Tunggangan Chris Froome di Giro d'Italia 2018

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Bikeradar | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Bikeradar | 23 April 2018

Tunggangan Froome di Giro

SPORTKU.COM

Giro d'Italia 2018 akan dimulai dalam beberapa hari kedepan.

Sejumlah tim telah menyiapkan tunggangan yang akan digunakan para pebalapnya di ajang tersebut, termasuk Team Sky.

Untuk menghadapi Grandtour tersebut, Team Sky telah menetapkan sepeda berikut spesifikasi yang akan digunakan oleh pebalapnya, terutama juara bertahan Chris Froome.

Tunggangan Froome menggunakan sepeda yang sama dengan yang digunakannya di ajang Tour of The Alps beberapa waktu lalu, namun dengan beberapa penyesuaian atau seting yang baru.

Di Giro nanti, Chris Froome kembali mengendarai frameet Pinarello Dogma F10 X-Light. Sepeda ini akan dilengkapi dengan komponen seri Shimano Dura-Ace R9100, Kokpit Pinarello Terpadu, chainring Osymetric, roda Shimano dan sadel Fizik Antares.

Kepala mekanik Tim Sky, Gary Blem, telah bersama dengan Froome di Tour of the Alps dan siap melakukan sedikit perubahan pada posisi Froome di setiap etape dan mendengarkan umpan balik serta saran.

Baca juga:
HASIL PIALA DUNIA DH 2018 PUTARAN 1

Baca juga:
BUNGKAM PELITA JAYA, SATRIA MUDA JUARA IBL 2018

Froome tampaknya menggunakan setang yang lebih rendah pada tahun ini. Tetapi Blem tengah menunggu keputusan akhir sebelum memotong komponen tersebut beberapa milimeter lagi. Pada Dogma F10 2017, Froome berlari dengan seting 15mm dari spacer di bawah stem-nya.

Pinarello sendiri mengklaim telah memangkas 60g dari frame F10 dengan menggunakan karbon yang lebih ringan, yang memiliki resin yang minimal dan melalui proses pencetakan yang baru. Pinarello juga mengatakan bahwa frame X-Light yang tidak dicat, bobotnya hanya 760g dalam ukuran 53cm.

Digunakannya lapisan cat dan stiker yang minim, dibandingkan dengan F10 biasa, plus trik berat lainnya, menjaga bobot sepeda tetap rendah, tetapi masih belum mendekati batas UCI, 6,8kg, yang digemari oleh tim WorldTour lainnya.

Tahun ini, Team Sky beralih ke merek Pinarello Most untuk komponen setang dan handlebar. Sepeda Grand Tour Froome menggunakan set-up komponen Most Talon Aero1K yang terintegrasi.

Froome memiliki beberapa opsi shifter melalui tuas Di2, tombol dan pemicu untuk pendakian dari Shimano Di2 yang didekonstruksi. Saklar dua tombol pada perangkat ini direkatkan ke bagian belakang-atas pada bar-nya dan diaktifkan dengan jempol kanan.

Froome akan menggunakan chain ring Osymetric membuat sepedanya mudah dikenali saat dijajarkan dengan sepeda rekan timnya.

Yang menarik, sepeda Froome juga dilengkapi dengan derailleur depan Shimano Dura-Ace 9070 Di2. Shimano mengatakan komponen itu lebih baik dalam menangani chain ring Osymetric milik Froome.

Pada ujung belakang sepeda, rear derraileur Shimano Dura-Ace R9150 digunakan bersama dengan prototipe hanger derailleur direct-mount yang diproduksi oleh Pinarello dan pertama kali terlihat pada “mesin” Geraint Thomas di Paris-Roubaix lalu.

Berikut adalah spesifikasi lengkap tunggangan Froome:

Frame: Pinarello Dogma F10 X-Light
Front brake: Shimano Dura-Ace R9100
Rear brake: Shimano Dura-Ace R9100
Brake/shifter levers: Shimano Dura-Ace R9150
Satellite shifter: Deconstructed Shimano Dura-Ace Di2 climber switch
Front derailleur: Shimano Dura-Ace 9000
Rear derailleur: Shimano Dura-Ace R9150 with prototype hanger from Pinarello
Cassette: Shimano Dura-Ace R9100, 11-30t
Chain: Shimano Dura-Ace R9100
Crankset: Shimano Dura-Ace R9100 with 52/38t Osymetric rings, 175mm cranks
Power meter: Stages Dura-Ace R9100 dual-sided
Wheels: Shimano Dura-Ace R9100
Tubulars: Continental Competition ALX, 25mm
Integrated bar/stem: Pinarello Most Talon Aero 1K
Pedals: Shimano Dura-Ace R9100
Saddle: Fizik Antares R1
Seatpost: Pinarello Dogma F10
Bottle cages: Elite Custom Race Plus
Computer mount: K-Edge
Other accessories: K-Edge chain catcher

Data penting terkait:
Tinggi rider: 1,86 m
Tinggi sadel, dari BB (c-t): 790 mm
Seat post (bagian BB ke seat post): 560 mm
Panjang top tube efektif: 565 mm
Panjang head tube: 165 mm
Ujung sadel ke stang: 580 mm

Chain ring Osymetric 

tunggangan-chris-froome-di-15110799bad5a3b.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Bikeradar | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Bikeradar | 23 April 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Tour de Suisse 2018

Tour de Suisse 2018

ROAD BIKE
Gowes Moedik 2018

Gowes Moedik 2018

ROAD BIKE
Chris Froome Juara Giro d'Italia

Chris Froome Juara Giro d'Italia

ROAD BIKE
Etape Pamungkas Giro d'Italia

Etape Pamungkas Giro d'Italia

ROAD BIKE

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company