Carlos Queiroz Tinggalkan Iran Setelah Piala Dunia 2018

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Reuters | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: tehran times | 25 May 2018

SPORTKU.COM

Pelatih Timnas Iran, Carlos Queiroz dipastikan akan tinggalkan Iran usai Piala Dunia 2018 setelah menolak kontrak baru yang disodorkan kepadanya.

Carlos Queiroz dipastikan tak akan melanjutkan kerjanya sebagai pelatih Timnas Iran. Pelatih asal Portugal itu akan meninggalkan negara tersebut usai gelaran Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia pada 14 Juni-15 Juli 2018 mendatang.

Queiroz yang telah menukangi Iran sejak April 2011 lalu itu sebelumnya telah mendapatkan tawaran kontrak baru dari FFIRI untuk bertahan setidaknya sampai gelaran Piala Asia yang akan berlangsung pada Januari 2019 mendatang di Uni Emirat Arab.

"Sudah hampir satu tahun sejak kami lolos ke Piala Dunia dan benar bahwa mereka memberi saya tawaran untuk bertahan selama enam bulan menuju Piala Asia di Emirat, tetapi {tawaran] itu tidak memenuhi harapan saya," kata Queiroz seperti dikutip dari Tehran Times, Jumat (25/5).

“Setelah bertahun-tahun, federasi Iran hanya memperpanjang kontrak selama enam bulan adalah keputusan yang tidak menunjukkan penghargaan atau pengakuan atas apa yang telah saya lakukan. Ini adalah tawaran yang tidak dapat diterima dari sudut pandang saya,” sambungnya.

Queiroz yang diprediksi akan pensiun dari karir kepelatihan usia Piala Dunia tersebut sukses menjadi pelatih yang memiliki catatan sebagai pelatih yang bisa meloloskan negara yang ia tukangi ke putaran final Piala Dunia.

Baca juga
Lima Klub Sepakbola Beraliran Komunis

Pertama, Queiroz sukses meloloskan Afrika Selatan di Piala Dunia 2002 silam. Namun, ia mundur sebelum Piala Dunia yang digelar di Korea Selatan dan Jepang itu dimulai. Kemudian, ia pun sukses meloloskan negaranya, Portugal di Piala Dunia 2010 silam dan mampu membawa Iran ke Piala Dunia dua kali beruntun, tepatnya Piala Dunia 2014 dan 2018.

"Setelah bertahun-tahun di Iran ada kemungkinan bahwa saya akan pensiun setelah Piala Dunia," kata Queiroz.

Meski demikian, pelatih berusia 65 tahun itu masih berhasrat untuk menukangi negara lain. Ia ingin menciptakan rekor sebagai pelatih pertama yang sukses meloloskan negara ke Piala Dunia untuk yang kelima kalinya.

"Namun, sementara itu, ketidakpuasan karena gagal lolos ke Piala Dunia untuk kelima kalinya mulai tumbuh. Mulai berteriak lebih keras dan saya mulai semakin memikirkan tentang peluang sejarah yang unik, untuk menjadi satu-satunya pelatih di sejarah sepak bola untuk lima kali lolos ke Piala Dunia, kemarahan dan hasrat saya mulai tumbuh dan ini sekarang menjadi tujuan utama dan ekspektasi saya," ujarnya.

Baca juga
Miller Dilirik Tim Pabrikan Ducati

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Reuters | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : tehran times | 25 May 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Swiss Taklukan Serbia Secara Dramatis

Swiss Taklukan Serbia Secara Dramatis

WORLD CUP
Neymar Pecahkan Rekor

Neymar Pecahkan Rekor

WORLD CUP
Persaingan Grup D Kian Memanas

Persaingan Grup D Kian Memanas

WORLD CUP
Nigeria Bungkam Islandia

Nigeria Bungkam Islandia

WORLD CUP

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company