.

"Kami punya desain ambisius, jadi kami harus bekerja sama dengan waktu yang kami punya di lintasan dan tidak di garasi untuk mencoba memahami pendingingan. Kami melakukam simulasi balap kemarin tanpa ada masalah. Jika ingin kompetitif Anda harus sedikit agresif dan berambisi. Apakah terlalu banyak? Saya tidak berpikir seperti itu. Kita hanya perlu memastikan bahwa dengan strategi ini, kita bisa membiarkan diri kita cukup waktu untuk melakukan segalanya," ucap Boullier.

Berkaca dari hasil yang kurang baik belakangan ini, Boullier memang tidak menampiknya. Ia berusaha dan berambisi untuk bisa mengembalikan posisi McLaren ke posisi semula (tim yang mampu kompetitif).

"Tiga tahun terakhir ini sangat sulit. Kami sekarang berusaha untuk membawa McLaren kembali ke tempat yang seharusnya. Seperti apa pun, Anda tidak melakukannya dalam satu hari. Mungkin ada sedikit gangguan. Kami belum kehilangan kemampuan mendesain mobil cepat. Kita harus ambisius. Dengan menjadi ambisius, kita harus mengambil resiko," pungkas Boullier.

Baca juga:
Mengulang Romantisme Bersama Kawasaki W175

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : McLaren F1 | Editor: Andi Wahyudi | 16 March 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Perjalanan Ricciardo Bersama Red Bull

Perjalanan Ricciardo Bersama Red Bull

FORMULA 1
Anjasara-Demas Waspadai Peslalom Selandia Baru

Anjasara-Demas Waspadai Peslalom Selandia Baru

GYMKHANA
Aspek Keselamatan Balap Malam Ditambah

Aspek Keselamatan Balap Malam Ditambah

TOURING
Persiapan Sentul Night Race Rampung

Persiapan Sentul Night Race Rampung

TOURING

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company