Tiga Faktor yang buat Juventus Kalah dari Real Madrid

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Optajaen | Editor: Andi Wahyudi | 4 April 2018

SPORTKU.COM

Inilah tiga faktor yang membuat Juventus takluk dengan skor mencolok dari Real Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions.

Juventus harus menerima kenyataan pahit. Mereka dihancurkan di Stadion Allianz yang notabene merupakan kandang mereka sendiri dengan skor akhir 0-3 dari Real Madrid pada Rabu (4/4) dini hari WIB.

Kekalahan dengan defisit gol tandang ini tentu menyulitkan Juventus untuk bisa melangkah ke babak semifinal. Mereka setidaknya harus bisa menang dengan skor minimal 4-0 di Santiago Bernabeu—hal yang dianggap sangat mustahil mengingat kedigdayaan Madrid bila bermain di kandang sendiri.

Secara garis besar, kekalahan Juventus sendiri terdiri dari tiga faktor, berikut rinciannya:

Bermain Menyerang, Lupa Bertahan

Serie A sendiri dikenal sebagai liga yang sangat taktis, lebih mengutamakan hasil ketimbang bermain menyerang atau dengan mengandalkan kecepatan. Singkatnya, Juventus pun mengadopsi budaya tersebut dengan bermain bertahan.

Masalah yang timbul adalah Juventus, yang bermain di hadapan pendukungnya itu justru berinisiatif untuk bermain menyerang. Hal yang kemudian dianggap sebagai bumerang. Terlihat ketika penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo sukses mencetak gol pembuka ketika laga baru berjalan kurang dari tiga menit.

Kartu Merah Paulo Dybala

Kualitas Paulo Dybala sebagai pesepak bola tak perlu diragukan. Ia kini menjelma sebagai pemain yang paling diandalkan Juventus. Bahkan banyak yang berharap “sihir” olah bolanya mampu menaklukan Madrid.

Sayang, penampilan pemain asal Argentina dalam laga kedua tim bisa dibilang buruk. Sering menyia-nyiakan peluang. Bahkan melakukan dua kesalahan fatal. Pertama diving di kotak pinalti yang membuat dirinya di kartu kuning.

Baca juga
Delapan Tim Dapat Wildcard di Paris-Roubaix

Kedua, Dybala melakukan pelanggaran keras kepada bek Madrid, Dani Carvajal pada babak kedua yang membuat dirinya harus menerima kartu kuning kedua. Hal yang menurut, Rodrigo Bentancur justru menghancurkan mental pemain Juventus.

"Sampai gol kedua Ronaldo, kami masih berada dalam permainan. Lalu itu dan diusirnya Dybala adalah pukulan telak," ujar Bentancur seperti dikutip dari Football Italia.

Real Madrid

Real Madrid adalah tim yang sukses memenangkan tiga dari empat gelaran Liga Champions terakhir. Tak heran, mereka adalah calon kuat untuk bisa mempertahankan gelar yang mereka koleksi. Dan jangan lupa kalau Los Blancos merupakan tim yang musim lalu sukses mengalahkan Juventus di final.

Bisa dibilang bahwa tim ini menjadi batu penghalang besar bagi tim Italia itu untuk mendapatkan gelar pertama mereka di ajang ini setelah terakhir kali mereka memenangkannya pada musim 1995/1996 silam.

Baca juga
Ronaldo Ukir Tiga Rekor di Liga Champions

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Optajaen | Editor: Andi Wahyudi | 4 April 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Swiss Taklukan Serbia Secara Dramatis

Swiss Taklukan Serbia Secara Dramatis

WORLD CUP
Neymar Pecahkan Rekor

Neymar Pecahkan Rekor

WORLD CUP
Persaingan Grup D Kian Memanas

Persaingan Grup D Kian Memanas

WORLD CUP
Nigeria Bungkam Islandia

Nigeria Bungkam Islandia

WORLD CUP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company