John Isner Hentikan 15 Kemenangan Beruntun Del Potro

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Miami Open | Editor: Dedi Hermawan | 31 March 2018

Isner Hentikan Dominasi Del Potro

SPORTKU.COM

Petenis AS John Isner menghentikan 15 kemenangan beruntun Juan Martin del Potro untuk menempati final Miami Terbuka, Sabtu (31/3).

Petenis Amerika berusia 32 tahun itu menaklukkan Juan Martin del Potro dengan 6-1, 7-6 (2) di babak semifinal.

Isner meruntuhkan dominasi Del Potro, yang berada di kemenangan beruntun 15 pertandingan dan memimpin ATP World Tour dengan 21 kemenangan musim ini. Service Isner selalu dominan, tetapi groundstroke dan pukulan voli membawanya pada kemenangan. Isner tampil lepas bebas dan bermain agresif, menyelesaikan dengan 39 winner sedangkan Del Potro hanya 10.

Isner memasuki final keempat ATP World Tour Masters 1000 (0-3; 2016 Paris, 2013 Cincinnati, 2012 Indian Wells). Dia akan menghadapi Alexander Zverev dari Jerman atau Pablo Carreno Busta dari Spanyol untuk kesempatan dirinya sebagai "Master 1000 titlist".

Terakhir kali yaitu lebih dari sebulan lalu, Del Potro kalah dari petenis muda lebih AS Frances Tiafoe di Delray Beach Open. Sejak itu, pemain asal Argentina itu berhasil merebut kembali gelarnya di Acapulco dan Indian Wells. Del Potro harus menyelamatkan tiga match point melawan No 1 Roger Federer di final BNP Paribas Terbuka untuk memenangkan gelar Master 1000 pertamanya.

Baca Juga:
Petenis Muda Makin Bersinar di Miami Terbuka

Dalam laga ini Isner memiliki rencana permainan yang jelas dan mengeksekusinya dengan sempurna. Ia melakukan pukulan pada bola pendek atau service yang kurang. Ia membuka dengan sangat baik pada backhand Del Potro sebelum memukul ke sudut forehandnya, atau sebaliknya.

“Saya bermain bagus. Saya menjalani turnamen yang bagus dan saya pulang dengan banyak hal untuk dirayakan. John pantas menang hari ini. Dia melakukan service luar biasa. Dia bermain hebat di tie-break. Dia terlalu bagus untuk saya," kata Del Potro.

Isner mematahkan service pada game ketiga, memukul backhand Del Potro sebelum mengeluarkan voli forehand winner pada net. Setelah menempuh hanya 27 menit, ia memiliki keunggulan satu set, 19 winner dan Del Potro nol.

Del Potro yang didukung penuh oleh fansnya, pulih di set kedua. Tapi Isner terlalu kuat, terlalu agresif, terlalu percaya diri. Dia tidak pernah menghadapi break point sepanjang pertandingan dan dalam tie-break, pukulan volinya, termasuk backhand pada match point. Ini semua yang mengantar dirinya ke final nanti.

Isner memimpin semua pemain dalam mencapai empat semifinal Masters 1000 selama 12 bulan terakhir yaitu 2017 Roma, Cincinnati, Paris dan 2018 Miami. Dia juga saat ini memiliki ace terbesar ke-4 dalam sejarah ATP, setelah servicenya lebih dari 8.800 ace.

 

Baca Juga:
Sloane Stephens Capai Final Pertama Miami Terbuka
Mengenal Perjalanan Raket Tenis

Text : Maya Soeparwoto | Photo / Video : Miami Open | Editor: Dedi Hermawan | 31 March 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Nadal Raih Gelar ke-11 Monte-Carlo

Nadal Raih Gelar ke-11 Monte-Carlo

TENNIS
Ceko Jumpa AS di Final

Ceko Jumpa AS di Final

TENNIS
Ceko Cemerlang, Prancis Imbangi AS

Ceko Cemerlang, Prancis Imbangi AS

TENNIS
Nadal Menanti Nishikori di Final

Nadal Menanti Nishikori di Final

TENNIS

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company