Umpatan Rossi Kepada Marquez Usai Senggolan di MotoGP Argentina

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 10 April 2018

SPORTKU.COM

MotoGP Argentina menyisakan perseteruan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez yang kembali memuncak.

Rossi dan Marquez kembali senggolan saat balapan berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Akibatnya, Rossi tersungkur keluar trek. Peristiwa ini membuat Rossi kesal dengan ulah Marquez yang menurutnya dilakukan dengan sengaja. Bahkan usai balapan, Rossi melabeli Marquez sebagai pebalap 'kotor'.

Meski terjatuh, beruntungnya Rossi masih bisa melanjutkan balapan hingga selesai. Pebalap Movistar Yamaha ini pun harus puas finish di peringkat 19. Sedangkan Marquez yang seharusnya finish ke-5, terdegradasi dan harus terlempar ke urutan 18 setelah ditampar hukuman penalti 30detik.

Baca juga
Cal Crutchclow Unggul di Argentina

"Saya baik-baik saja tetapi ini adalah situasi yang sangat buruk karena dia menghancurkan olahraga kami (MotoGP), karena dia tidak menghormati lawannya, tidak pernah. Jika Anda mengambil contoh apa yang terjadi akhir pekan ini, satu per satu hal-hal ini dapat terjadi pada semua orang. Anda dapat membuat kesalahan dalam pengereman. Anda dapat menyentuh orang lain. Terjadi. Ini balapan," ungkap Rossi.

"Tapi dari Jumat pagi dia membuat kasus seperti ini dengan Vinales, Dovizioso. Dia membuat seperti ini denganku pada hari Sabtu pagi. Dan hari ini dalam perlombaan dia langsung ke empat pebalap. Dia melakukannya dengan sengaja. Dia berharap Anda tabrakan. Jadi, jika kamu mulai bermain seperti ini, itu seperti kamu menaikkan level ke titik yang sangat berbahaya."

"Karena jika semua pebalap berlomba seperti ini, tanpa rasa hormat kepada para rival, ini adalah olahraga yang sangat berbahaya dan itu bisa berakhir dengan cara yang buruk. Mereka (Race Director) harus melakukan sesuatu agar Marquez tidak bertingkah lagi seperti ini. Karena tahun ini di tikungan pertama di Qatar dia menyentuh kaki Zarco dan pergi ke Dovizioso. Di sini dengan Vinales dalam latihan. Hari ini bersamaku," jelas Rossi.

"Saya melihat di papan pit dia, satu detik lebih cepat dari saya. Saya tidak cepat hari ini. Jadi mengapa dia tidak menyusul saya di tikungan berikutnya? Ketika dia datang kepada saya, dengan sengaja ke saya, di motor saya, dan membuat saya keluar dari barisan dan jika saya jatuh, dia juga lebih bahagia."

"Saya bukan Race Direction, mereka akan memutuskan. Tapi seperti ini, dia menghancurkan olahraga kami. Ketika Anda melaju di 300 kilometer per jam di lintasan, Anda harus memiliki rasa hormat untuk saingan Anda," tegas Rossi.

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 10 April 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Ali Adrian Pulihkan Kepercayaan Diri

Ali Adrian Pulihkan Kepercayaan Diri

SUPERBIKE
Aksi Gila Redding di Sachsenring

Aksi Gila Redding di Sachsenring

MOTOGP
Camier Batal Balapan Suzuka 8-Hours

Camier Batal Balapan Suzuka 8-Hours

ROAD RACE
Pedrosa Jadi Legenda MotoGP

Pedrosa Jadi Legenda MotoGP

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company