Sulitnya Mencari Kiper Utama Timnas Argentina

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports | Editor: Andi Wahyudi | 14 April 2018

SPORTKU.COM

Jelang Piala Dunia 2018, Tim Nasional (Timnas) Argentina masih belum memiliki kiper yang dianggap layak, mengapa?

Bila menilik barisan depan Timnas Argentina siapa pun pasti iri. Hal tersebut lantaran banyaknya striker tajam dengan reputasi dunia. Mulai dari mega bintang Barcelona, Lionel Messi, penyerang andalan Manchester City, Sergio Aguero, sampai pemain termahal Juventus, Gonzalo Higuan.

Selain tiga nama di atas, Argentina masih memiliki pemain yang tak kalah hebat, mulai dari Mauro Icardi, Paulo Dybala, Angel Correa, hingga dua pemain anyar yang beberapa waktu lalu baru menjalani debut bagi Timnas Argentina, yakni Cristian Pavon dan Lautaro Martinez.

Sementara, di barisan lainnya baik di posisi pemain tengah dan belakang, Argentina bisa dibilang memiliki talenta komplit. Di barisan tengah terisi pemain seperti Angel Di Maria, Giovani Lo Celso, sampai Fernando Gago. Begitu pun di lini belakang terdapat pemain dengan reputasi cukup baik, yakni Marcos Rojo, Nicolas Otamendi, Federico Fazio, sampai Cristian Ansaldi.

Baca juga
Tim Baru Jakarta Ban

Dengan modal skuat yang memiliki kemampuan merata dari depan hingga belakang membuat Argentina menjadi tim favorit juara di Piala Dunia 2018 mendatang. Apalagi, mereka merupakan tim yang sukses menjadi finalis di Piala Dunia edisi sebelumnya. Namun sayang, kesempurnaan Argentina sendiri sedikit tercoreng lantaran mereka tak memiliki kiper yang bagus.

Sebenarnya Argentina sendiri memiliki deretan kiper yang mampu berlaga di Eropa. Dari sekian banyak, ada dua kiper yang bermain di tim besar, yakni Sergio Romero yang bermain bagi Manchester United dan Willy Cabalero yang memperkuat Chelsea.

Yang menjadi dilema adalah, baik Romero dan Cabalero merupakan pemain cadangan di masing-masing klub. Menjadi pemain kedua tentu bukan yang bisa dibanggakan, justru membuat banyak orang mempertanyakan kualitas kedua kiper tersebut.

Cabalero yang sudah berusia 36 tahun mungkin tak terlalu ngoyo untuk tampil di Piala Dunia, meski pada laga uji coba Argentina terakhir, Jorge Sampaoli yang notabene pelatih Argentina itu memanggilnya untuk bermain melawan Spanyol—meski hanya sebagai pemain pengganti.

Selain usia, Cabalero mungkin akan berbesar hati tidak dipanggil lantaran jatah bermainnya bersama Chelsea dibilang cukup irit, yakni hanya 11 pertandingan atau hanya 1.050 menit sejauh ini. Meski mencatat empat kali cleansheet tentu dirinya sulit menjadi pilihan utama—bila menilik dari CV-nya tersebut.

Baca juga
Lewis Hamilton Unggul Di FP1

Sementara, Romero yang tak tergantikan sebagai kiper utama di Timnas Argentina sejak tahun 2007 lalu juga disangsikan menjadi pilihan utama di Piala Dunia 2018 kali ini. Memang, dirinya telah bermain bagi bagi ‎La Albiceleste di ajang besar mulai dari Piala Dunia hingga Copa America, namun jumlah menit bermainnya tak berbeda dengan Cabalero.

Romero tercatat hanya bermain di ajang nomor dua di Inggris seperti Piala FA, dan Piala Liga Inggris. Kiper berusia 31 tahun itu memang sempat turun dua kali di ajang Liga Champions, namun ia tak sekalipun bermain di Liga Primer Inggris di musim ini.

Hal ini tentu saja membuat pusing Sampaoli untuk menentukan kiper utama. Apalagi, dalam uji coba terakhir baik Romero dan Cabalero yang mengawal gawang Argentina itu kebobolan enam gol dari Spanyol.

Di Piala Dunia 2018 mendatang, setiap tim diwajibkan membawa tiga kiper. Namun, dalam penyelenggaraan, biasanya kiper ketiga hanyalah di cap sebagai turis lantaran jarang sekali ada tim yang memakai kiper ketiga.

Namun, bila dua kiper Argentina yang menjadi andalan saja tidak mampu menunjukan kualitasnya, lantas bagaiamana tentang pilihan ketiga?

Baca juga
Mercedes Akui Kecolongan Ferrari

Di posisi tersebut terakhir diisi oleh Nahuel Guzman, kiper berusia 31 tahun yang bermain di Tigres di liga utama Meksiko. Meski tampil sebagai kiper utama di klubnya itu, namun level liga Meksiko dengan liga Eropa, terutama Liga Inggris—yang menjadi tempat Romero dan Cabalero bermain—tentu jelas berbeda baik dari gengsi maupun level kesulitan.

Sebenarnya dari tiga kiper yang disebutkan di atas, masih ada dua lagi kiper Argentina lainnya yang bermain di Eropa. Namun kedua kiper tersebut tidak bermain di klub besar, yakni Geronimo Rulli dari Espanyol dan Emiliano Martines di Getafe.

Rulli sebenarnya diprediksi akan menjadi pengganti Romero lantaran sukses bermain baik di Espanyol dalam dua musim terakhir. Sayang ia mendapatkan kesialan berupa cedera pada Februari 2018 lalu dan belum ada kepastian apakah dirinya akan tampil bagi Argentina di Piala Dunia 2018, apalagi ia sudah lama absen.

Sementara, Martinez yang sempat jadi wonderkids di Arsenal itu hanya menjadi kiper cadangan di Getafe. Ia bahkan hanya tampil sebanyak lima pertandingan sejauh ini.

Posisi kiper sendiri sejatinya di dalam sepak bola sering di pandang sebelah mata, namun di era modern saat ini kiper sudah memiliki peran tak hanya sekedar menjaga gawang, tetapi juga ikut mengawali suatu serangan tim.

Tangguhnya kiper di sebuah tim sendiri memberikan aura positif lantaran pemain lainnya bisa sedikit tenang dalam memainkan perannya.

Menilik Argentina yang masih keteteran soal pemain yang berada di posisi penjaga gawang akankah membuat pertahanan mereka melemah di Piala Dunia 2018?

Pertanyaan tersebut mungkin akan terjawab bila Piala Dunia sudah bergulir, namun yang satu hal yang pasti, dengan waktu yang cukup singkat ini, Sampaoli tentu dituntut untuk mencari siapa tiga pemain terbaik dari negaranya tersebut untuk bisa mengisi posisi yang cukup krusial ini.

Baca juga
Lima Gol Ikonik Zlatan Ibrahimovic

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports | Editor: Andi Wahyudi | 14 April 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Ronaldo Datang, Higuain Ditendang?

Ronaldo Datang, Higuain Ditendang?

FOOTBALL
Salah 'Paksa' Alisson ke Liverpool

Salah 'Paksa' Alisson ke Liverpool

FOOTBALL
Kante, Sosok Sederhana Kunci Prancis

Kante, Sosok Sederhana Kunci Prancis

WORLD CUP
Neymar Bertahan di PSG!

Neymar Bertahan di PSG!

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company