Beda Ban Balap Compound Soft, Medium, dan Hard

Text : Suhartono | Photo / Video : Fajrin Fathia | Editor: Andi Wahyudi | 7 June 2018

SPORTKU.COM

Fungsi ban tak bisa diremehkan. Begitu juga untuk motor balap, penggunaan ban sangat penting untuk mendukung performa sang pebalap.

Bagi seorang pebalap, ban merupakan salah satu komponen terpenting. Pilihan ban yang tepat akan membuat pebalap merasa nyaman ketika menjalani balapan selama beberapa lap. Tak sedikit pebalap yang menangi balapan di sebuah kejuaraan karena faktor ban.

Memang tak mudah bagi para pebalap menentukan pilihan ban yang akan digunakan untuk balapan. Dibutuhkan ketelitian dan kejelian saat menjatuhkan pilihan ban. Jika salah ban, bisa saja akan membuat balapan kacau. Di dunia balap sendiri, ada tiga jenis ban yang bisa menjadi pilihan seorang pebalap.

Pada umumnya, ban tersebut dibedakan dari jenis compound yang digunakan. Ada compound yang keras (hard), menengah (medium), dan lunak (soft). Mari kita kenal lebih jauh ban jenis ini.

Compound sendiri adalah material dasar pembentuk ban, baik itu karet alami atau karet buatan alias sintetis. Dari ketiga compound tersebut juga memiliki perbedaan yang sangat mencolok.

Ban jenis compound soft memiliki bahan karet yang lebih lembut dibandingkan medium atau hard compound. Hal ini akan berpengaruh pada daya cengkram ban yang sangat baik terhadap jalanan. Namun ban soft compound akan memiliki masa pakai yang lebih cepat dibandingkan dua jenis compound lainnya.

Sedangkan ban compound medium, jenis ini biasanya banyak digunakan untuk jenis motor harian. Usia pakai dari ban ini biasanya juga lebih lama dari soft compound. Sementara itu, ban dengan compound hard memiliki masa pakai paling lama karena ban tidak cepat aus. Akan tetapi, compound hard memiliki kelemahan dalam menjaga suhu panas ban terhadap daya cengkraman. Ban akan kehilangan daya cengkeram saat terjadi perubahan cuaca.

Baca Juga
Ini Sosok Pebalap Pertama Juara Dunia WSBK

Secara fungsional, ada beberapa poin penting yang membedakan ketiga jenis compound tersebut. Penggunaan compound terkait temperatur, kondisi panas paling cocok untuk yang hard.

"Untuk abrasi, compound hard lebih baik abrasinya dibanding yang soft.  Untuk braking, compound soft lebih baik dibanding hard," ungkap Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR.

"Kalau dari bahan pembuatannya terkait dengan material pembentuk tire. Carbon dan oil termasuk bahan pembentuk tire yang berpengaruh dalam jenis compound. Untuk membentuk compound hard maka presentase carbonnya dinaikkan dan oilnya diturunkan. Demikian sebaliknya untuk membentuk compound soft presentase carbonnya diturunkan dan oilnya dinaikkan," sambung Jimmy.

Kepada SPORTKU.com, Jimmy menambahkan jika basic untuk material pembuatan ban di atas diambil dari yang medium. Misalnya untuk medium presentase carbon dan oil = 50:50. Untuk hard, carbon dan oil = 60:40, dan soft, carbon dan oil = 40:60.

"Kira-kira begitu gambarannya. Tapi setiap pabrikan ban berbeda-beda komposisi antara carbon dan oil untuk compound mediumnya," tegas Jimmy.  "Kalau fungsional dan matetial antara ban balap dan harian jelas berbeda. Yang dibahas di atas lebih kearah ban balap, yang mengenal istilah compound hard, medium dan soft. Untuk ban harian jenis compound-nya reguler," tutup Jimmy.

Baca Juga
Fud Racing MiniGP Team, Fokus Pembibitan Pebalap Cilik Indonesia (Video)
Thomas Luthi Terancam Degradasi ke Moto2

Text : Suhartono | Photo / Video : Fajrin Fathia | Editor: Andi Wahyudi | 7 June 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Mudik Pakai Motor, Perhatikan Ban

Mudik Pakai Motor, Perhatikan Ban

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company